Example 728x250
News Karo

Biaya Pelayanan Kesehatan Itu Mahal Daftarkan Diri Dalam Program JKN Agar Meringankan

44
×

Biaya Pelayanan Kesehatan Itu Mahal Daftarkan Diri Dalam Program JKN Agar Meringankan

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Simalungun, Inewsrakyat.com

Infeksi paru-paru adalah kondisi ketika bakteri, virus, atau jamur menyerang sehingga menyebabkan peradangan pada paru-paru. Kondisi peradangan pada paru-paru dapat menyebabkan gangguan kesehatan yang serius jika tidak ditangani dengan penanganan medis yang intensif.

Hal inilah yang dialami oleh Novi Afrianti, warga Desa Bah Liran Siborna, Kabupaten Simalungun. Ia didiagnosa infeksi paru oleh dokter tepat satu tahun yang lalu  ketika dirinya berusia 28 tahun.

“Penyebabnya saya juga kurang tahu. Selama ini saya bekerja sebagai karyawan swasta di perusahaan percetakan foto dan buku. Pengunjung yang datang banyak yang merokok, mungkin karena paparan asap rokok juga,” ungkap Novi le awak media beberapa waktu lalu.

Berdasarkan pengalaman yang dihadapinya, Novi menyampaikan ia sempat dirawat karena mengalami sesak nafas yang tak kunjung sembuh. Kondisi Novi semakin memburuk saat ia hamil anak kedua dan didiagnosa mengalami Tuberkulosis Paru (TB).

“Alhamdulillah sekarang sudah mulai membaik, saya sudah rutin minum obat yang diberikan oleh Puskesmas. Pengobatannya harus rutin dan berlanjut selama enam sampai dengan sembilan bulan tanpa putus,” terang Novi ini.

Novi banyak menceritakan pengalaman saat memanfaatkan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dalam pengobatannya. Termasuk saat bayinya juga harus dirawat dirumah sakit karena terdapat cairan di paru-parunya.

“Namanya sudah TB, mungkin anak saya tertular sehingga waktu itu harus dirawat di Intensive Care Unit (ICU) selama beberapa hari. Hati siapa yang tidak hancur melihat buah hatinya harus terbaring lemah di rumah sakit. Sebagai ibu saya tentu lebih memilih menggantikan posisi anak saya yang sakit. Bersyukur kami sekeluarga sudah terdaftar sebagai peserta JKN, yang didaftarkan oleh pemberi kerja di tempat suami saya bekerja, sehingga kami tidak perlu memikirkan biaya pelayanan kesehatan selama harus menjalani pengobatan di rumah sakit,” ujar Novi.

Lebih lanjut, Novi mengatakan saat menjalani pengobatan di fasilitas kesehatan, semua biaya ditanggung oleh JKN tanpa ada iur biaya sedikitpun. Pelayanan petugas kesehatan juga sangat ramah sehingga membuat Novi nyaman dan semangat untuk segera sembuh.

“Layanannya bagus, saya tidak merasa dipersulit selama saya mengikuti prosedur yang berlaku. Rumah sakitnya bersih dan rapi. Inilah yang membuat menjadi lebih semangat agar sembuh dari penyakit ini, apalagi dengan biaya yang gratis kami bisa lebih fokus untuk penyembuhan penyakit saya dan anak,” tutur Novi.

Bagi Novi, Program JKN yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan telah banyak membantu keluarganya. Novi mengucapkan banyak terima kasih karena JKN telah menanggung seluruh biaya pengobatannya.

Pada kesempatan yang sama, suami Novi, Dedi juga mengatakan saat ini kondisi istri dan anaknya sudah berangsur membaik karena rutin minum obat. Dedi berharap keadaan ini bisa berlangsung selamanya.

“Semoga setelah pengobatan rutin ini keluarga saya sembuh dan tidak terkena penyakit lagi. Dokter dan Perawat yang menangani istri dan anak saya selalu memberikan keyakinan bahwa keluarga saya akan kembali sembuh seperti sedia kala. Alhamdulillah setelah dinyatakan membaik dan diperbolehkan pulang sampai sekarang anak dan istri saya belum menunjukkan gejala-gejala sakit lagi, ” kata Dedi.

Ia merasa bersyukur telah memiliki perlindungan kesehatan yakni terdaftar dalam Program JKN. Baginya, Program JKN sangat bermanfaat bagi keluarganya, serta bagi orang lain. Karena kalau sakit seperti anaknya kemarin harus dirawat di ICU biayanya tentu tidak sedikit. 

“Belum lagi biaya obat dan yang lainnya. Biaya pelayanan kesehatan saat ini sangat mahal. Harapannya semua masyarakat agar terbuka hatinya untuk segera mendaftarkan diri ke dalam Program JKN,” akhirnya.

*Haris/INR

iNewsRakyat.com | Himbauan Kabut Asap
Poster himbauan kabut asap Medan, Kamis 15 Oktober 2026
Poster himbauan kualitas udara dan antisipasi kabut asap — iNewsRakyat.com.
Himbauan Lingkungan

Himbauan Kabut Asap: Warga Medan Diminta Kurangi Aktivitas di Luar Ruangan

Kamis, 15 Oktober 2026 · Redaksi iNewsRakyat.com

Warga diimbau memperhatikan kondisi udara, mengurangi aktivitas di luar ruangan saat kabut asap pekat, dan menggunakan masker yang sesuai apabila harus keluar rumah.

Informasi pada poster pembaruan pagi ini menyebutkan kondisi Kota Medan berkabut asap. Data yang tercantum dalam poster menunjukkan AQI 175 dengan kategori “Tidak Sehat”, serta PM2.5 sebagai polutan utama. Angka dan kondisi kualitas udara dapat berubah dari waktu ke waktu.

Poster tersebut juga memuat informasi ISPU dari titik pemantauan Pinang Baris dan Jalan AH Nasution. Masyarakat disarankan memeriksa pembaruan resmi dari instansi terkait sebelum menentukan aktivitas di luar rumah.

Langkah yang dapat dilakukan masyarakat

  • Kurangi kegiatan luar ruangan ketika udara tampak pekat atau jarak pandang menurun.
  • Jika harus keluar, gunakan masker yang sesuai dan batasi waktu di luar.
  • Perhatikan anak-anak, lansia, serta orang yang memiliki asma atau gangguan pernapasan.
  • Tim lapangan dan pekerja luar ruangan sebaiknya mengikuti prosedur keselamatan serta arahan instansi terkait.

Catatan redaksi: Angka AQI, ISPU, suhu, kelembapan, arah angin, dan prakiraan cuaca pada poster merupakan informasi yang perlu diverifikasi kembali melalui sumber resmi sebelum diterbitkan sebagai data terkini.

Saran untuk Mengurangi Paparan Asap

1

Pertimbangkan waktu beraktivitas

Tunda kegiatan luar ruang jika kondisi udara buruk dan pantau informasi cuaca terbaru.

2

Gunakan masker yang sesuai

Jika perlu berada di luar ruangan, gunakan respirator seperti N95/KN95 yang terpasang rapat.

3

Lindungi kelompok rentan

Batasi paparan asap bagi anak-anak, lansia, dan orang dengan gangguan pernapasan.

4

Perhatikan keselamatan kerja

Koordinator lapangan perlu mengingatkan pekerja tentang perlindungan pernapasan dan jeda kerja.

Semoga hujan membantu mengurangi asap. Tetap waspada dan jaga kesehatan!
iNewsRakyat.com · Berita Terpercaya, Untuk Rakyat
© 2026 iNewsRakyat.com. Konten informasi perlu diverifikasi sebelum dipublikasikan.
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page