Wakil Bupati Labura Membuka Acara FGD Penyusunan Rencana Aksi Daerah Kelapa Sawit Berkelanjutan
Sebarkan artikel ini
Inewsrakyat com (Labura) Wakil Bupati Labuhan batu Utara H. Samsul Tanjung, S.T., M.H menghadiri sekaligus membuka acara Focus Group Discussion (FGD) Penyusunan Rencana Aksi Daerah Kelapa Sawit Berkelanjutan (RAD – KSB), Selasa, (14/2), di Aula Ahmad Dewi Syukur.
Wakil Bupati Labura H. Samsul Tanjung menyampaikan dalam apresiasinya kepada ICRAF Indonesia yang telah memberikan perhatiannya kepada petani sawit di Labura.RAD – KSB merupakan salah satu upaya pemerintah dalam menyeimbangkan antara pembangunan ekonomi, sosial budaya, pelestarian lingkungan hidup serta aspek hukum dan tata pengelolaan kelapa sawit.
Wabup juga menyampaikan bahwa sesuai instruksi Presiden RI, Pemerintah Kabupaten Labura telah mengeluarkan surat keputusan Bupati tentang pembentukan tim penyusun rencana aksi daerah kelapa sawit Kabupaten Labura.
Adapun tugasnya adalah, mempersiapkan penyusunan pengumpulan data dan informasi umum maupun teknis, merumuskan rencana aksi, memilih dan menetapkan program, melaksanakan konsultasi, menyusun penetapan peraturan kepala daerah.
Narasumber, Kepala Dinas Perkebunan, Lies Handayani Siregar, dalam makalahnya yang disampaikan oleh Kepala Bidang, Indrawan Girsang, menyebutkan, Provinsi Sumatera Utara memiliki potensi yang sangat besar dari sektor perkebunan kelapa sawit.
FGD ini digelar bersama International Centre for Research in Agroforestry (ICRAF) Indonesia yang dikomandoi Fery Johana dan sejumlah perwakilan dari instansi-instansi terkait, di antaranya Dinas Perkebunan Provinsi Sumatera Utara, Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional, Dinas Kehutanan, Bappeda Labura dan beberapa instansi lainnya, termasuk organisasi Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI).
Turut hadir Kepala Dinas Perkebunan Sumut yang diwakil oleh Kabid Perkebunan Indra Gunawan Girsang, Zulkifli mewakili mewakil BPS Labura, Wahyudi Ketua OPT KPH 3 Kisaran, Wilman H. Simanjuntak, Heri Endarianto, S.H Sekretaris Gapki Labura, Kepala Dinas Pertanian Labura, drh. Sudarija, Kepala Bappeda Ikhwan Lubis, Kadis Perijinan Sakti Sormin.(SUKISNO/INR)
Poster himbauan kualitas udara dan antisipasi kabut asap — iNewsRakyat.com.
Himbauan Lingkungan
Himbauan Kabut Asap: Warga Medan Diminta Kurangi Aktivitas di Luar Ruangan
Kamis, 15 Oktober 2026 · Redaksi iNewsRakyat.com
Warga diimbau memperhatikan kondisi udara, mengurangi aktivitas di luar ruangan saat kabut asap pekat, dan menggunakan masker yang sesuai apabila harus keluar rumah.
Informasi pada poster pembaruan pagi ini menyebutkan kondisi Kota Medan berkabut asap. Data yang tercantum dalam poster menunjukkan AQI 175 dengan kategori “Tidak Sehat”, serta PM2.5 sebagai polutan utama. Angka dan kondisi kualitas udara dapat berubah dari waktu ke waktu.
Poster tersebut juga memuat informasi ISPU dari titik pemantauan Pinang Baris dan Jalan AH Nasution. Masyarakat disarankan memeriksa pembaruan resmi dari instansi terkait sebelum menentukan aktivitas di luar rumah.
Langkah yang dapat dilakukan masyarakat
Kurangi kegiatan luar ruangan ketika udara tampak pekat atau jarak pandang menurun.
Jika harus keluar, gunakan masker yang sesuai dan batasi waktu di luar.
Perhatikan anak-anak, lansia, serta orang yang memiliki asma atau gangguan pernapasan.
Tim lapangan dan pekerja luar ruangan sebaiknya mengikuti prosedur keselamatan serta arahan instansi terkait.
Catatan redaksi: Angka AQI, ISPU, suhu, kelembapan, arah angin, dan prakiraan cuaca pada poster merupakan informasi yang perlu diverifikasi kembali melalui sumber resmi sebelum diterbitkan sebagai data terkini.
Saran untuk Mengurangi Paparan Asap
1
Pertimbangkan waktu beraktivitas
Tunda kegiatan luar ruang jika kondisi udara buruk dan pantau informasi cuaca terbaru.
2
Gunakan masker yang sesuai
Jika perlu berada di luar ruangan, gunakan respirator seperti N95/KN95 yang terpasang rapat.
3
Lindungi kelompok rentan
Batasi paparan asap bagi anak-anak, lansia, dan orang dengan gangguan pernapasan.
4
Perhatikan keselamatan kerja
Koordinator lapangan perlu mengingatkan pekerja tentang perlindungan pernapasan dan jeda kerja.
Semoga hujan membantu mengurangi asap. Tetap waspada dan jaga kesehatan!