Anak Siswa SD, Diduga Tersengat Kabel Listrik Di Sekolah “Sehingga Tewas”


Inewsrakyat.com Asahan—
Salah seorang anak pelajar Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT ), di Yayasan Arrahman Rahuning, yang masih duduk di bangku kelas satu yang berinisial RT (6), mengalami nasib tragis, anak tersebut diduga tewas tersengat kabel aliran listrik di komplek sekolah , yang bertempat di Dusun ll, Desa Rahuning, Kecamatan Rahuning, Kabupaten Asahan, Provinsi Sumatera Utara, Kamis (08/08/2024)

Bocah malang itu diketahui tercatat sebagai siswa baru Tahun Ajaran 2024—2025, dan tinggal bersama pihak keluarganya di Jalinsum Sei Piring Asahan .

Dalam peristiwa tersebut diketahui kondisi RT, telah terkapar lemas di bawah tower bak penampungan air bersih di sekolah, dan disitu juga ada terdapat kran air, persis di samping boks tempat mesin pompa air. Diduga saat itu, RT, sedang cuci tangan, lalu nahas tersengat listrik, dikisahkan Erwin selaku Penjaga keamanan sekolah, pada hari Rabu (07/08/24).

Masih kata Erwin, selama ini, instalasi Listrik pompa Air itu, tidak pernah mati (OFF) (tetap ON), sebab menggunakan pelampung automatic, jika air didalam bak berkurang, mesin air Daf yang secara automatis menyala untuk memompa air.

“Dan saat ini, sudah di putus sambungan listriknya (pompa air- red) ,oleh petugas PLN, yang kami panggil sesaat peristiwa nahas ini terjadi, “Ungkapnya Erwin

Sementara Kepala Sekolah Kepala SD Islam IT Alrahmah Hatta saat dikonfirmasi penulis di lokasi mengatakan, dalam peristiwa tersebut pada hari Rabu (7/8) sekira pukul 11.30 wib, pihak korban bersama teman-temannya sedang bermain di jam istirahat di bawah tower tangki air lingkungan sekolah tersebut.
Pihak korban sedang duduk-duduk di atas plat besi penutup mesin pompa air yang berada di bawah tower, sedangkan teman-temannya ada yang bergantungan di tiang tower itu, namun tiba-tiba korban RT kejang-kejang.

Awalnya temannya mengira kalau korban itu berpura-pura kesurupan kuda kepang karena mereka sering melakukannya di saat istirahat jam sekolah, ternyata korban RT tersengat kabel listrik yang diduga berasal dari sebuah wayar mesin pompa air yang terkupas kabelnya tersebut

“Teman-teman korban memberitahukan ke umi dan buya (guru) di sekolah, namun ketika dilihatnya korban sudah terkulai lemas, lalu korban langsung dilarikan ke Puskesmas Pulau Rakyat, tapi nyawanya korban tidak dapat diselamatkan, “ujar Kepala Sekolah saat dikonfirmasi penulis.

Dalam peristiwa nahas bocah malang itu , sontak mengejutkan warga masyarakat, sekitar sekolah SD IT yayasan Ar Rahman Rahuning tersebut.
Sekira pukul 16.00 Wib, pihak kepolisian dari unsur Indonesian Automatic Finger Identification System (INAFIS) Polres Asahan, bersama unsur Polsek Pulau Rakyat, tiba ke lokasi Tempat Kejadian Perkara (TKP) guna melakukan penyelidikan penyebab peristiwa dan tampak pada di TKP, langsung di pasang Garis Polisi (Police Line).

“Peristiwa ini merupakan tragedi yang menyedihkan bagi keluarga RT dan teman-temannya dan komunitas sekolah, “Ujarnya

Sementara keterangan Kapolsek Pulau Raja AKP Aman Putra Bangunsyah, SH, saat di Wawancarai penulis di depan Mapolsek Pulau Raja membenarkan kejadian itu, dan menyampaikan memang benar bahwa pada hari Rabu 07 Agustus 2024, sekitar pukul 11:40 wib, ada salah satu siswa SD Islam IT Alrahman, yang tersetrum arus listrik dan sudah dibawa ke Rumah sakit Puskesmas Pulau Rakyat, dan nyawanya tak tertolong.Selanjutnya jenazah telah dibawa ke rumah duka di daerah Padang gala-gala.

Lebih lanjut Kapolsek Pulau Raja berkata : ” Saya segera melakukan pemeriksaan sejumlah saksi, diantaranya dari pihak guru, yayasan, serta pelajar dan terus melakukan penyelidikan lebih lanjut, apakah kasus ini ada unsur kesengajaan atau tidak sesuai penyidikan nantinya,
(Heriyanto Simanjuntak)

Penulis


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *