Example 728x250
News Karo

Untuk Meningkatkan Optimalisasi Rujukan, BPJS Kesehatan Gelar Forum Diskusi

117
×

Untuk Meningkatkan Optimalisasi Rujukan, BPJS Kesehatan Gelar Forum Diskusi

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Inewsrakyat.com – Karo

– Untuk mendukung upaya peningkatan mutu layanan tersebut BPJS Kesehatan Cabang Kabanjahe mengajak seluruh Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) dan Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjut (FKRTL) di wilayah Kabupaten Karo dalam melaksanakan forum diskusi pada Senin (22/04.2024) kemarin.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Kabanjahe, Nora Duita Manurung menerangkan bahwa kegiatan ini dilakukan dalam rangka pembahasan terkait rujukan demi peningkatakan mutu layanan. Menurutnya, peningkatan mutu layanan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) terus dilakukan demi terwujudnya pelayanan yang nyaman dan sesuai dengan kebutuhan medis bagi Peserta.

Nora mengatakan hingga saat ini, pelaksanaan Program JKN di Kabupaten Karo masih terdapat permasalahan. Masih terdapat keluhan-keluhan yang dirasakan Peserta saat mengakses layanan di fasilitas kesehatan. Untuk itu, ia menerangkan kegiatan tersebut dilakukan untuk menciptakan persamaan persepsi antara BPJS Kesehatan dan seluruh fasilitas kesehatan terkait kebijakan dan mekanisme pelayanan rujukan bagi Peserta JKN sehingga kepuasan peserta menjadi lebih baik dalam pelaksanaan Program JKN.

“Beberapa permasalahan yang masih kita temukan di lapangan misalnya pada Peserta Rawat Inap. Sebaiknya setelah pulang diberikan surat keterangan Rawat Inap, hasil copy pemeriksaan penunjang yang dilakukan dan instruksi perawatan selanjutnya jika setelah Rawat Inap Peserta perlu datang kontrol kembali kerumah sakit dengan diberikan surat rujuk balik dilengkapi dengan jadwal tanggal kontrol. Hal ini untuk memberikan kepastian agar Peserta benar-benar mengetahui kondisi kesehatannya pasca Rawat Inap,” kata Nora.

Nora juga menyampaikan bahwa rujukan antar FKRTL harus benar-benar mengacu pada jadwal yang terdapat pada Aplikasi Health Facilities Information System (HFIS), sehingga jika dokter yang dituju tidak ada dan bila pelayanan yang diperlukan tidak tersedia di rumah sakit yang dituju maka Peserta tidak berlu kembali ke FKTP untuk meminta rujukan ulang.

“Jangan sampai Peserta kita arahkan kembali ke FKTP untuk meminta rujukan baru. Selain itu mohon kita bersama-sama dapat memberikan pemahaman kepada Peserta bahwa rujukan harus sesuai indikasi medis dan bukan atas permintaan sendiri,” jelas Nora.

Lebih lanjut, Nora menyampaikan bahwa jika membutuhkan tindakan rehab medik, rujukan cukup berasal dari poli perujuk. Setelah selesai fisioterapi sesuai indikasi medis maka pasien dikembalikan ke Poli Perujuk sehingga FKTP tidak perlu membuat rujukan ke Rehab Medik.

“Kami berharap seluruh fasilitas kesehatan dapat memastikan keabsahan Peserta melalui Kartu Tanda Penduduk (KTP) ataupun identitas lainnya untuk memastikan bahwa Peserta yang akan mendapatkan pelayanan kesehatan adalah orang yang benar untuk menghindari penyalahgunaan kartu milik orang lain,” tutur Nora.

Pimpinan Klinik Pratama Yoreskitha, Simon Gurusinga menyampaikan apresiasinya kepada BPJS Kesehatan karena telah melaksanakan forum diskusi tersebut. Karena forum tersebut sangat bermanfaat untuk meningkatkan pelayanan peserta JKN dan kemudahan koordinasi antara FKTP dan FKRTL dalam melayani Peserta sesuai dengan kebutuhan mereka.

