Medan, iNewsrakyat.com :Jumat (21/11/2025) – Kegiatan patroli, pengecekan, dan penyemprotan di lokasi pemusnahan ladang ganja di Hutan Sibuaten, Desa Pancur Batu, Kecamatan Merek, Kabupaten Karo, telah dilaksanakan pada hari ini pukul 10.30 WIB.
Turut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut antara lain Kadus 1 Desa Pancur Batu Beni Munte, Satuan Intel Dim Serda Syafriadi, Pemuda Karang Taruna Desa Pancur Batu, serta warga setempat.
Sebelum menuju lokasi penyemprotan, tim terlebih dahulu melakukan patroli di seputaran perengan dan Hutan Sibuaten dengan jarak tempuh 3,5 kilometer dari ujung desa. Hasil patroli menunjukkan tidak adanya ladang ganja yang ditemukan (nihil). Namun, karena situasi tidak mendukung akibat hujan lebat, tim memutuskan untuk menunda patroli lanjutan dan akan melaksanakannya kembali pada bulan depan.

Setelah selesai patroli, pada pukul 14.30 WIB tim menuju lokasi pembakaran ladang ganja sebelumnya untuk memeriksa sisa pembakaran. Di lokasi tersebut, tim menemukan ribuan bibit tanaman ganja yang tumbuh di sekitar sisa pembakaran. Segera setelah itu, tim melaksanakan penyemprotan racun tanaman agar bibit tersebut tidak dapat tumbuh kembali.
Dari hasil pengecekan, tim menyimpulkan bahwa tumbuhnya bibit ganja disebabkan oleh sisa pembakaran yang tidak merata. Selain itu, masyarakat Desa Pancur Batu menyampaikan bahwa masih ada dugaan ladang ganja di balik perbukitan Hutan Sibuaten dan mengajukan harapan agar pemerintah memberikan bantuan alat penginderaan seperti drone, mengingat luasnya kawasan hutan tersebut.
Kegiatan yang berlangsung sejak pagi hari selesai pada pukul 16.00 WIB dalam keadaan aman dan lancar.*Red/zu- iNR








