Bupati Karo Dukung Simposium Sejarah Bertema Hubungan Kerajaan Aru dan Peradaban Karo
Sebarkan artikel ini
Berita Tanah Karo -Inewsrakyat. com
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karo menegaskan komitmennya dalam pembangunan berbasis budaya melalui kehadiran langsung Bupati Karo, Brigjen. Pol. (Purn.) DR dr. Antonius Ginting, Sp.OG., M.Kes., dalam Simposium Sejarah bertema “Hubungan Kerajaan Aru dan Peradaban Karo” yang diselenggarakan oleh Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sumatera Utara (FIB USU) di Medan.
Kegiatan yang berlangsung di Gedung T. Amin Ridwan, FIB USU, ini dihadiri berbagai tokoh penting, termasuk Wakil Rektor III USU, Ketua Umum Karo Foundation Mayjen TNI (Purn.) Musa Bangun, Ketua Dewan Pembina Karo Foundation Batara Brahmana, serta Dekan FIB USU Prof. Dr. Dra. T. Thyrhaya Zein, M.A.
Dalam sambutannya, Bupati Karo menyampaikan bahwa penggalian nilai-nilai sejarah dari Kerajaan Aru atau Haru menjadi bagian penting dari strategi Pemkab Karo dalam membangun identitas kultural yang kokoh dan inklusif di tengah perkembangan zaman. Pemerintah Kabupaten Karo, lanjutnya, saat ini tengah fokus mewujudkan visi “The Paradise of Karo Highland” dengan menjadikan budaya sebagai salah satu fondasi utama.
“Simposium ini sejalan dengan arah kebijakan pembangunan Kabupaten Karo yang mengedepankan budaya sebagai fondasi utama. Kami tengah mengusung visi The Paradise of Karo Highland, dan budaya adalah napas dari kepariwisataan serta daya saing daerah kita,” ujar Bupati Karo.
Pemerintah Kabupaten Karo memandang penting kerja sama lintas sektor dalam pelestarian sejarah dan budaya, termasuk kemitraan strategis antara akademisi, tokoh masyarakat, dan Pemerintah. Simposium ini menjadi momentum memperkuat sinergi tersebut demi pelestarian dan pengembangan peradaban Karo yang berakar kuat pada sejarah.
Ketua Umum Karo Foundation, Mayjen TNI (Purn.) Musa Bangun, turut menekankan bahwa inisiatif ini merupakan bagian dari kontribusi masyarakat adat Karo dalam pembangunan daerah, khususnya dalam bidang Budaya dan Pendidikan.
“Karo Foundation hadir sebagai kekuatan sosial masyarakat Karo. Program ini kami gagas bersama akademisi USU, dan kami ingin ke depan ada kerja sama konkret, termasuk dalam pengembangan talenta budaya, sejarah, dan seni tradisional,” kata Musa Bangun.
Ia juga membuka peluang adanya kerja sama kelembagaan antara Karo Foundation dan FIB USU melalui nota kesepahaman (MoU) untuk mengembangkan riset dan pelatihan berbasis budaya lokal.
Dengan pendekatan kolaboratif antara Pemkab Karo, dunia akademik, dan masyarakat adat, simposium ini diharapkan menjadi tonggak awal dalam membangun ekosistem kebudayaan yang berkelanjutan dan mampu memperkuat posisi Kabupaten Karo sebagai salah satu pusat peradaban budaya di Sumatera Utara.
Poster himbauan kualitas udara dan antisipasi kabut asap — iNewsRakyat.com.
Himbauan Lingkungan
Himbauan Kabut Asap: Warga Medan Diminta Kurangi Aktivitas di Luar Ruangan
Kamis, 15 Oktober 2026 · Redaksi iNewsRakyat.com
Warga diimbau memperhatikan kondisi udara, mengurangi aktivitas di luar ruangan saat kabut asap pekat, dan menggunakan masker yang sesuai apabila harus keluar rumah.
Informasi pada poster pembaruan pagi ini menyebutkan kondisi Kota Medan berkabut asap. Data yang tercantum dalam poster menunjukkan AQI 175 dengan kategori “Tidak Sehat”, serta PM2.5 sebagai polutan utama. Angka dan kondisi kualitas udara dapat berubah dari waktu ke waktu.
Poster tersebut juga memuat informasi ISPU dari titik pemantauan Pinang Baris dan Jalan AH Nasution. Masyarakat disarankan memeriksa pembaruan resmi dari instansi terkait sebelum menentukan aktivitas di luar rumah.
Langkah yang dapat dilakukan masyarakat
Kurangi kegiatan luar ruangan ketika udara tampak pekat atau jarak pandang menurun.
Jika harus keluar, gunakan masker yang sesuai dan batasi waktu di luar.
Perhatikan anak-anak, lansia, serta orang yang memiliki asma atau gangguan pernapasan.
Tim lapangan dan pekerja luar ruangan sebaiknya mengikuti prosedur keselamatan serta arahan instansi terkait.
Catatan redaksi: Angka AQI, ISPU, suhu, kelembapan, arah angin, dan prakiraan cuaca pada poster merupakan informasi yang perlu diverifikasi kembali melalui sumber resmi sebelum diterbitkan sebagai data terkini.
Saran untuk Mengurangi Paparan Asap
1
Pertimbangkan waktu beraktivitas
Tunda kegiatan luar ruang jika kondisi udara buruk dan pantau informasi cuaca terbaru.
2
Gunakan masker yang sesuai
Jika perlu berada di luar ruangan, gunakan respirator seperti N95/KN95 yang terpasang rapat.
3
Lindungi kelompok rentan
Batasi paparan asap bagi anak-anak, lansia, dan orang dengan gangguan pernapasan.
4
Perhatikan keselamatan kerja
Koordinator lapangan perlu mengingatkan pekerja tentang perlindungan pernapasan dan jeda kerja.
Semoga hujan membantu mengurangi asap. Tetap waspada dan jaga kesehatan!