Penyuluh Pertanian Swadaya (PPS) Humbang Hasundutan Harus Mampu Mengeksistensikan Diri Di Pemerintahan
Sebarkan artikel ini
Inewsrakyat.com (Humbahas) Penyuluh Pertanian Swadaya (PPS) menurut dari Kementerian Pertanian merupakan petani yang berhasil dan mau melakukan penyuluhan kepada petani lain bersinergi dengan penyuluh pegawai negeri sipil. Sebagai bukti legal keberadaan PPS telah terseleksi dan terdaftar oleh Dinas Pertanian setempat.
Acara ini diadakan di Kantor Desa Lumban Purba 18/01, tujuan diadakannya kegiatan ini untuk mengetahui keunggulan dan kendala dari PPS yang bertugas di lapangan sekaligus mengingatkan kembali kepada PPS untuk tertib sesuai kesepakatan dalam mengumpulkan laporan kegiatan.Tupoksi PPS yaitu:
1) Menyusun rencana kegiatan penyuluhan pertanian.
2)Melaksanakan Penyuluhan.
3) Melakukan koordinasi dengan penyuluh pertanian PNS, PP P3K, pelaku utama, dan swasta.
4) Melakukan pertemuan dengan petani.
5) Menumbuhkan kelembagaan dan kemitraan.
6) Menumbuhkan jiwa kepemimpinan dan kewirausahaan.
7) Menyampaikan informasi dan percontohan.
8) Menyusun laporan.
Penyampaian materi selanjutnya di sampaikan dirangkap oleh Ibu ir. lisda purba selaku penyuluh pertanian tingkat kecamatan (kecamatan dolok sanggul, desa lumban purba, kabupaten Hubang Hasundutan. Ke semuanya dilaksanakan secara terbatas membawakan materi metode penyuluhan dan motivasi usaha tani. Upaya meningkatkan eksistensi PPS di pemerintahan tingkat desa. (Pardomuan S/INR)
Poster himbauan kualitas udara dan antisipasi kabut asap — iNewsRakyat.com.
Himbauan Lingkungan
Himbauan Kabut Asap: Warga Medan Diminta Kurangi Aktivitas di Luar Ruangan
Kamis, 15 Oktober 2026 · Redaksi iNewsRakyat.com
Warga diimbau memperhatikan kondisi udara, mengurangi aktivitas di luar ruangan saat kabut asap pekat, dan menggunakan masker yang sesuai apabila harus keluar rumah.
Informasi pada poster pembaruan pagi ini menyebutkan kondisi Kota Medan berkabut asap. Data yang tercantum dalam poster menunjukkan AQI 175 dengan kategori “Tidak Sehat”, serta PM2.5 sebagai polutan utama. Angka dan kondisi kualitas udara dapat berubah dari waktu ke waktu.
Poster tersebut juga memuat informasi ISPU dari titik pemantauan Pinang Baris dan Jalan AH Nasution. Masyarakat disarankan memeriksa pembaruan resmi dari instansi terkait sebelum menentukan aktivitas di luar rumah.
Langkah yang dapat dilakukan masyarakat
Kurangi kegiatan luar ruangan ketika udara tampak pekat atau jarak pandang menurun.
Jika harus keluar, gunakan masker yang sesuai dan batasi waktu di luar.
Perhatikan anak-anak, lansia, serta orang yang memiliki asma atau gangguan pernapasan.
Tim lapangan dan pekerja luar ruangan sebaiknya mengikuti prosedur keselamatan serta arahan instansi terkait.
Catatan redaksi: Angka AQI, ISPU, suhu, kelembapan, arah angin, dan prakiraan cuaca pada poster merupakan informasi yang perlu diverifikasi kembali melalui sumber resmi sebelum diterbitkan sebagai data terkini.
Saran untuk Mengurangi Paparan Asap
1
Pertimbangkan waktu beraktivitas
Tunda kegiatan luar ruang jika kondisi udara buruk dan pantau informasi cuaca terbaru.
2
Gunakan masker yang sesuai
Jika perlu berada di luar ruangan, gunakan respirator seperti N95/KN95 yang terpasang rapat.
3
Lindungi kelompok rentan
Batasi paparan asap bagi anak-anak, lansia, dan orang dengan gangguan pernapasan.
4
Perhatikan keselamatan kerja
Koordinator lapangan perlu mengingatkan pekerja tentang perlindungan pernapasan dan jeda kerja.
Semoga hujan membantu mengurangi asap. Tetap waspada dan jaga kesehatan!