Kapolres Asahan Beri Bantuan Makanan Tambahan ke Anak Penderita Stunting
Sebarkan artikel ini
Inewsrakyat.com (Asahan) Kapolres Asahan AKBP Rocky H Marpaung, S.H., S.I.K., M.H bersama Kadis P2KBP3A (Pengendalian penduduk, keluarga berencana pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak) Edi Sukmana S.H, M.Si mengunjungi rumah almarhum Nurhati Jalan Bakti, Gang Pembangunan, Kelurahan Teladan, yang memiliki anak bernama Rayen, berusia 2 tahun 5 bulan, dengan berat 8,9 kg. Sekarang ini Rayen diasuh oleh kakak dari almarhum Nurhayati. Anak tersebut mengalami gangguan pertumbuhan dan perkembangan akibat stunting.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Asahan menyerahkan bantuan makanan tambahan gizi berupa susu Dancow 1 kotak, beras 10kg, telur 1 papan, kacang hijau 1kg, gula merah 1kg, telur puyuh 1kg, serta beberapa jenis sembako lainnya. Pemberian sembako dilakukan setiap bulan selama 6 bulan, dengan total Rp 450.000,-.
Kapolres Asahan mengatakan bahwa, adapun anak yang mengalami stunting di Jalan Bakti, Gang Pembangunan adalah Rayen, berusia 2 tahun 5 bulan, dengan berat 8,9 kg.
“Semoga bantuan yang diberikan ini dapat bermanfaat bagi tiga anak yang mengalami stunting. Bantuan ini diharapkan dapat mengentaskan persoalan penyakit stunting,” pinta Kapolres Asahan Selasa 17/10/2023. (DN/INR)
Poster himbauan kualitas udara dan antisipasi kabut asap — iNewsRakyat.com.
Himbauan Lingkungan
Himbauan Kabut Asap: Warga Medan Diminta Kurangi Aktivitas di Luar Ruangan
Kamis, 15 Oktober 2026 · Redaksi iNewsRakyat.com
Warga diimbau memperhatikan kondisi udara, mengurangi aktivitas di luar ruangan saat kabut asap pekat, dan menggunakan masker yang sesuai apabila harus keluar rumah.
Informasi pada poster pembaruan pagi ini menyebutkan kondisi Kota Medan berkabut asap. Data yang tercantum dalam poster menunjukkan AQI 175 dengan kategori “Tidak Sehat”, serta PM2.5 sebagai polutan utama. Angka dan kondisi kualitas udara dapat berubah dari waktu ke waktu.
Poster tersebut juga memuat informasi ISPU dari titik pemantauan Pinang Baris dan Jalan AH Nasution. Masyarakat disarankan memeriksa pembaruan resmi dari instansi terkait sebelum menentukan aktivitas di luar rumah.
Langkah yang dapat dilakukan masyarakat
Kurangi kegiatan luar ruangan ketika udara tampak pekat atau jarak pandang menurun.
Jika harus keluar, gunakan masker yang sesuai dan batasi waktu di luar.
Perhatikan anak-anak, lansia, serta orang yang memiliki asma atau gangguan pernapasan.
Tim lapangan dan pekerja luar ruangan sebaiknya mengikuti prosedur keselamatan serta arahan instansi terkait.
Catatan redaksi: Angka AQI, ISPU, suhu, kelembapan, arah angin, dan prakiraan cuaca pada poster merupakan informasi yang perlu diverifikasi kembali melalui sumber resmi sebelum diterbitkan sebagai data terkini.
Saran untuk Mengurangi Paparan Asap
1
Pertimbangkan waktu beraktivitas
Tunda kegiatan luar ruang jika kondisi udara buruk dan pantau informasi cuaca terbaru.
2
Gunakan masker yang sesuai
Jika perlu berada di luar ruangan, gunakan respirator seperti N95/KN95 yang terpasang rapat.
3
Lindungi kelompok rentan
Batasi paparan asap bagi anak-anak, lansia, dan orang dengan gangguan pernapasan.
4
Perhatikan keselamatan kerja
Koordinator lapangan perlu mengingatkan pekerja tentang perlindungan pernapasan dan jeda kerja.
Semoga hujan membantu mengurangi asap. Tetap waspada dan jaga kesehatan!