Example 728x250
News Karo

Kamu… menerima hormat seorang dari yang lain dan….tidak mencari hormat yang datang dari Allah yang Esa.     Yohanes 5:44

230
×

Kamu… menerima hormat seorang dari yang lain dan….tidak mencari hormat yang datang dari Allah yang Esa.     Yohanes 5:44

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Kamu… menerima hormat seorang dari yang lain dan….tidak mencari hormat yang datang dari Allah yang Esa.     Yohanes 5:44

     Tampaknya ada pertentangan secara diam-diam antara nama kita dan nama Allah. Tatkala kita datang untuk berdoa, seharusnya dengan jelas kita mengingat nama siapakah yang harus dimuliakan, dengan demikian Allah-lah yang berada di setiap akhir permohonan kita. Kita kerap memohon kepada Allah tetapi diri sendirilah yang kita pikirkan; hati kita memperdulikan nama dan harga diri kita sendiri. Betapa sering kita datang kepada-Nya dengan tujuan yang egois, seolah-olah kita sanggup menarik Allah masuk ke dalam rancangan dan tujuan kita sendiri.

       Tidak ada seorangpun yang sedemikian tidak layak untuk memuliakan Allah, dan sedemikian tidak patut untuk disambut-Nya, kecuali mereka yang sangat terikat dan kecanduan akan kehormatan dan harga diri mereka sendiri di dunia ini. Oleh karena itu Kristus, dengan cara yang sangat berbeda, berlawanan dengan sifat bawaan kita, telah mengajar kita untuk berdoa: “dikuduskanlah nama-Mu”. Yang paling memberikan kemuliaan kepada Allah adalah mempercayai Allah. Abraham “diperkuat dalam imannya dan ia memuliakan Allah” (Roma 4:20)

    Hasrat akan kemuliaan diri yang sia-sia atau semarak nama sendiri merupakan sikap yang tidak sejalan dengan iman. Iman memberikan kemuliaan hanya kepada Allah. Tatkala kita memburu hormat dari manusia, dan menjadikannya sebagai tujuan utama dari semua tindakan kita, kemuliaan Allah tentunya akan terkubur di dalam debu. Dosa besar dunia kuno adalah: “marilah kita cari nama” bagi diri (Kejadian 11:4). Alangkah buruknya mereka membuat rencana, yaitu tanpa melibatkan Allah. Mereka yang begitu sibuk memperdulikan nama mereka sendiri, segera akan diporak-porandakan Allah!

    Apabila kita tidak berupaya memuliakan Allah dalam setiap tindakan kita, tetapi mengusahakan kemuliaan diri sendiri, ini adalah cara tercepat menuju kehancuran. Berkatalah Nebukadnezar: “Bukankah itu Babel yang besar itu, yang dengan kekuatan kuasaku dan untuk kemuliaan kebesaranku telah kubangun menjadi kota kerajaan?” (Daniel 4:30). Bagaimana Allah telah merendahkannya dan mengusirnya ke antara bintang-bintang di padang!  Demikianlah kita pasti direndahkan dan diremukkan apabila hati kita mengejar nama kita sendiri.

***Penulis – Rosmita Ginting

iNewsRakyat.com | Himbauan Kabut Asap
Poster himbauan kabut asap Medan, Kamis 15 Oktober 2026
Poster himbauan kualitas udara dan antisipasi kabut asap — iNewsRakyat.com.
Himbauan Lingkungan

Himbauan Kabut Asap: Warga Medan Diminta Kurangi Aktivitas di Luar Ruangan

Kamis, 15 Oktober 2026 · Redaksi iNewsRakyat.com

Warga diimbau memperhatikan kondisi udara, mengurangi aktivitas di luar ruangan saat kabut asap pekat, dan menggunakan masker yang sesuai apabila harus keluar rumah.

Informasi pada poster pembaruan pagi ini menyebutkan kondisi Kota Medan berkabut asap. Data yang tercantum dalam poster menunjukkan AQI 175 dengan kategori “Tidak Sehat”, serta PM2.5 sebagai polutan utama. Angka dan kondisi kualitas udara dapat berubah dari waktu ke waktu.

Poster tersebut juga memuat informasi ISPU dari titik pemantauan Pinang Baris dan Jalan AH Nasution. Masyarakat disarankan memeriksa pembaruan resmi dari instansi terkait sebelum menentukan aktivitas di luar rumah.

Langkah yang dapat dilakukan masyarakat

  • Kurangi kegiatan luar ruangan ketika udara tampak pekat atau jarak pandang menurun.
  • Jika harus keluar, gunakan masker yang sesuai dan batasi waktu di luar.
  • Perhatikan anak-anak, lansia, serta orang yang memiliki asma atau gangguan pernapasan.
  • Tim lapangan dan pekerja luar ruangan sebaiknya mengikuti prosedur keselamatan serta arahan instansi terkait.

Catatan redaksi: Angka AQI, ISPU, suhu, kelembapan, arah angin, dan prakiraan cuaca pada poster merupakan informasi yang perlu diverifikasi kembali melalui sumber resmi sebelum diterbitkan sebagai data terkini.

Saran untuk Mengurangi Paparan Asap

1

Pertimbangkan waktu beraktivitas

Tunda kegiatan luar ruang jika kondisi udara buruk dan pantau informasi cuaca terbaru.

2

Gunakan masker yang sesuai

Jika perlu berada di luar ruangan, gunakan respirator seperti N95/KN95 yang terpasang rapat.

3

Lindungi kelompok rentan

Batasi paparan asap bagi anak-anak, lansia, dan orang dengan gangguan pernapasan.

4

Perhatikan keselamatan kerja

Koordinator lapangan perlu mengingatkan pekerja tentang perlindungan pernapasan dan jeda kerja.

Semoga hujan membantu mengurangi asap. Tetap waspada dan jaga kesehatan!
iNewsRakyat.com · Berita Terpercaya, Untuk Rakyat
© 2026 iNewsRakyat.com. Konten informasi perlu diverifikasi sebelum dipublikasikan.
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page