Example 728x250
Example floating
Example floating
News Karo

Abdul J Anggota TNI Ini Selalu Manfaatkan Program JKN Untuk Kesehatan Keluarganya

24
×

Abdul J Anggota TNI Ini Selalu Manfaatkan Program JKN Untuk Kesehatan Keluarganya

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Tanah Karo, Inewsrakyat.com
 
Abdul Jafar, salah satu seorang Anggota Tentara Nasional Indonesia – Angkatan Darat (TNI-AD) Kabupaten Karo yang telah merasakan manfaat Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Selama kurang lebih 17 tahun, ia mengakui bahwa program yang diselenggarakan BPJS Kesehatan tersebut telah membantunya dalam mengakses pelayanan di fasilitas kesehatan. 

Ditemui di tengah aktivitasnya, Abdul mengaku dirinya telah memanfaatkan layanan BPJS Kesehatan baik di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) maupun di Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL). Abdul menceritakan kisahnya yang pernah merasakan sakit pada bagian pinggang yang luar biasa dan terjadi pembengkakan pada kakinya setiap ia bangun pagi. Khawatir dengan keadaannya sang istri kemudian membawa Abdul untuk segera diperiksa di FKTP dengan memanfaatkan kepesertaannya sebagai peserta JKN.

“Saat sampai di FKTP saya langsung mendapatkan penanganan oleh Petugas medis yang bertugas. Setelah diperiksa ternyata saya membutuhkan tindakan medis lanjutan. Saya kemudian dirujuk ke RSU Amanda Berastagi,” kata Abdul, beberapa waktu lalu.

Abdul mengatakan saat dalam perjalanan ke rumah sakit, sakit yang dialaminya semakin menjadi-jadi dan tidak bisa tertahankan lagi, sehingga ia terus mengerang kesakitan. Kemudian setelah ia sampai di rumah sakit, tim medis segera melakukan pemeriksaan lanjutan seperti tes urin, tes darah, dan pemeriksaan fungsi ginjal.

“Setelah hasil pemeriksaan keluar saya dinyatakan mengalami proteinuria, yaitu kondisi ketika ginjal tidak dapat menyaring darah dengan baik, sehingga protein bocor ke dalam urine atau biasa disebut ginjal bocor. Namun saat itu saya berusaha tabah dan ikhlas karena saya yakin mungkin ini adalah ujian yang diberikan Tuhan agar saya lebih menjaga kesehatan lagi ke depannya,” ujar Abdul.

Sejak saat itu Abdul harus menjalani pengobatan rutin agar penyakit yang dideritanya bisa sembuh total. Ia rutin kontrol selama dua tahun berturut turut. 

Selain dirinya yang telah memanfaatkan layanan JKN, Abdul juga menggunakan manfaat layanan saat istrinya melahirkan anak pertama. Istri Abdul harus melakukan persalinan caesar karena kondisinya tidak memungkinkan untuk melahirkan normal.

“Alhamdulillah, setelah proses operasi selesai istri saya sehat dan anak pertama kami lahir dengan tidak kurang suatu apapun. Hal ini tentu membuat kami sangat bahagia karena telah hadir anggota keluarga baru. Kami merasa nyaman karena tidak perlu lagi memikirkan biaya persalinan. Cukup fokus untuk kesembuhan anak dan istri. Yah, program ini sangat membantulah menurut kami,” tutur Abdul.

Abdul tidak bisa membayangkan kalau tidak terdaftar sebagai peserta JKN, berapa biaya yang harus dikeluarkan baik untuk pengobatan ginjalnya maupun untuk proses kelahiran anaknya.

“Pasti kalau tidak ada JKN, kami harus menyiapkan biaya yang sangat besar untuk memperoleh pelayanan kesehatan. Apalagi kelahiran anak adalah hal tidak bisa ditunda, tentu keluarga harus dari jauh-jauh hari sudah mempersiapkan biaya tersebut yang tidak sedikit. Apalagi untuk proses pengobatan saya sudah tak terhitung lah biayanya,” lanjut Abdul.

Abdul turut berbagi pengalaman mengenai ciri-ciri penyakit bocor ginjal yang pernah ia alami. Diantaranya urinnya berbusa atau berbuih, terjadi pembengkakan pada bagian tubuhnya seperti di tangan, kaki, perut hingga wajah, mudah lelah, mual muntah serta sering buang air kecil. Saat ini Abdul menjadi pasien rutin cuci darah di Klinik Rasyida Medan.

“Saya sarankan bagi kita semua yang masih sehat semoga bisa menjaga pola hidup sehat serta rutin melakukan cek kesehatan. Saat ini kita bisa memanfaatkan juga aplikasi Skrining Riwayat Kesehatan yang diberikan oleh BPJS Kesehatan untuk cek kesehatan sejak dini. Cukup mudah, kita tinggal mengisi melalui Aplikasi Mobile JKN. Pertanyaannya seputar pola makan dan pola hidup yang sehari-harinya kita jalani. Nanti akan tau apakah kita memiliki potensi terhadap penyakit kronis atau tidak. Ya kalau berpotensi tinggal lanjut saja datang ke FKTP untuk pemeriksaan lebih lanjut,” jelas Abdul.

*Haris/INR

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Example 728x250
Example 728x250