Example 728x250
News Karo

BPJS Kesehatan Kabanjahe Gelar Rekonsiliasi Dengan Pemkab Pakpak Bharat Untuk Samakan Data Iuran JKN

54
×

BPJS Kesehatan Kabanjahe Gelar Rekonsiliasi Dengan Pemkab Pakpak Bharat Untuk Samakan Data Iuran JKN

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Inewsrakyat.com – Karo,

Kembali Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Cabang Kabanjahe bersama Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat menggelar kegiatan rekonsiliasi iuran Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) Triwulan I Tahun 2024, Kamis (25/04.2024) kemarin. 

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Kabanjahe, Nora Duita Manurung menjelaskan kegiatan rekonsiliasi iuran ini diharapkan bisa mencocokkan antara data iuran yang diterima oleh BPJS Kesehatan dengan data yang dibayarkan oleh Pemerintah Kabupaten.

“Di sini peran negara sudah hadir untuk melayani masyarakat khususnya di Pakpak Bharat karena setelah satu dekade Program JKN hampir seluruhnya masyarakat sudah dijamin. Masyarakatnya tentu sudah tidak khawatir dengan perlindungan kesehatannya. Jika memungkinkan dibentuk tim rekonsiliasi khusus dari pemerintah daerah yang melibatkan Dinas Kesehatan, Dukcapil (Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil), dan Dinas Sosial serta pihak terkait yang terlibat dalam penentuan data peserta sehingga ketika diserahkan ke BPJS Kesehatan data peserta sudah tervalidasi oleh tim tersebut,” ujar Nora.

Nora kemudian menyampaikan apresiasinya kepada jajaran Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat terhadap upaya, dukungan serta komitmennya dalam menyukseskan Program JKN khususnya terhadap konsistensi melakukan pembayaran iuran JKN.

“Meskipun kegiatan ini adalah kegiatan yang sudah rutin dilaksanakan per triwulan, tetapi data iuran yang kita simpan adalah data setiap bulan. Rekon iuran merupakan kegiatan pemutakhiran data dimana data iuran yang dimiliki oleh BPJS Kesehatan dengan data iuran yang dibayarkan oleh Pemerintah Kabupaten harus sama berdasarkan data rekon jumlah peserta,” jelas Nora.

Nora berharap Kabupaten Pakpak Bharat nantinya bisa mendapatkan penghargaan atas konsistensinya dalam pembayaran iuran di kegiatan rapat koordinasi provinsi penerimaan iuran JKN tahun 2024 Lebih lanjut Nora mengatakan bahwa saat ini pemanfaatan Aplikasi Rekonsiliasi Iuran Pemda (ARIP) sebagai alat bantu berbasis web untuk menghitung iuran JKN segmen PPU PN sudah sangat baik diaplikasikan di wilayah Pakpak Bharat ini.

“Semoga nanti ketika ada kegiatan pertemuan selanjutnya mungkin boleh menjadi narasumber atau memberikan testimoni terkait penggunaan aplikasi ARIP ini kepala Kabupaten lainnya,” kata Nora.

Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Kabupaten Pakpak Bharat, Harryson F. Sirumapea menyampaikan rasa terima kasihnya kepada BPJS Kesehatan atas terselenggaranya rekosiliasi iuran yang sebenarnya sudah rutin dilaksanakan pertriwulan.

Pakpak Bharat merupakan salah satu Kabupaten yang sudah mendapatkan predikat Universal Health Coverage (UHC) di Provinsi Sumatera Utara. Dalam capaian terebut, Harryso mengaku terdapat beberapa kendala dalam mempertahankan capaian UHC tersebut.

“Mungkin di Kabupaten Pakpak Bharat banyak terjadi pernikahan di bawah umur sehingga belum memiliki kartu keluarga, kemudian terdapat masyarakat dengan gangguan jiwa tidak memiliki identitas sehingga saat sakit sulit untuk mendapatkan pelayanan kesehatan. Namun demikian, kami berusaha untuk berkolaborasi dengan Dinas Kesehatan dan Dinas Kependudukan & Catatan Sipil untuk mencari solusi atas permasalahan ini sehingga masyarakat dapat terakomodir perlindungan kesehatannya dalam Program JKN,” ujar Harryson.

