Sorang Wanita Memaki Oknum Wartawan Dengan Menggunakan WhatsAppnya
Sebarkan artikel ini
inewsrakyat.com (Asahan) Demi Melindungi kerjaan suaminya seorang wanita yang bernama Tika istri dari Nengolan salah seorang korlap meja judi tembak ikan atau yang di sebut Gem Zon.
Tika melontar kan kata-kata makian melalui Chet WhatsApp miliknya, kata-kata tersebut tidak pantas di ucapkan kepada oknum wartawan.
Saat dicomfirmasi Oknum Wartawan ini menjelaskan bahwa Tika memaki saya dengan ucapan kasar dengan chet WhatsAppnya kepada saya.
“Demi melindungi pekerjaan suaminya sebagai korlap atau pengawas Gem Zon (meja judi tembak ikan) yang berada di wilayah simpang empat, Tika mengatakan bahwasanya (LSM Bujang),” ucap oknum wartawan yang tidak mau disebutkan namanya. Selasa 20/06/2023.
“Saya berharap kepada seluruh kawan-kawan media Se Kabupaten Asahan untuk bertindak dan turun langsung, apa lagi ini usah mencoreng nama lembaga yaitu LSM,” pintanya.
Ketua FKUB Asahan H. Humaidy Syamsuri Pane, mengatakan bahwa seorang wanita yang bernama Tika sudah kelewat batas, apa lagi beliau melontarkan kata-kata makian seperti itu
“Siapapun dia dan apapun profesinya atau pekerjaannya anda tidak berhak memakai orang, itu namanya sudah merendahkan harga diri yang anda maki,” ujar Ketua FKUB Asahan.
“Saya meminta kepada pihak penegak hukum bapak Kapolres Asahan AKBP Rocky H Marpaung SH, SIK, MH, melalui Kapolsek simpang empat AKP Cahyadi SH, untuk menindak lanjuti perkara ini, agar kedepannya tidak ada lagi ucap seperti itu, apa lagi melayaskan seseorang demi melindungi pekerja suaminya,” pinta H. Humaidy Syamsuri Pane.
“Jangan karena suami bekerja sebagai korlap atau pengawas judi Gem Zon, anda bisa semena-mena melakukan itu, dan sesuka hati anda memaki orang,” pungkasnya (DN/INR)
Poster himbauan kualitas udara dan antisipasi kabut asap — iNewsRakyat.com.
Himbauan Lingkungan
Himbauan Kabut Asap: Warga Medan Diminta Kurangi Aktivitas di Luar Ruangan
Kamis, 15 Oktober 2026 · Redaksi iNewsRakyat.com
Warga diimbau memperhatikan kondisi udara, mengurangi aktivitas di luar ruangan saat kabut asap pekat, dan menggunakan masker yang sesuai apabila harus keluar rumah.
Informasi pada poster pembaruan pagi ini menyebutkan kondisi Kota Medan berkabut asap. Data yang tercantum dalam poster menunjukkan AQI 175 dengan kategori “Tidak Sehat”, serta PM2.5 sebagai polutan utama. Angka dan kondisi kualitas udara dapat berubah dari waktu ke waktu.
Poster tersebut juga memuat informasi ISPU dari titik pemantauan Pinang Baris dan Jalan AH Nasution. Masyarakat disarankan memeriksa pembaruan resmi dari instansi terkait sebelum menentukan aktivitas di luar rumah.
Langkah yang dapat dilakukan masyarakat
Kurangi kegiatan luar ruangan ketika udara tampak pekat atau jarak pandang menurun.
Jika harus keluar, gunakan masker yang sesuai dan batasi waktu di luar.
Perhatikan anak-anak, lansia, serta orang yang memiliki asma atau gangguan pernapasan.
Tim lapangan dan pekerja luar ruangan sebaiknya mengikuti prosedur keselamatan serta arahan instansi terkait.
Catatan redaksi: Angka AQI, ISPU, suhu, kelembapan, arah angin, dan prakiraan cuaca pada poster merupakan informasi yang perlu diverifikasi kembali melalui sumber resmi sebelum diterbitkan sebagai data terkini.
Saran untuk Mengurangi Paparan Asap
1
Pertimbangkan waktu beraktivitas
Tunda kegiatan luar ruang jika kondisi udara buruk dan pantau informasi cuaca terbaru.
2
Gunakan masker yang sesuai
Jika perlu berada di luar ruangan, gunakan respirator seperti N95/KN95 yang terpasang rapat.
3
Lindungi kelompok rentan
Batasi paparan asap bagi anak-anak, lansia, dan orang dengan gangguan pernapasan.
4
Perhatikan keselamatan kerja
Koordinator lapangan perlu mengingatkan pekerja tentang perlindungan pernapasan dan jeda kerja.
Semoga hujan membantu mengurangi asap. Tetap waspada dan jaga kesehatan!