“Menurut saya, lebih baik surat keterangan setelah Rawat Inap dari FKRTL dibuat dalam bentuk print out sehingga lebih gampang untuk dibaca, dilampirkan hasil pemeriksaan penunjang yang dilengkapi dengan surat kontrol agar lebih mudah menentukan pelayanan medis selanjutnya yang akan diberikan pada Peserta,” ujar Simon ini.

Selanjutnya, Pemilik Klinik Pratama Herman Bangun, Herman menyarankan agar Peserta yang berobat dari FKRTL telah dikembalikan ke FKTP, perlu dibuat juga surat menyatakan Pasien cukup dirawat di FKTP. Menurut Herman, jika memang nantinya Peserta membutuhkan rujukan ke rumah sakit tentu akan dibuatkan rujukan segera, katanya.

*Haris/INR

iNewsRakyat.com | Himbauan Kabut Asap
Poster himbauan kabut asap Medan, Kamis 15 Oktober 2026
Poster himbauan kualitas udara dan antisipasi kabut asap — iNewsRakyat.com.
Himbauan Lingkungan

Himbauan Kabut Asap: Warga Medan Diminta Kurangi Aktivitas di Luar Ruangan

Kamis, 15 Oktober 2026 · Redaksi iNewsRakyat.com

Warga diimbau memperhatikan kondisi udara, mengurangi aktivitas di luar ruangan saat kabut asap pekat, dan menggunakan masker yang sesuai apabila harus keluar rumah.

Informasi pada poster pembaruan pagi ini menyebutkan kondisi Kota Medan berkabut asap. Data yang tercantum dalam poster menunjukkan AQI 175 dengan kategori “Tidak Sehat”, serta PM2.5 sebagai polutan utama. Angka dan kondisi kualitas udara dapat berubah dari waktu ke waktu.

Poster tersebut juga memuat informasi ISPU dari titik pemantauan Pinang Baris dan Jalan AH Nasution. Masyarakat disarankan memeriksa pembaruan resmi dari instansi terkait sebelum menentukan aktivitas di luar rumah.

Langkah yang dapat dilakukan masyarakat

  • Kurangi kegiatan luar ruangan ketika udara tampak pekat atau jarak pandang menurun.
  • Jika harus keluar, gunakan masker yang sesuai dan batasi waktu di luar.
  • Perhatikan anak-anak, lansia, serta orang yang memiliki asma atau gangguan pernapasan.
  • Tim lapangan dan pekerja luar ruangan sebaiknya mengikuti prosedur keselamatan serta arahan instansi terkait.

Catatan redaksi: Angka AQI, ISPU, suhu, kelembapan, arah angin, dan prakiraan cuaca pada poster merupakan informasi yang perlu diverifikasi kembali melalui sumber resmi sebelum diterbitkan sebagai data terkini.

Saran untuk Mengurangi Paparan Asap

1

Pertimbangkan waktu beraktivitas

Tunda kegiatan luar ruang jika kondisi udara buruk dan pantau informasi cuaca terbaru.

2

Gunakan masker yang sesuai

Jika perlu berada di luar ruangan, gunakan respirator seperti N95/KN95 yang terpasang rapat.

3

Lindungi kelompok rentan

Batasi paparan asap bagi anak-anak, lansia, dan orang dengan gangguan pernapasan.

4

Perhatikan keselamatan kerja

Koordinator lapangan perlu mengingatkan pekerja tentang perlindungan pernapasan dan jeda kerja.

Semoga hujan membantu mengurangi asap. Tetap waspada dan jaga kesehatan!
iNewsRakyat.com · Berita Terpercaya, Untuk Rakyat
© 2026 iNewsRakyat.com. Konten informasi perlu diverifikasi sebelum dipublikasikan.
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page