Harryson juga mengatakan ini perlindungan terhadap masyarakat melalui Program JKN merupakan tugas dan tanggung jawab pemerintah serta negara agar seluruh masyarakatnya terjamin perlindungan kesehatannya, sehingga jika masyarakatnya sudah sehat bisa berfokus ke pembangunan-pembangunan yang lainnya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Bidang Perbendaharaan BPKPD Kabupaten Pakpak Bharat, Agustinus Mayer Sirait mengatakan pihaknya siap mengawal iuran JKN tahun 2024 yang belum terealisasi agar segera direalisasikan.

“Kalau untuk penggunaan aplikasi ARIP memang sudah kita maksimalkan. Aplikasi ini menurut saya mempermudah kami untuk meningkatkan akurasi dan akuntabilitas penagihan iuran wajib,” ujar Agustinus.

*Haris/INR

iNewsRakyat.com | Himbauan Kabut Asap
Poster himbauan kabut asap Medan, Kamis 15 Oktober 2026
Poster himbauan kualitas udara dan antisipasi kabut asap — iNewsRakyat.com.
Himbauan Lingkungan

Himbauan Kabut Asap: Warga Medan Diminta Kurangi Aktivitas di Luar Ruangan

Kamis, 15 Oktober 2026 · Redaksi iNewsRakyat.com

Warga diimbau memperhatikan kondisi udara, mengurangi aktivitas di luar ruangan saat kabut asap pekat, dan menggunakan masker yang sesuai apabila harus keluar rumah.

Informasi pada poster pembaruan pagi ini menyebutkan kondisi Kota Medan berkabut asap. Data yang tercantum dalam poster menunjukkan AQI 175 dengan kategori “Tidak Sehat”, serta PM2.5 sebagai polutan utama. Angka dan kondisi kualitas udara dapat berubah dari waktu ke waktu.

Poster tersebut juga memuat informasi ISPU dari titik pemantauan Pinang Baris dan Jalan AH Nasution. Masyarakat disarankan memeriksa pembaruan resmi dari instansi terkait sebelum menentukan aktivitas di luar rumah.

Langkah yang dapat dilakukan masyarakat

  • Kurangi kegiatan luar ruangan ketika udara tampak pekat atau jarak pandang menurun.
  • Jika harus keluar, gunakan masker yang sesuai dan batasi waktu di luar.
  • Perhatikan anak-anak, lansia, serta orang yang memiliki asma atau gangguan pernapasan.
  • Tim lapangan dan pekerja luar ruangan sebaiknya mengikuti prosedur keselamatan serta arahan instansi terkait.

Catatan redaksi: Angka AQI, ISPU, suhu, kelembapan, arah angin, dan prakiraan cuaca pada poster merupakan informasi yang perlu diverifikasi kembali melalui sumber resmi sebelum diterbitkan sebagai data terkini.

Saran untuk Mengurangi Paparan Asap

1

Pertimbangkan waktu beraktivitas

Tunda kegiatan luar ruang jika kondisi udara buruk dan pantau informasi cuaca terbaru.

2

Gunakan masker yang sesuai

Jika perlu berada di luar ruangan, gunakan respirator seperti N95/KN95 yang terpasang rapat.

3

Lindungi kelompok rentan

Batasi paparan asap bagi anak-anak, lansia, dan orang dengan gangguan pernapasan.

4

Perhatikan keselamatan kerja

Koordinator lapangan perlu mengingatkan pekerja tentang perlindungan pernapasan dan jeda kerja.

Semoga hujan membantu mengurangi asap. Tetap waspada dan jaga kesehatan!
iNewsRakyat.com · Berita Terpercaya, Untuk Rakyat
© 2026 iNewsRakyat.com. Konten informasi perlu diverifikasi sebelum dipublikasikan.
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page