Karya Hidupku, Untuk Masa Depanku, Lakukan Kegemaranku
Sebarkan artikel ini
Inewsrakyat.com Pendidikan Karakter. Banyak kawula muda benar-benar bingung tentang apa yang ingin dilakukannya saat dewasa nantinya, santai saja. Tidak perlu buru-buru. Kamu tidak perlu memutuskan profesimu, jurusan utamamu, atau apapun hari ini. Yang pasti perhatikan saja. Sadarilah apa yang benar-benar membuat energi kreatifmu mengalir. Catatlah apa yang mahir kamu lakukan. Sekali waktu penulis berbicara kepada beberapa remaja di Karo, Kabanjahe tentang menemukan suara mereka sendiri dan seorang gadis bertanya:”Bagaimana kalau apa yang gemar kamu lakukan dan apa yang yang kamu rasa sebaiknya kamu lakukan berbeda?” Pertanyaan ini bagus. Saya katakan, “Nurani harus di dahulukan dibandingkan talenta, kegemaran, atau kebutuhan . Perhatikanlah baik-baik intuisimu. Intuisimu akan muncul dalam bentuk perasaan, kesan, dan ide. Ketika kamu lahir, karya hidupmu dilahirkan bersamamu. Dengan kata lain, saya yakin masing-masing manusia punya tujuan di bumi ini dan misi sepesial yang perlu kita lakukan.
—– Milikilah keberanian untuk mengikuti kegemaranmu— dan jika kamu tak tahu apa kegemaranmu, sadarilah bahwa satu alasan hidupmu di bumi adalah menemukannya. Hal itu tidak akan muncul begitu saja lewat pengumuman online atau apapun itu. Tujuan hidupmu adalah menemukan karya hidupmu— kemudian melatih disiplin, ketekunan dan kerja keras yang dibutuhkan untuk mengejarnya.
Bagaimana kamu tahu apakah kamu berada di jalur yang tepat, bersama orang yang tepat, atau melakukan pekerjaan yang tepat? Sama seperti saat kamu tahu bahwa kamu tidak berada di jalur yang tepat, tidak bersama orang yang tepat, atau tidak melakukan pekerjaan yang tepat: Kamu bisa merasakannya. Masing-masing manusia punya panggilan pribadi untuk mencapai kebesaran—-dan karena panggilanmu unik seperti sidik jarimu, tak ada seorangpun yang bisa memberitahukannya kepadamu.
Perhatikanlah apa yang membuatmu merasa berenergi, terhubung, terangsang—apa yang memberi energi kreatifmu. Lakukanlah apa yang gemar kamu lakukan, kembalikan dalam bentuk pelayanan, maka kamu bukan hanya akan sukses. Kamu pasti menang.
Poster himbauan kualitas udara dan antisipasi kabut asap — iNewsRakyat.com.
Himbauan Lingkungan
Himbauan Kabut Asap: Warga Medan Diminta Kurangi Aktivitas di Luar Ruangan
Kamis, 15 Oktober 2026 · Redaksi iNewsRakyat.com
Warga diimbau memperhatikan kondisi udara, mengurangi aktivitas di luar ruangan saat kabut asap pekat, dan menggunakan masker yang sesuai apabila harus keluar rumah.
Informasi pada poster pembaruan pagi ini menyebutkan kondisi Kota Medan berkabut asap. Data yang tercantum dalam poster menunjukkan AQI 175 dengan kategori “Tidak Sehat”, serta PM2.5 sebagai polutan utama. Angka dan kondisi kualitas udara dapat berubah dari waktu ke waktu.
Poster tersebut juga memuat informasi ISPU dari titik pemantauan Pinang Baris dan Jalan AH Nasution. Masyarakat disarankan memeriksa pembaruan resmi dari instansi terkait sebelum menentukan aktivitas di luar rumah.
Langkah yang dapat dilakukan masyarakat
Kurangi kegiatan luar ruangan ketika udara tampak pekat atau jarak pandang menurun.
Jika harus keluar, gunakan masker yang sesuai dan batasi waktu di luar.
Perhatikan anak-anak, lansia, serta orang yang memiliki asma atau gangguan pernapasan.
Tim lapangan dan pekerja luar ruangan sebaiknya mengikuti prosedur keselamatan serta arahan instansi terkait.
Catatan redaksi: Angka AQI, ISPU, suhu, kelembapan, arah angin, dan prakiraan cuaca pada poster merupakan informasi yang perlu diverifikasi kembali melalui sumber resmi sebelum diterbitkan sebagai data terkini.
Saran untuk Mengurangi Paparan Asap
1
Pertimbangkan waktu beraktivitas
Tunda kegiatan luar ruang jika kondisi udara buruk dan pantau informasi cuaca terbaru.
2
Gunakan masker yang sesuai
Jika perlu berada di luar ruangan, gunakan respirator seperti N95/KN95 yang terpasang rapat.
3
Lindungi kelompok rentan
Batasi paparan asap bagi anak-anak, lansia, dan orang dengan gangguan pernapasan.
4
Perhatikan keselamatan kerja
Koordinator lapangan perlu mengingatkan pekerja tentang perlindungan pernapasan dan jeda kerja.
Semoga hujan membantu mengurangi asap. Tetap waspada dan jaga kesehatan!