Example 728x250
News Karo

Plh Kapus Dolat Rakyat Mendadak Diberhentikan, ini Jadi Misteri Di Masyarakat

37
×

Plh Kapus Dolat Rakyat Mendadak Diberhentikan, ini Jadi Misteri Di Masyarakat

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Berita Tanah Karo – inewsrakyat.com

Pemberhentian secara mendadak Plh (Pelaksana Harian) Kepala Puskesmas (Kapus) Dolat Rayat Kecamatan Dolat Rakyat Kabupaten Karo kian jadi misteri ditengah Masyarakat. Diduga, ada Oknum berpengaruh berupaya mengaburkan data dan melindungi Oknum Pelaku Korupsi Anggaran Puskesmas tersebut.

Diketahui tidak lebih dari 10 hari Pelaksana harian (Plh) Kepala Puskesmas (Kapus) Dolat Rayat, Dr.Rahmenda Sembiring diberhentikan secara mendadak, tanpa ada pemberitahuan apa pun dan dari siapa pun.

Ada dugaan kuat pemberhentian Plh. Kapus secara mendadak ditengarai akibat Bendahara dan KTU disuruh menyelesaikan laporan dan penggunaan Anggaran Puskesmas (Dana BOK, JKN dan Restribusi Umum).

Yang menjadi pertanyaan besar terhadap kelakukan oknum ASN yang bekerja dibawah naungan Dinas Kesehatan Karo tersebut bukannya laporan yang diselesaikan, namun sikap tidak patuh terhadap atasan jelas- jelas dipertontonkan oleh Oknum Bendahara dan KTU, yang disinyalir ada orang berpengaruh dibelakang semua pembangkangan itu.

Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Karo, Dr,Jasura Pinem, M,Kes., terkesan terburu- buru merekomendasikan pemberhentian Plh tanpa terlebih dahulu melakukan pertimbangan dengan menerima masukan dari pihak pihak terkait.

Disinyalir ada niat dan upaya mengaburkan data, serta berupaya menutupi kasus dugaan Korupsi Anggaran Puskesmas Dolat Rayat, T.A 2023, 2024 dan 2025 yang mulai mengeluarkan aroma kejanggalan.

Dimana fakta yang diperoleh dihari ke-2 (sebagai Plh saat sebelum diganti) dr. Rahmenda Br Sembiring melaksanakan tugasnya sebagai Plh Kapus Dolat Rayat, Jl.Letjen Jamin Ginting (Jl.Besar Berastagi – Medan) Desa Dolat Rayat, Kecamatan Dolat Rayat, Kabupaten Karo, Provinsi Sumatera Utara, ia mengajak semua Pegawai duduk satu meja diantaranya Kepala Tata Usaha (KTU), Pretti Ginting., Bendahara Penenerimaan Pembantu Rosianti Br Munthe dan Ahmad Gunawan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) sebagai Bendahara Dana BOK.

Tujuan dari dilakukannya Pertemuan tersebut untuk menyusun Planning (Perencanaan_red) kedepan mulai bulan September, dibutuhkan informasi pembukuan atau laporan dari Bendahara, KTU serta Pengelola bidang lainnya.

Dalam pertemuan itu Plh bertanya tentang Pembukuan dan atau laporan KTU dan Bendahara, alasan yang sama disampaikan oleh pengelola, berkas tinggal dirumah masing- masing.

Selanjutnya, Plh Kapus menyuruh KTU dan Bendahara agar segera menyelesaikan buku atau laporan penggunaan anggaran Puskesmas sampai bulan Agustus 2025. Dengan tujuan agar mulai menyusun rencana dari bulan September.

Sejak pertemuan itu mulai terlihat terjadinya pembangkangan terhadap atasan, dan dengan sengaja memperlambat lajunya perencanaan.

