Tanpa Ribet, Sehat Jawak Peserta Faskes lni Manfaatkan Aplikasi Mobile JKN


Inewsrakyat.com – Berita Karo

Sehat Jawak, merupakan peserta di Faskes ( Fasilitas Kesehatan) Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dari segmen Peserta Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) kelas dua. Sebelumnya, Sehat sempat menjadi Peserta Pekerja Penerima Upah (PPU) karena bekerja di salah satu perusahaan swasta. Namun, seiring berjalannya waktu Sehat sudah tidak bekerja lagi karena telah memasuki masa pensiun dan akhirnya memutuskan untuk tinggal di Kabupaten Karo bersama istrinya Mahdalena Br. Tarigan.

“Saya sudah sering memperoleh manfaat Program JKN. Pernah berobat gigi, terakhir kali saya berobat di Puskemas Kabanjahe. Hari ini kebetulan saya kembali berobat disini untuk memeriksakan ada luka di kaki namun tak kunjung sembuh. Tadi sudah dilakukan pemeriksaan seperti biasalah cek tensi, kemudian tambahan cek kadar gula. Ternyata hasilnya tinggi, tensi tinggi, gula juga tinggi,” ujar Sehat.

Sehat mengatakan ia juga baru pertama kali cek kadar gula darah sehingga ia berencana akan rutin melakukan pemeriksaan kesehatan di Puskesmas paling tidak sebulan sekali.

“Tadi sudah diberikan obat, mudah-mudahan bisa segera sembuh. Selama saya menggunakan JKN pelayanan yang diberikan di fasilitas kesehatan sangat baik. Petugas pelayanan kesehatannya juga sangat ramah memahami apa yang kita rasakan. Kalau petugasnya ramah tentu kita juga jadi senang saat berobat sehingga akan menjadi semangat untuk cepat sembuh,” kata Sehat.

Pria kelahiran tahun 1960 ini menambahkan ia sudah pernah pindah fasilitas kesehatan tiga kali karena pindah domisili pekerjaan. Pernah di Puskesmas Simalingkar Medan, Klinik Pratama Azara Medan, dan terakhir di Puskesmas Kabanjahe.

“Waktu itu saya pindah ke Puskesmas Kabanjahe melalui Aplikasi Mobile JKN, sehingga tidak perlu antre ke Kantor BPJS Kesehatan. Dengan adanya Mobile JKN pindah faskes tidak perlu ribet cukup dari rumah. Saya pindahkan di bulan November tahun 2024 kemudian tanggal satu bulan berikutnya sudah bisa dipakai berobat ke faskes yang baru, jelas Sehat ini.

Pada kesempatan yang sama, Mahdalena Br. Tarigan yang ditemui saat menemani suaminya berobat mengucapkan terima kasih kepada Program JKN yang telah memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam mengakses pelayanan kesehatan.

Mahdalena mengatakan iya yakin tidak hanya dirinya dan suami yang merasa program ini sangat bermanfaat, masyarakat lain juga tentu sangat merasakan kemudahan dan layanan kesehatan yang berkualitas jika menjadi peserta JKN.

“Program JKN ini merupakan inovasi dari pemerintah untuk melindungi masyarakatnya saat membutuhkan pelayanan kesehatan. Sistemnya sesuai dengan ciri khas Indonesia, gotong royong. Kalau kita bergotong-royong membersihkan lingkungan sekitar tentu lingkungan menjadi bersih dan sehat. Kalau ini kita bergotong royong membayar iuran. Artinya saat kita sehat kita membantu membayarkan biaya pengobatan bagi peserta yang sakit. Tidak ada ruginya menurut saya, malah menjadi ladang amal. Saya pribadi ingin kalau bisa kami tidak sakit. Tidak ada seorangpun yang ingin sakit,” tutur Mahdalena.

Mahdalena juga mengatakan ia sangat bangga BPJS Kesehatan telah mengeluarkan berbagai macam inovasi yang tujuannya untuk memberikan kemudahan bagi peserta JKN. Salah satunya Aplikasi Mobile JKN. Ia menjelaskan untuk memindahkan faskes ke Puskesmas Kabanjahe caranya sangat mudah. Cukup diunduh melalui playstore atau appstore, lanjutkan registrasi data.

“Masuk ke menu perubahan data Peserta, pilih nama Peserta yang akan diubah data atau faskesnya, ya sudah tinggal pilih sesuai keinginan mau diubah kemana. Tidak hanya itu banyak juga informasu-informasi lain yang bisa kita dapatkan dari Aplikasi Mobile JKN, yang paling utama itu info keaktifan Peserta ya. Harus rutin dicek, supaya tidak kesulitan saat berobat,” jelas Mahdalena.

*Haris/INR

Penulis


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *