Dahsyatnya Daun Sirih Ampuh Atasi Luka Diabetes Melitus
Sebarkan artikel ini
inewsrakyat.com (Karo) Sebagai seorang istri tentu panik ketika suami saya Irwan Perangin-angin, usia 57 tahun pada malam hari pulang ke rumah dengan keadaan kaki melepuh akibat kebiasaan beliau berdiang di kedai Bapa Putri dan suami saya ini mengidap penyakit gula ataupun Diabetes Melitus.
Dan dalam keadaan menenangkan diri saya br Ginting teringat akan 2 orang anak yang sedang kuliah, seorang sedang menyusun skripsi dan si bungsu perempuan lagi semester 6.
Kalau suami saya yang pekerjaannya supir angkot ,tentu bertumpu pada kaki untuk dapat bekerja. Bagaimana nanti seterusnya biaya makan, apalagi Covid-19 begini, juga biaya perkuliahan anak?
Lantas sambil panik “berjalan sana-sini’,saya teringat di depan rumah ada ditanam sirih dan kunyit.
Diambil sirih dibersihkan sebanyak 10 lembar dan kunyit juga dibersihkan dari tanah yang melekat,kemudian ditumbuk menjadi halus sekali dan didempolkan kepada luka yang melepuh,dibalut dengan daun sirih dan diperban dengan kain kasa.
Berikutnya sudah dapat tidur nyenyak dan tidak lagi merasa panas dibagian luka bakar tersebut. Pengalaman saya ini berlanjut ya.. bagaimana berikutnya..kita tunggu..karena untuk menjaga kesehatan suami yang sudah menderita diabetes selama kisaran 7 tahun,perlu perhatian perawatan khusus baik pola makan,pola pikir dan pemakaian obat-obatan dan obat tradisional yang ada disekitar kita yang mudah di dapat.(Mitha)
Poster himbauan kualitas udara dan antisipasi kabut asap — iNewsRakyat.com.
Himbauan Lingkungan
Himbauan Kabut Asap: Warga Medan Diminta Kurangi Aktivitas di Luar Ruangan
Kamis, 15 Oktober 2026 · Redaksi iNewsRakyat.com
Warga diimbau memperhatikan kondisi udara, mengurangi aktivitas di luar ruangan saat kabut asap pekat, dan menggunakan masker yang sesuai apabila harus keluar rumah.
Informasi pada poster pembaruan pagi ini menyebutkan kondisi Kota Medan berkabut asap. Data yang tercantum dalam poster menunjukkan AQI 175 dengan kategori “Tidak Sehat”, serta PM2.5 sebagai polutan utama. Angka dan kondisi kualitas udara dapat berubah dari waktu ke waktu.
Poster tersebut juga memuat informasi ISPU dari titik pemantauan Pinang Baris dan Jalan AH Nasution. Masyarakat disarankan memeriksa pembaruan resmi dari instansi terkait sebelum menentukan aktivitas di luar rumah.
Langkah yang dapat dilakukan masyarakat
Kurangi kegiatan luar ruangan ketika udara tampak pekat atau jarak pandang menurun.
Jika harus keluar, gunakan masker yang sesuai dan batasi waktu di luar.
Perhatikan anak-anak, lansia, serta orang yang memiliki asma atau gangguan pernapasan.
Tim lapangan dan pekerja luar ruangan sebaiknya mengikuti prosedur keselamatan serta arahan instansi terkait.
Catatan redaksi: Angka AQI, ISPU, suhu, kelembapan, arah angin, dan prakiraan cuaca pada poster merupakan informasi yang perlu diverifikasi kembali melalui sumber resmi sebelum diterbitkan sebagai data terkini.
Saran untuk Mengurangi Paparan Asap
1
Pertimbangkan waktu beraktivitas
Tunda kegiatan luar ruang jika kondisi udara buruk dan pantau informasi cuaca terbaru.
2
Gunakan masker yang sesuai
Jika perlu berada di luar ruangan, gunakan respirator seperti N95/KN95 yang terpasang rapat.
3
Lindungi kelompok rentan
Batasi paparan asap bagi anak-anak, lansia, dan orang dengan gangguan pernapasan.
4
Perhatikan keselamatan kerja
Koordinator lapangan perlu mengingatkan pekerja tentang perlindungan pernapasan dan jeda kerja.
Semoga hujan membantu mengurangi asap. Tetap waspada dan jaga kesehatan!