KARO –inewsrakyat.com _Pemerintah Kabupaten Karo mengimbau seluruh masyarakat dan wisatawan untuk meningkatkan kewaspadaan menyusul aktivitas vulkanik Gunung Sinabung yang saat ini masih berada pada Level II (Waspada).
Imbauan tersebut disampaikan berdasarkan laporan hasil pemantauan terbaru dari Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Dalam laporan tersebut disebutkan bahwa aktivitas Gunung Sinabung masih berpotensi menimbulkan erupsi freatik maupun magmatik yang dapat terjadi sewaktu-waktu.
Sehubungan dengan kondisi tersebut, masyarakat diminta untuk mematuhi seluruh rekomendasi yang telah ditetapkan demi keselamatan bersama.
Pemerintah mengimbau masyarakat maupun pengunjung agar tidak melakukan aktivitas di desa-desa yang telah direlokasi, serta menghindari kawasan dalam radius 2 kilometer dari puncak Gunung Sinabung dan radius sektoral 3,5 kilometer ke arah selatan–timur.
Selain itu, warga yang tinggal di sekitar sungai-sungai yang berhulu di Gunung Sinabung juga diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir lahar, terutama saat terjadi hujan di kawasan puncak gunung.
Pemerintah Kabupaten Karo juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah mempercayai informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya atau berita bohong (hoaks) yang dapat menimbulkan kepanikan.
Masyarakat diimbau untuk selalu mengikuti perkembangan informasi melalui kanal resmi Pemerintah Kabupaten Karo, PVMBG, maupun instansi terkait lainnya.
Pemerintah Kabupaten Karo menegaskan bahwa koordinasi dengan PVMBG dan Pos Pengamatan Gunung Api Sinabung terus dilakukan secara intensif guna memantau perkembangan aktivitas vulkanik dan memastikan informasi yang diterima masyarakat tetap akurat dan terkini.
Imbauan ini mengacu pada Surat Plt. Kepala Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Nomor 1321.Lap/GL.03/BGL/2026 tertanggal 1 Agustus 2026.
Sumber: Surat Plt. Kepala Badan Geologi Kementerian ESDM Nomor 1321.Lap/GL.03/BGL/2026, tanggal 1 Agustus 2026.
**Zul
Langsung ke konten
















