Example 728x250
PEMERINTAH

KETUA HIPMA KUALUH LEIDONG : 14 TAHUN DITINGGALKAN ANGGARAN 104 M UNTUK INFRASTRUKTUR HILIR-LEIDONG SUDAH ADIL

92
×

KETUA HIPMA KUALUH LEIDONG : 14 TAHUN DITINGGALKAN ANGGARAN 104 M UNTUK INFRASTRUKTUR HILIR-LEIDONG SUDAH ADIL

Sebarkan artikel ini
KETUA HIPMA KUALUH LEIDONG
Example 468x60

Inewsrakyat.com(Labura) Definisi suatu keadilan itu bukan di nilai dari sama rata nya pembagian suatu hal, tetapi keadilan itu adalah pembagian sesuatu hal sesuai dengan kebutuhan suatu objek.

Merefleksi kembali historis pemekaran kabupaten labuhanbatu utara 14 tahun silam yang mana pada saat itu kita di mekarkan menjadi tiga kabupaten yaitu labuhanbatu, Labuhanbatu selatan dan labuhanbatu utara agar agar wilayah yang sangat besar ini dapat mengerucut dan dapat mengurusi pembidangan dari segi birokrasi, ekonomi, pemerintahan maupun pemerataan pembangunan secara mandiri dan berkeadilan, Sesuai apa yang diharapkan tokoh-tokoh kita terdahulu.

Agar jangan adalagi kecamatan-kecamatan di labuhanbatu utara ini tertinggal pada saat itupun peletakan wilayah administrasi pemerintahan pun di tempatkan di Kualuh hulu sebagai sentralnya.

Namun yang sangat kita sayangkan hari ini adalah bagaimana perwujudan cita-cita pemekaran itu tidak sesuai realita yang ada terkhusus di kecamatan Kualuh Hilir dan Kualuh Leidong yang mana kita lihat angka kemiskinan dan pengangguran di dua kecamatan ini cukup tinggi, padahal kita ketahui bersama untuk penghasil padi, sawit dan perikanan di labuhanbatu utara ini kecamatan Kualuh dan Leidong adalah yang terbesar.

Hal itu tak lepas dari buruknya infrastruktur jalan yang sangat vital mempengaruhi sektor-sektor sosial ekonomi tersebut.

Coba kita pikir untuk jalan sepanjang 50 km kurang lebih dari Kualuh Leidong ke ibukota kabupaten saja kita membutuhkan waktu 2 hari untuk mengangkut hasil bumi kita, jadi bagaimana mungkin ekonomi kita bisa berkembang kalau untuk moda transportasi saja dari dua kecamatan penyuplai hasil bumi terbesar ini hancur.

Jadi berangkat kan hal itu pada tanggal 27 Oktober masyarakat dari 4 kecamatan berdemonstrasi menuntut perbaikan infrastruktur jalan, dan singkatnya pemkab Labura mengamini hal tersebut dan menganggarkan untuk di tahun 2023 sebanyak 104 M , kemudian di serahkan dengan bentuk Rancangan APBD Ta 2023 ke DPRD pun saat ini tengah berjalan proses nya. Itupun kami berharap agar anggaran itu segera di ketok agar dapat di tahun depan di kerjakan.

Memang kita ketahui bersama anggaran untuk infrastruktur jalan 104 m itu sangatlah banyak, tentu kita juga tidak ingin kecamatan lain tidak terakomodir pembangunannya.

Tapi berangkat dari keadilan saat ini kami meminta izin kepada masyarakat di kecamatan lain agar R-APBD Ta 2023 itu di prioritaskan untuk pembangunan jalan hancur di Hilir-leidong supaya kedepan hasil bumi yang sangat besar di dua kecamatan ini dapat juga mendongkrak perekonomian di Bumi Basimpul Kuat babontuk elok kita ini.(Amsar tanjung/INR)

iNewsRakyat.com | Himbauan Kabut Asap
Poster himbauan kabut asap Medan, Kamis 15 Oktober 2026
Poster himbauan kualitas udara dan antisipasi kabut asap — iNewsRakyat.com.
Himbauan Lingkungan

Himbauan Kabut Asap: Warga Medan Diminta Kurangi Aktivitas di Luar Ruangan

Kamis, 15 Oktober 2026 · Redaksi iNewsRakyat.com

Warga diimbau memperhatikan kondisi udara, mengurangi aktivitas di luar ruangan saat kabut asap pekat, dan menggunakan masker yang sesuai apabila harus keluar rumah.

Informasi pada poster pembaruan pagi ini menyebutkan kondisi Kota Medan berkabut asap. Data yang tercantum dalam poster menunjukkan AQI 175 dengan kategori “Tidak Sehat”, serta PM2.5 sebagai polutan utama. Angka dan kondisi kualitas udara dapat berubah dari waktu ke waktu.

Poster tersebut juga memuat informasi ISPU dari titik pemantauan Pinang Baris dan Jalan AH Nasution. Masyarakat disarankan memeriksa pembaruan resmi dari instansi terkait sebelum menentukan aktivitas di luar rumah.

Langkah yang dapat dilakukan masyarakat

  • Kurangi kegiatan luar ruangan ketika udara tampak pekat atau jarak pandang menurun.
  • Jika harus keluar, gunakan masker yang sesuai dan batasi waktu di luar.
  • Perhatikan anak-anak, lansia, serta orang yang memiliki asma atau gangguan pernapasan.
  • Tim lapangan dan pekerja luar ruangan sebaiknya mengikuti prosedur keselamatan serta arahan instansi terkait.

Catatan redaksi: Angka AQI, ISPU, suhu, kelembapan, arah angin, dan prakiraan cuaca pada poster merupakan informasi yang perlu diverifikasi kembali melalui sumber resmi sebelum diterbitkan sebagai data terkini.

Saran untuk Mengurangi Paparan Asap

1

Pertimbangkan waktu beraktivitas

Tunda kegiatan luar ruang jika kondisi udara buruk dan pantau informasi cuaca terbaru.

2

Gunakan masker yang sesuai

Jika perlu berada di luar ruangan, gunakan respirator seperti N95/KN95 yang terpasang rapat.

3

Lindungi kelompok rentan

Batasi paparan asap bagi anak-anak, lansia, dan orang dengan gangguan pernapasan.

4

Perhatikan keselamatan kerja

Koordinator lapangan perlu mengingatkan pekerja tentang perlindungan pernapasan dan jeda kerja.

Semoga hujan membantu mengurangi asap. Tetap waspada dan jaga kesehatan!
iNewsRakyat.com · Berita Terpercaya, Untuk Rakyat
© 2026 iNewsRakyat.com. Konten informasi perlu diverifikasi sebelum dipublikasikan.
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page