GEMPAR! WARGA RUSAK RUMAH DIDUGA BANDAR NARKOBA


ROKAN HILIR – Aksi protes warga terkait maraknya peredaran narkoba di Panipahan, Kecamatan Pasir Limau Kapas, berujung ricuh dan anarkis, Jumat (10/04/2026) sekitar pukul 16.30 WIB.

Ratusan warga yang awalnya berunjuk rasa tertib di Polsek Panipahan, tiba-tiba terpancing emosi akibat provokasi oknum tak bertanggung jawab. Massa kemudian bergerak menuju sebuah rumah yang diduga milik bandar narkoba bernama Ali di kawasan Jalan Bundaran Panipahan.

Kabid Humas Polda Riau, Kombes Zahwani Pandra Arsyad, menjelaskan bahwa awalnya sekitar 150 orang massa diterima oleh pihak kepolisian untuk menyampaikan tuntutan pemberantasan narkoba. Namun situasi berubah drastis.

“Di tengah perjalanan muncul provokasi yang mengajak massa menyerbu lokasi rumah tersebut. Akibatnya, massa yang terbawa emosi melakukan pelemparan, mengeluarkan barang-barang, hingga membakar perabotan di dalam rumah,” ujar Pandra, Sabtu (11/04/2026).

Jumlah massa yang terus bertambah membuat situasi sempat sulit dikendalikan. Tidak hanya rumah yang hancur, sedikitnya empat unit kendaraan juga dilaporkan rusak parah dalam insiden tersebut.

Meskipun sempat memanas, berkat kerja keras aparat gabungan serta kehadiran Kapolres Rohil, Wakil Bupati, tokoh agama dan adat, situasi akhirnya berhasil diredam. Kondisi saat ini sudah kondusif dan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka.

Namun, kepolisian tidak tinggal diam terkait aksi perusakan tersebut. Pihak berwenang memberikan ultimatum keras kepada pelaku.

“Kami mengimbau para pelaku yang melakukan tindakan provokatif dan pengrusakan agar segera menyerahkan diri. Ini negara hukum, tindakan anarkis tidak dibenarkan dan harus dipertanggungjawabkan,” tegas Pandra dengan tegas.

Soal dugaan rumah tersebut sebagai sarang bandar narkoba, Pandra menegaskan bahwa pihaknya akan melakukan penyelidikan mendalam.

“Terkait dugaan rumah bandar narkoba, akan kami proses. Jika terbukti bersalah, akan kami tindak tegas tanpa pandang bulu,” tutupnya.

**z-iNR

Penulis


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *