BANDA ACEH |iNews Rakyat.com _Sejumlah warga yang sebelumnya diamankan aparat dalam aksi peringatan Hari Damai Aceh di kawasan Masjid Raya Baiturrahman (MRB), Banda Aceh, akhirnya dibebaskan, Sabtu (15/8/2026).
Pembebasan itu berlangsung setelah Kapolda Aceh Irjen Pol. Ruddi Setiawan, S.I.K., S.H., M.H., turun menemui massa yang meminta rekan mereka dilepaskan.
Sebelumnya, massa berhadapan dengan barikade personel kepolisian sambil terus menyampaikan tuntutan agar warga yang diamankan segera dibebaskan.
“Lepaskan kawan kami dulu,” seru massa.
Ruddi kemudian mendekati massa dan berbicara langsung dengan warga yang berada di depan barikade. “Tunggu dulu, rekan-rekan. Ini kan Hari Damai Aceh.
Percaya sama saya. Saya akan kembali lagi. Tunggu ya, saya cek dulu,” kata Ruddi kepada massa.
Kapolda kemudian kembali meminta massa mempercayainya.
“Masa kalian tidak percaya dengan saya, Kapolda,” ujarnya.
“Percaya sama saya,” lanjut Ruddi.
Setelah berbicara dengan massa, Ruddi kemudian mengecek warga yang sebelumnya diamankan aparat.
Dari pantauan MODUSACEH. CO, sejumlah warga terlihat keluar dari kendaraan Barracuda milik kepolisian dan kemudian bergabung kembali dengan massa.
Momen tersebut berlangsung setelah Kapolda sempat dikerumuni massa.
Di tengah kerumunan, terdengar letusan dan sejumlah personel kemudian membawa Ruddi menjauh dari massa.
Tak lama kemudian, Kapolda kembali terlihat bersama warga sebelum naik ke kendaraan polisi. Dari atas kendaraan, Ruddi menyampaikan kepada massa bahwa peserta aksi telah dibebaskan.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol. Joko Krisdiyanto mengatakan pihaknya masih melakukan pendataan terkait dampak kejadian tersebut. Polisi juga belum mengetahui secara pasti jumlah warga yang diamankan maupun jumlah korban.
Sebelum pembebasan, aksi peringatan Hari Damai Aceh di kawasan Masjid Raya Baiturrahman sempat diwarnai kericuhan antara massa dan aparat.
Polisi kemudian menggunakan gas air mata untuk membubarkan massa.
Setelah warga yang diamankan dibebaskan, sebagian massa bergerak menuju kawasan gedung Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA).
Situasi di sekitar Masjid Raya Baiturrahman kemudian berangsur kondusif. Personel TNI dan Polri masih terlihat melakukan penjagaan di sejumlah titik.
Dikutip dari : modus aceh
Langsung ke konten






