Example 728x250
News Karo

Polres Tanah Karo Gelar Press Release Ungkap Kasus Menonjol 2025–Awal 2026

51
×

Polres Tanah Karo Gelar Press Release Ungkap Kasus Menonjol 2025–Awal 2026

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Kabanjahe, Karo – iNewsrakyat.com |Polres Tanah Karo menggelar press release pengungkapan sejumlah kasus menonjol sepanjang tahun 2025 hingga awal tahun 2026, Jumat (23/1) pukul 12.00 WIB. Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Tanah Karo AKBP Pebriandi Haloho, S.H, S.I.K, M. Si, didampingi para PJU dan Kapolsek jajaran, yang memaparkan capaian kinerja serta evaluasi penanganan kriminalitas di wilayah hukumnya.

Dalam pemaparannya, Kapolres menyoroti kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang menjadi tindak pidana paling banyak terjadi. Menurutnya, curanmor masih menjadi PR karena tingginya jumlah laporan dan masih adanya tunggakan kasus.

“Kasus curanmor merupakan yang paling banyak terjadi. Ini menjadi perhatian serius kami, baik dari sisi pengungkapan maupun pencegahan. Kami berupaya maksimal menuntaskan tunggakan kasus yang ada,” ujar Kapolres.

Kapolres juga mengimbau masyarakat agar segera melapor apabila mengalami tindak pencurian. Selama ini, kendala yang sering dihadapi adalah korban baru melapor beberapa hari setelah kejadian.

“Jika laporan segera disampaikan, kami bisa melakukan upaya treat khusus sehingga peluang pengungkapan lebih cepat. Bukan berarti yang terlambat melapor tidak bisa diungkap, tetapi potensi keberhasilannya tentu lebih besar jika laporan dilakukan secepat mungkin,” jelasnya.

Selain itu, Kapolres mengingatkan pentingnya meningkatkan keamanan barang milik pribadi, khususnya kendaraan bermotor. Masyarakat diminta memasang kunci ganda, memperhatikan situasi saat memarkir kendaraan, serta tidak ceroboh, terutama di lokasi-lokasi keramaian.

“Sebagian besar curanmor terjadi di tempat keramaian. Berastagi, Simpang Empat dan Tigapanah menjadi daerah dengan angka curanmor tertinggi. Kami akan meningkatkan imbauan di pusat-pusat keramaian agar masyarakat memasang kunci ganda dan lebih waspada. Lebih baik mencegah daripada menyesal,” tegas Kapolres.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres juga memaparkan penanganan kasus pembunuhan. Sepanjang periode tersebut tercatat tujuh kasus pembunuhan dan seluruhnya berhasil diungkap. Sebagian perkara telah tahap dua, sementara lainnya masih dalam proses penyidikan.

“Di tahun 2026 kami berharap tidak ada lagi kasus pembunuhan di wilayah Tanah Karo,” harapnya.

Kapolres turut menyoroti kasus penganiayaan yang menyebabkan kematian akibat tawuran. Dari hasil kajian, peristiwa tersebut kerap diawali dari aktivitas balap liar yang berujung pada bentrokan antarkelompok.

“Ini menjadi perhatian serius kami. Kami akan berkoordinasi dengan dinas terkait untuk melakukan intervensi area, termasuk pemasangan CCTV ataupun alat peraga lain sebagai upaya pemantauan dan pencegahan aktivitas yang berpotensi mengganggu kamtibmas khususnya balap liar,” katanya.

Data kriminalitas yang dipaparkan meliputi kasus pencurian dengan pemberatan (curat) sebanyak 64 kasus dengan 25 kasus terungkap, pencurian dengan kekerasan (curas) tujuh kasus dengan satu kasus terungkap, serta curanmor 202 kasus dengan 42 kasus terungkap.

“Dari hasil analisis, tindak kriminal banyak terjadi pada jam-jam aktivitas masyarakat. Karena itu kami meningkatkan patroli, dan kegiatan ini sudah berjalan secara intensif,” tambah Kapolres.

Di bidang narkotika, Kapolres menyampaikan adanya peningkatan kasus pada periode Juli hingga Desember 2025 dengan total 118 kasus. Barang bukti yang berhasil diamankan antara lain sabu seberat 487,73 gram, ganja 2.593,53 gram dan 346 batang, serta ekstasi sebanyak 58 butir. Sebagian barang bukti telah dimusnahkan dan sebagian lainnya masih dalam proses persidangan.

