Humbahas ,//iNewsRakyat.com.Kepala Rumah Tahanan (Karutan) Humbang Hasundutan Ucok P Sinabang menegaskan bahwa isu miring terkait pelanggaran penggunaan handphone oleh warga binaan di dalam rutan tidak benar dan tidak berdasar. Pernyataan ini disampaikan langsung oleh Karutan Humbahas saat dikonfirmasi Media I.News Rakyat.Com sebagai bentuk komitmen memberikan informasi akurat kepada publik.
Karutan menjelaskan bahwa pengawasan terhadap aktivitas warga binaan terus diperketat melalui berbagai langkah preventif. Razia di seluruh blok hunian dilakukan setiap hari, untuk memastikan tidak ada barang-barang terlarang yang masuk maupun digunakan di dalam rutan. Dari hasil razia tersebut, petugas hanya menemukan beberapa barang yang masih dikategorikan sebagai benda berisiko, seperti sendok stainless, pisau cukur, paku, dan pecahan kaca, namun tidak ditemukan handphone maupun alat komunikasi sejenis.
Selain pengawasan fisik, pihak Rutan Humbahas juga telah menggandeng pihak ketiga untuk menyediakan Wartelsuspas sebagai sarana resmi bagi warga binaan berkomunikasi dengan keluarga. Layanan ini sudah berjalan beberapa bulan terakhir dan dinilai efektif dalam meminimalisir potensi penyalahgunaan alat komunikasi ilegal.
“Kami pastikan pengawasan berjalan ketat. Razia dilakukan setiap hari dan tidak ada toleransi terhadap pelanggaran, termasuk penggunaan handphone di dalam rutan. Wartelsuspas sudah tersedia dan menjadi fasilitas resmi bagi warga binaan,” tegas Karutan Humbahas.
Ia juga menegaskan bahwa seluruh petugas Rutan Humbahas bekerja sesuai SOP, serta terus melakukan pembenahan demi menciptakan lingkungan pembinaan yang aman, tertib, dan bebas dari praktik-praktik yang melanggar aturan.
Karutan Humbahas mengakhiri pembicaraannya dengan menegaskan komitmen Rutan Humbahas dalam menjaga integritas layanan pemasyarakatan.
“Kami tetap fokus menjalankan amanah dan memastikan seluruh proses pembinaan berjalan sebagaimana mestinya,” ujarnya kepada Media I.News Rakyat.Com
Dengan adanya klarifikasi ini, masyarakat diharapkan dapat menerima informasi yang benar dan tidak mudah terpengaruh oleh isu-isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.
(Jonson Simamora)iNR







