Karo, iNewsrakyat.com – Minggu, 11 April 2026
Kabar memprihatinkan datang dari kalangan petani di Kabupaten Karo. Dalam sepekan terakhir, harga cabai merah dilaporkan anjlok drastis hingga sekitar Rp10.000 per kilogram di tingkat petani. Kondisi ini memicu keluhan dan kekecewaan mendalam, karena para petani terancam merugi setelah biaya produksi yang cukup tinggi.
Salah seorang petani cabai di Karo mengungkapkan kekecewaannya atas penurunan harga yang begitu tajam dan terjadi dalam waktu singkat.
Menurutnya, harga jual saat ini tidak lagi mampu menutupi biaya operasional, mulai dari pembelian bibit, pupuk, hingga ongkos perawatan dan panen.
“Dalam seminggu ini harga turun drastis. Kami sangat terpukul, karena hasil panen tidak sebanding dengan biaya yang sudah dikeluarkan,” ujarnya.
Kondisi ini membuat para petani berharap adanya perhatian serius dari pemerintah, baik daerah maupun pusat. Mereka meminta langkah konkret untuk menstabilkan harga cabai merah, seperti pengendalian distribusi, penyerapan hasil panen, hingga kebijakan perlindungan harga di tingkat petani.
Jika tidak segera diatasi, para petani khawatir kondisi ini akan berdampak pada keberlangsungan usaha pertanian di Karo, yang selama ini dikenal sebagai salah satu sentra produksi hortikultura di Sumatera Utara.
Para petani pun berharap pemerintah dapat segera turun tangan agar harga kembali stabil dan kesejahteraan petani bisa pulih seperti sedia kala.abar memprihatinkan datang dari kalangan petani di Kabupaten Karo. Dalam sepekan terakhir, harga cabai merah dilaporkan anjlok drastis hingga sekitar Rp10.000 per kilogram di tingkat petani. Kondisi ini memicu keluhan dan kekecewaan mendalam, karena para petani terancam merugi setelah biaya produksi yang cukup tinggi.
Salah seorang petani cabai di Karo mengungkapkan kekecewaannya atas penurunan harga yang begitu tajam dan terjadi dalam waktu singkat. Menurutnya, harga jual saat ini tidak lagi mampu menutupi biaya operasional, mulai dari pembelian bibit, pupuk, hingga ongkos perawatan dan panen.
“Dalam seminggu ini harga turun drastis. Kami sangat terpukul, karena hasil panen tidak sebanding dengan biaya yang sudah dikeluarkan,” ujarnya.
Kondisi ini membuat para petani berharap adanya perhatian serius dari pemerintah, baik daerah maupun pusat. Mereka meminta langkah konkret untuk menstabilkan harga cabai merah, seperti pengendalian distribusi, penyerapan hasil panen, hingga kebijakan perlindungan harga di tingkat petani.
Para petani pun berharap pemerintah dapat segera turun tangan agar harga kembali stabil dan kesejahteraan petani bisa pulih seperti sedia kala.
**Zul / iNR