“Kami berharap peran aktif masyarakat untuk tidak ragu melapor terkait peredaran narkoba. Ini musuh kita bersama, sesuai dengan program pemberantasan narkoba yang dicanangkan Bapak Presiden. Selain penindakan, pencegahan dan kerja sama masyarakat sangat kami harapkan,” ungkapnya.

Kapolres juga memperlihatkan sejumlah barang bukti hasil kejahatan berupa sepeda motor dan mobil. Sebagian kendaraan tersebut tidak dilengkapi bukti kepemilikan dan diduga telah diganti nomor rangka maupun nomor mesin.

“Apabila ada masyarakat yang merasa kehilangan kendaraan, segera berkoordinasi dengan kami. Bisa jadi kendaraan tersebut merupakan milik saudara,” ujarnya.

Menutup pemaparannya, Kapolres menegaskan komitmen Polres Tanah Karo untuk memaksimalkan pengungkapan kasus-kasus tunggakan serta meningkatkan upaya pencegahan. Ia kembali mengajak masyarakat berperan aktif memberikan informasi.

“Kami tidak bisa bekerja sendiri. Peran serta masyarakat sangat menentukan keberhasilan kami dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Tanah Karo,” pungkas Kapolres.

*Mita/iNR

iNewsRakyat.com | Himbauan Kabut Asap
Poster himbauan kabut asap Medan, Kamis 15 Oktober 2026
Poster himbauan kualitas udara dan antisipasi kabut asap — iNewsRakyat.com.
Himbauan Lingkungan

Himbauan Kabut Asap: Warga Medan Diminta Kurangi Aktivitas di Luar Ruangan

Kamis, 15 Oktober 2026 · Redaksi iNewsRakyat.com

Warga diimbau memperhatikan kondisi udara, mengurangi aktivitas di luar ruangan saat kabut asap pekat, dan menggunakan masker yang sesuai apabila harus keluar rumah.

Informasi pada poster pembaruan pagi ini menyebutkan kondisi Kota Medan berkabut asap. Data yang tercantum dalam poster menunjukkan AQI 175 dengan kategori “Tidak Sehat”, serta PM2.5 sebagai polutan utama. Angka dan kondisi kualitas udara dapat berubah dari waktu ke waktu.

Poster tersebut juga memuat informasi ISPU dari titik pemantauan Pinang Baris dan Jalan AH Nasution. Masyarakat disarankan memeriksa pembaruan resmi dari instansi terkait sebelum menentukan aktivitas di luar rumah.

Langkah yang dapat dilakukan masyarakat

  • Kurangi kegiatan luar ruangan ketika udara tampak pekat atau jarak pandang menurun.
  • Jika harus keluar, gunakan masker yang sesuai dan batasi waktu di luar.
  • Perhatikan anak-anak, lansia, serta orang yang memiliki asma atau gangguan pernapasan.
  • Tim lapangan dan pekerja luar ruangan sebaiknya mengikuti prosedur keselamatan serta arahan instansi terkait.

Catatan redaksi: Angka AQI, ISPU, suhu, kelembapan, arah angin, dan prakiraan cuaca pada poster merupakan informasi yang perlu diverifikasi kembali melalui sumber resmi sebelum diterbitkan sebagai data terkini.

Saran untuk Mengurangi Paparan Asap

1

Pertimbangkan waktu beraktivitas

Tunda kegiatan luar ruang jika kondisi udara buruk dan pantau informasi cuaca terbaru.

2

Gunakan masker yang sesuai

Jika perlu berada di luar ruangan, gunakan respirator seperti N95/KN95 yang terpasang rapat.

3

Lindungi kelompok rentan

Batasi paparan asap bagi anak-anak, lansia, dan orang dengan gangguan pernapasan.

4

Perhatikan keselamatan kerja

Koordinator lapangan perlu mengingatkan pekerja tentang perlindungan pernapasan dan jeda kerja.

Semoga hujan membantu mengurangi asap. Tetap waspada dan jaga kesehatan!
iNewsRakyat.com · Berita Terpercaya, Untuk Rakyat
© 2026 iNewsRakyat.com. Konten informasi perlu diverifikasi sebelum dipublikasikan.
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page