Example 728x250
Example floating
Example floating
News Karo

BAZNAS Kabupaten Karo Kukuhkan Madrasah Aman Tanggap Bencana (MANTAB) Siswa MIS Ad-Dakwah Dibekali Kesiapsiagaan Hadapi Bencana

27
×

BAZNAS Kabupaten Karo Kukuhkan Madrasah Aman Tanggap Bencana (MANTAB) Siswa MIS Ad-Dakwah Dibekali Kesiapsiagaan Hadapi Bencana

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

KABANJAHE, iNewsRakyat.com – BAZNAS Kabupaten Karo secara resmi mengukuhkan program Madrasah Aman Tanggap Bencana (MANTAB) di MIS Ad-Dakwah Kabanjahe, Kamis (16/7/2026). Program ini menjadi langkah nyata dalam membangun budaya sadar bencana sejak dini di lingkungan sekolah, khususnya di Kabupaten Karo yang dikenal sebagai wilayah rawan bencana.

Kegiatan tersebut mendapat sambutan hangat dari BAZNAS Kabupaten Karo. Dalam keterangannya, BAZNAS menyampaikan bahwa Kabupaten Karo memiliki sejarah panjang bencana alam, mulai dari erupsi Gunung Sinabung, tanah longsor, hingga gempa bumi. Karena itu, pendidikan kebencanaan bagi para pelajar dinilai sangat penting agar generasi muda memiliki pengetahuan, keterampilan, dan kesiapsiagaan dalam menghadapi situasi darurat.

BAZNAS Kabupaten Karo juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada BAZNAS RI yang telah memberikan dukungan, baik moril maupun materil, sehingga program MANTAB untuk pertama kalinya dapat terlaksana dengan baik di Kabupaten Karo.

Selain itu, penghargaan juga diberikan kepada Yayasan dan pihak MIS Ad-Dakwah Kabanjahe yang telah memfasilitasi seluruh rangkaian kegiatan, serta kepada seluruh pihak yang ikut berkontribusi menyukseskan pelaksanaan program tersebut.

Di kesempatan yang sama, Ustadz Muhamad Sallim menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya.

“Saya sangat berterima kasih kepada BAZNAS Kabupaten Karo dan BAZNAS RI yang telah memfasilitasi terwujudnya kegiatan MANTAB (Madrasah Aman Tanggap Bencana). Terima kasih juga kepada MIS Ad-Dakwah Islamic School yang telah berkolaborasi dengan BTB BAZNAS Karo sehingga anak-anak didik mendapatkan ilmu yang sangat berharga tentang kebencanaan,” ujarnya.

Kegiatan ini turut dihadiri Kepala Sekolah MIS Ad-Dakwah, Ketua BAZNAS Kabupaten Karo Ustadz Amin Gia Bangun, A.Md., Kopral Jono Brahmana, S.Sos., Ustadz Muhamad Sallim, para Relawan BAZNAS Kabupaten Karo,  dan turut hadir Rulianto, S.Pd. selaku Ketua Umum Forum Fasilitator Ketangguhan Bencana (F2KB) Prov. Sumatera Utara serta Beliau juga Narasumber dalam kegiatan ( Mantab)  dan juga para guru MIS Ad-Dakwah yang ikut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.

Rangkaian program MANTAB akan dilanjutkan pada Jumat, 17 Juli 2026, dengan pelaksanaan simulasi tanggap bencana di lingkungan MIS Ad-Dakwah Kabanjahe. Melalui simulasi ini, para siswa akan mempraktikkan langsung langkah-langkah penyelamatan diri saat terjadi bencana, sehingga ilmu yang diperoleh tidak hanya dipahami secara teori, tetapi juga diterapkan dalam praktik.

Program MANTAB diharapkan menjadi awal lahirnya madrasah-madrasah yang tangguh terhadap bencana serta mampu menciptakan generasi yang sigap, peduli, dan siap melindungi diri maupun sesama ketika menghadapi situasi darurat. *** ZULiNews

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Example 728x250
Example 728x250