Usai pertemuan itu, esok harinya Ahmad Gunawan yang disebut sebut sebagai “Anak Main” nya mantan Kapus mulai menghilang, tidak masuk kantor. Di hari berikutnya, Ahmad Gunawan kembali berulah dan membuktikan pembangkangannya, kembali Absen tanpa alasan.

“Selama 10 hari saya bertugas sebagai Plh Kapus, hampir delapan hari Pak Ahmad Gunawan tidak masuk kantor, absen tanpa alasan, surat sakit tidak ada kami terima, “ujar mantan Plh Kapus kepada sejumlah wartawan baru- baru ini di Kabanjahe.

Kalau mengenai Pemberhentian saya sebagai Pelaksana harian Kepala Puskesmas, tambah Rahmenda lagi, itu sudah menjadi kewenangan atasan, “imbuhnya.

Terkait hal tersebut diatas plt Dinas Kesehatan Kabupaten Karo, dr. Jasura Pinem M,Kes, Selasa (23/09/2025) belum dapat dikonfirmasi hingga berita ini diterbitkan.

*Haris/INR

iNewsRakyat.com | Himbauan Kabut Asap
Poster himbauan kabut asap Medan, Kamis 15 Oktober 2026
Poster himbauan kualitas udara dan antisipasi kabut asap — iNewsRakyat.com.
Himbauan Lingkungan

Himbauan Kabut Asap: Warga Medan Diminta Kurangi Aktivitas di Luar Ruangan

Kamis, 15 Oktober 2026 · Redaksi iNewsRakyat.com

Warga diimbau memperhatikan kondisi udara, mengurangi aktivitas di luar ruangan saat kabut asap pekat, dan menggunakan masker yang sesuai apabila harus keluar rumah.

Informasi pada poster pembaruan pagi ini menyebutkan kondisi Kota Medan berkabut asap. Data yang tercantum dalam poster menunjukkan AQI 175 dengan kategori “Tidak Sehat”, serta PM2.5 sebagai polutan utama. Angka dan kondisi kualitas udara dapat berubah dari waktu ke waktu.

Poster tersebut juga memuat informasi ISPU dari titik pemantauan Pinang Baris dan Jalan AH Nasution. Masyarakat disarankan memeriksa pembaruan resmi dari instansi terkait sebelum menentukan aktivitas di luar rumah.

Langkah yang dapat dilakukan masyarakat

  • Kurangi kegiatan luar ruangan ketika udara tampak pekat atau jarak pandang menurun.
  • Jika harus keluar, gunakan masker yang sesuai dan batasi waktu di luar.
  • Perhatikan anak-anak, lansia, serta orang yang memiliki asma atau gangguan pernapasan.
  • Tim lapangan dan pekerja luar ruangan sebaiknya mengikuti prosedur keselamatan serta arahan instansi terkait.

Catatan redaksi: Angka AQI, ISPU, suhu, kelembapan, arah angin, dan prakiraan cuaca pada poster merupakan informasi yang perlu diverifikasi kembali melalui sumber resmi sebelum diterbitkan sebagai data terkini.

Saran untuk Mengurangi Paparan Asap

1

Pertimbangkan waktu beraktivitas

Tunda kegiatan luar ruang jika kondisi udara buruk dan pantau informasi cuaca terbaru.

2

Gunakan masker yang sesuai

Jika perlu berada di luar ruangan, gunakan respirator seperti N95/KN95 yang terpasang rapat.

3

Lindungi kelompok rentan

Batasi paparan asap bagi anak-anak, lansia, dan orang dengan gangguan pernapasan.

4

Perhatikan keselamatan kerja

Koordinator lapangan perlu mengingatkan pekerja tentang perlindungan pernapasan dan jeda kerja.

Semoga hujan membantu mengurangi asap. Tetap waspada dan jaga kesehatan!
iNewsRakyat.com · Berita Terpercaya, Untuk Rakyat
© 2026 iNewsRakyat.com. Konten informasi perlu diverifikasi sebelum dipublikasikan.
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page