Bupati Labura Laksanakan Bung Desa ke-13 di Desa Kuala Beringin
Sebarkan artikel ini
Inewsrakyat com Bupati Labuhanbatu Utara, Hendriyanto Sitorus, SE, MM, dan Wakil Bupati Labuhanbatu Utara H.Samsul Tanjung, ST.MH. beserta rombongan melaksanakan kegiatan Bung Desa (Bupati Ngantor di Desa) tahap ke 13 di Desa Kuala Beringin, Kecamatan Kualuh Hulu Jum’at (18/8).
Kegiatan Bung Desa ini dimulai dari Safari Subuh, dimana Bupati, Wakil Bupati beserta rombongan melaksanakan sholat Subuh berjamaah, kemudian melaksanakan rapat dengan Perangkat Desa dan BPD, Bupati dan Wakil Bupati berkantor, pelaksanaan kegiatan Bung Desa, hingga sholat Jum’at. Setelah itu, Bupati dan Wakil Bupati turun ke lapangan untuk berinteraksi langsung dengan masyarakat.
Bupati Hendriyanto menyampaikan, Bung Desa merupakan sebuah kegiatan dimana Bupati beserta Wakil Bupati bersama rombongan OPD berkunjung ke desa-desa untuk mempermudah masyarakat dalam mengurus segala kegiatan administrasi, seperti pembuatan KTP, izin pelaku usaha, cek kesehatan, dan lain-lain.
“Walau jarak tempuh dari Desa Kuala Beringin ke Pusat Kota Aek Kanopan tidak terlalu jauh, namun di harapkan Bung Desa ini bisa lebih mempermudah dan menuntaskan masalah administrasi,” sebut Bupati.
Kegiatan Bung Desa kali ini merupakan yang ke -13 kalinya dilaksanakan. Berbeda dengan sebelumnya, kegiatan Bung di Desa Kuala Beringin ini, pemerintah menghadirkan Samsat.
“Hal ini agar masyarakat dapat dengan mudah membayar pajak kendaraan, demi membantu penghasilan pendapatan daerah (PAD),” Cetusnya.
Dikesempatan itu, Bupati dan Wakil Bupati mengukuhkan beberapa bapak asuh anak stunting, yaitu Pimpinan Cabang Bank Sumut, Ketua Baznas Labura, Pimpinan PT Socfindo Aek Pamienke, pimpinan PKS PT KMS, kepala sekolah SMAS Kesuma Bangsa Londut, dan KaKan Kemenag.
Kegiatan ini pun disambut hangat oleh Kepala Desa Kuala Beringin, Syamsir Tampubolon, begitu juga dengan masyarakat Desa Kuala Beringin yang memanfaatkan stand-stand oleh jajaran OPD, seperti pembuatan E-KTP, Pengurusan surat ijin usaha, pembayaran Pajak kendaraan, pengobatan gratis penyakit dalam, dan ada juga beberapa masyarakat yang menerima bantuan seperti bibit sayuran, alat olahraga, dan alat bantu berjalan bagi masyarakat penderita disabilitas.(Amsar tanjung/INR)
Poster himbauan kualitas udara dan antisipasi kabut asap — iNewsRakyat.com.
Himbauan Lingkungan
Himbauan Kabut Asap: Warga Medan Diminta Kurangi Aktivitas di Luar Ruangan
Kamis, 15 Oktober 2026 · Redaksi iNewsRakyat.com
Warga diimbau memperhatikan kondisi udara, mengurangi aktivitas di luar ruangan saat kabut asap pekat, dan menggunakan masker yang sesuai apabila harus keluar rumah.
Informasi pada poster pembaruan pagi ini menyebutkan kondisi Kota Medan berkabut asap. Data yang tercantum dalam poster menunjukkan AQI 175 dengan kategori “Tidak Sehat”, serta PM2.5 sebagai polutan utama. Angka dan kondisi kualitas udara dapat berubah dari waktu ke waktu.
Poster tersebut juga memuat informasi ISPU dari titik pemantauan Pinang Baris dan Jalan AH Nasution. Masyarakat disarankan memeriksa pembaruan resmi dari instansi terkait sebelum menentukan aktivitas di luar rumah.
Langkah yang dapat dilakukan masyarakat
Kurangi kegiatan luar ruangan ketika udara tampak pekat atau jarak pandang menurun.
Jika harus keluar, gunakan masker yang sesuai dan batasi waktu di luar.
Perhatikan anak-anak, lansia, serta orang yang memiliki asma atau gangguan pernapasan.
Tim lapangan dan pekerja luar ruangan sebaiknya mengikuti prosedur keselamatan serta arahan instansi terkait.
Catatan redaksi: Angka AQI, ISPU, suhu, kelembapan, arah angin, dan prakiraan cuaca pada poster merupakan informasi yang perlu diverifikasi kembali melalui sumber resmi sebelum diterbitkan sebagai data terkini.
Saran untuk Mengurangi Paparan Asap
1
Pertimbangkan waktu beraktivitas
Tunda kegiatan luar ruang jika kondisi udara buruk dan pantau informasi cuaca terbaru.
2
Gunakan masker yang sesuai
Jika perlu berada di luar ruangan, gunakan respirator seperti N95/KN95 yang terpasang rapat.
3
Lindungi kelompok rentan
Batasi paparan asap bagi anak-anak, lansia, dan orang dengan gangguan pernapasan.
4
Perhatikan keselamatan kerja
Koordinator lapangan perlu mengingatkan pekerja tentang perlindungan pernapasan dan jeda kerja.
Semoga hujan membantu mengurangi asap. Tetap waspada dan jaga kesehatan!