Inewsrakyat.com (Asahan) Masa kepemimpinan Kepala Desa Pondok Bungur Jaka Maulana S.Sos, dari mulai menjabat saat ini belum ada perubahan, malah semakin parah, jalan protokol hancur seperti Kubangaan.
Ketua Pemuda Pondok Bungur Bersatu (PPBB) Sofiandi Nasution mengatakan bahwasanya sejak kepemimpinan kepala desa pondok bungur, tidak ada perubahan sama sekali, malah semakin hancur jalan protokol menuju kota kisaran.
“Sejak kepemimpinan beliau tidak ada Bagun desa yang setabil malah menjadi bumerang bagi masyarakat Desa Pondok Bungur, yang lebih mengherankan kepala desa mencalonkan istrinya menjadi anggota DPRD dari partai Gerindra,” ujar Sofiandi Nasution. Senin 04/12/2023

“Anggaran Dana Desa (ADD) sampai saat ini belum tau kemana arahnya, sementara bagunan di desa masih terutang, dan memakai dana salah satu masyarakat, yang saat ini merasa kesal dan kecewa, karena uwang beliau tidak juga di kembalikan kepala desa Jaka Maulana,” ucap Ketua PPBB.
“Saat saya cek kelapangan ternyata kepala desa pondok bungur Jaka Maulana mengembangkan usaha ternak ayam yang sampai saat ini berjalan, sedangkan desa hancur tidak di perduli kan sama sekali,” terangnya.
“Saya menghimbau kepada Masyarakat desa pondok bungur, mari sama-sama kita laporkan kan kepada kejaksaan negeri kisaran, agar kepala desa mempertanggung jawabkan tentang Anggaran Dana Desa (ADD),” pungkasnya. (DN/INR)






