TERCEMAR! PABRIK PT SOCFINDO MEMBUANG LIMBAH KE SUNGAI MAMBU PERBATASAN RAWA SARI AEK KUASAN
Sebarkan artikel ini
Inewsrakyat.com (ASAHAN) Warga desa rawa sari aek kuasan asahan panen ikan sekaligus merasa resah, di karenakan sungai mambu perbatasan desa rawa sari dan alang bonbon di duga tercemar limbah pada hari jumat (23 Januari 2023)
Sekitar jam 13’00 wib yg berasal dari pabrik PT SOCFINDO aek loba aek kuasan asahan. Tim media Inewsrakyat asahan menerima pengaduan beberapa warga desa rawa sari Aek kuasan asahan, bg banyak ikan di sungai yg mabuk dan mati.
Tim Inewsrakyat langsung turun kelapangan dan menemui beberapa warga dan mempertanyakan kenapa pak banyak ikan yg mabuk dan mati di sungai dan warga inisial R dan A menjelaskan memang benar bg banyak ikan yang mabuk dan mati di sungai kalau pabrik PT SOCFINDO beralamat di Aek loba aek kuasan asahan membuang limbah dan mengalir ke sungai ini.
Kami sebagai warga merasa resah dan kecewa atas kejadian ini karena limbah pabrik sangat membahayakan kesehatan dan ekosistem hewan air karena sungai termasuk dekat dengan pemukiman warga kami pun sebagai warga jadi susah mencari ikan di sungai karena sudah banyak yang mati.
Dan tim INewsrakyat asahan konfirmasi kepada pihak perusahaan PT SOCFINDO melalui via WhatsApp (wa) kepada asisten setempat inisial G dan isi whatsapp mempertanyakan pengaduan warga (tim)
” pak ini ada pengaduan warga warga desa rawa sari aek kuasan asahan, banyak ikan yg mabuk di sungai di duga karena limbah pabrik PT SOCFINDO.
lalu asisten menjawab (wa) ok bg Terima kasih infonya nanti kami evaluasi sudah ambil sampel airnya nanti mau di analisa airnya bg” .
Dari keterangan kedua belah pihak patut di duga sudah ada pencemaran lingkungan oleh pihak pabrik PT SOCFINDO dan warga berharap kepada pihak yang terkait agar di tindak tegas dan di beri sanksi kepada managemen perusahaan yang di duga membuang limbah ke sungai perbatasan desa rawa sari yg di belakang pemukiman warga. (Agus R/INR)
Poster himbauan kualitas udara dan antisipasi kabut asap — iNewsRakyat.com.
Himbauan Lingkungan
Himbauan Kabut Asap: Warga Medan Diminta Kurangi Aktivitas di Luar Ruangan
Kamis, 15 Oktober 2026 · Redaksi iNewsRakyat.com
Warga diimbau memperhatikan kondisi udara, mengurangi aktivitas di luar ruangan saat kabut asap pekat, dan menggunakan masker yang sesuai apabila harus keluar rumah.
Informasi pada poster pembaruan pagi ini menyebutkan kondisi Kota Medan berkabut asap. Data yang tercantum dalam poster menunjukkan AQI 175 dengan kategori “Tidak Sehat”, serta PM2.5 sebagai polutan utama. Angka dan kondisi kualitas udara dapat berubah dari waktu ke waktu.
Poster tersebut juga memuat informasi ISPU dari titik pemantauan Pinang Baris dan Jalan AH Nasution. Masyarakat disarankan memeriksa pembaruan resmi dari instansi terkait sebelum menentukan aktivitas di luar rumah.
Langkah yang dapat dilakukan masyarakat
Kurangi kegiatan luar ruangan ketika udara tampak pekat atau jarak pandang menurun.
Jika harus keluar, gunakan masker yang sesuai dan batasi waktu di luar.
Perhatikan anak-anak, lansia, serta orang yang memiliki asma atau gangguan pernapasan.
Tim lapangan dan pekerja luar ruangan sebaiknya mengikuti prosedur keselamatan serta arahan instansi terkait.
Catatan redaksi: Angka AQI, ISPU, suhu, kelembapan, arah angin, dan prakiraan cuaca pada poster merupakan informasi yang perlu diverifikasi kembali melalui sumber resmi sebelum diterbitkan sebagai data terkini.
Saran untuk Mengurangi Paparan Asap
1
Pertimbangkan waktu beraktivitas
Tunda kegiatan luar ruang jika kondisi udara buruk dan pantau informasi cuaca terbaru.
2
Gunakan masker yang sesuai
Jika perlu berada di luar ruangan, gunakan respirator seperti N95/KN95 yang terpasang rapat.
3
Lindungi kelompok rentan
Batasi paparan asap bagi anak-anak, lansia, dan orang dengan gangguan pernapasan.
4
Perhatikan keselamatan kerja
Koordinator lapangan perlu mengingatkan pekerja tentang perlindungan pernapasan dan jeda kerja.
Semoga hujan membantu mengurangi asap. Tetap waspada dan jaga kesehatan!