Example 728x250
News Karo

BAZNAS Kabupaten Karo Kukuhkan Madrasah Aman Tanggap Bencana (MANTAB) Siswa MIS Ad-Dakwah Dibekali Kesiapsiagaan Hadapi Bencana

373
×

BAZNAS Kabupaten Karo Kukuhkan Madrasah Aman Tanggap Bencana (MANTAB) Siswa MIS Ad-Dakwah Dibekali Kesiapsiagaan Hadapi Bencana

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

KABANJAHE, iNewsRakyat.com – BAZNAS Kabupaten Karo secara resmi mengukuhkan program Madrasah Aman Tanggap Bencana (MANTAB) di MIS Ad-Dakwah Kabanjahe, Kamis (16/7/2026). Program ini menjadi langkah nyata dalam membangun budaya sadar bencana sejak dini di lingkungan sekolah, khususnya di Kabupaten Karo yang dikenal sebagai wilayah rawan bencana.

Kegiatan tersebut mendapat sambutan hangat dari BAZNAS Kabupaten Karo. Dalam keterangannya, BAZNAS menyampaikan bahwa Kabupaten Karo memiliki sejarah panjang bencana alam, mulai dari erupsi Gunung Sinabung, tanah longsor, hingga gempa bumi. Karena itu, pendidikan kebencanaan bagi para pelajar dinilai sangat penting agar generasi muda memiliki pengetahuan, keterampilan, dan kesiapsiagaan dalam menghadapi situasi darurat.

BAZNAS Kabupaten Karo juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada BAZNAS RI yang telah memberikan dukungan, baik moril maupun materil, sehingga program MANTAB untuk pertama kalinya dapat terlaksana dengan baik di Kabupaten Karo.

Selain itu, penghargaan juga diberikan kepada Yayasan dan pihak MIS Ad-Dakwah Kabanjahe yang telah memfasilitasi seluruh rangkaian kegiatan, serta kepada seluruh pihak yang ikut berkontribusi menyukseskan pelaksanaan program tersebut.

Di kesempatan yang sama, Ustadz Muhamad Sallim menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya.

“Saya sangat berterima kasih kepada BAZNAS Kabupaten Karo dan BAZNAS RI yang telah memfasilitasi terwujudnya kegiatan MANTAB (Madrasah Aman Tanggap Bencana). Terima kasih juga kepada MIS Ad-Dakwah Islamic School yang telah berkolaborasi dengan BTB BAZNAS Karo sehingga anak-anak didik mendapatkan ilmu yang sangat berharga tentang kebencanaan,” ujarnya.

Kegiatan ini turut dihadiri Kepala Sekolah MIS Ad-Dakwah, Ketua BAZNAS Kabupaten Karo Ustadz Amin Gia Bangun, A.Md., Kopral Jono Brahmana, S.Sos., Ustadz Muhamad Sallim, para Relawan BAZNAS Kabupaten Karo,  dan turut hadir Rulianto, S.Pd. selaku Ketua Umum Forum Fasilitator Ketangguhan Bencana (F2KB) Prov. Sumatera Utara serta Beliau juga Narasumber dalam kegiatan ( Mantab)  dan juga para guru MIS Ad-Dakwah yang ikut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.

Rangkaian program MANTAB akan dilanjutkan pada Jumat, 17 Juli 2026, dengan pelaksanaan simulasi tanggap bencana di lingkungan MIS Ad-Dakwah Kabanjahe. Melalui simulasi ini, para siswa akan mempraktikkan langsung langkah-langkah penyelamatan diri saat terjadi bencana, sehingga ilmu yang diperoleh tidak hanya dipahami secara teori, tetapi juga diterapkan dalam praktik.

Program MANTAB diharapkan menjadi awal lahirnya madrasah-madrasah yang tangguh terhadap bencana serta mampu menciptakan generasi yang sigap, peduli, dan siap melindungi diri maupun sesama ketika menghadapi situasi darurat. *** ZUL – iNews

iNewsRakyat.com | Himbauan Kabut Asap
Poster himbauan kabut asap Medan, Kamis 15 Oktober 2026
Poster himbauan kualitas udara dan antisipasi kabut asap — iNewsRakyat.com.
Himbauan Lingkungan

Himbauan Kabut Asap: Warga Medan Diminta Kurangi Aktivitas di Luar Ruangan

Kamis, 15 Oktober 2026 · Redaksi iNewsRakyat.com

Warga diimbau memperhatikan kondisi udara, mengurangi aktivitas di luar ruangan saat kabut asap pekat, dan menggunakan masker yang sesuai apabila harus keluar rumah.

Informasi pada poster pembaruan pagi ini menyebutkan kondisi Kota Medan berkabut asap. Data yang tercantum dalam poster menunjukkan AQI 175 dengan kategori “Tidak Sehat”, serta PM2.5 sebagai polutan utama. Angka dan kondisi kualitas udara dapat berubah dari waktu ke waktu.

Poster tersebut juga memuat informasi ISPU dari titik pemantauan Pinang Baris dan Jalan AH Nasution. Masyarakat disarankan memeriksa pembaruan resmi dari instansi terkait sebelum menentukan aktivitas di luar rumah.

Langkah yang dapat dilakukan masyarakat

  • Kurangi kegiatan luar ruangan ketika udara tampak pekat atau jarak pandang menurun.
  • Jika harus keluar, gunakan masker yang sesuai dan batasi waktu di luar.
  • Perhatikan anak-anak, lansia, serta orang yang memiliki asma atau gangguan pernapasan.
  • Tim lapangan dan pekerja luar ruangan sebaiknya mengikuti prosedur keselamatan serta arahan instansi terkait.

Catatan redaksi: Angka AQI, ISPU, suhu, kelembapan, arah angin, dan prakiraan cuaca pada poster merupakan informasi yang perlu diverifikasi kembali melalui sumber resmi sebelum diterbitkan sebagai data terkini.

Saran untuk Mengurangi Paparan Asap

1

Pertimbangkan waktu beraktivitas

Tunda kegiatan luar ruang jika kondisi udara buruk dan pantau informasi cuaca terbaru.

2

Gunakan masker yang sesuai

Jika perlu berada di luar ruangan, gunakan respirator seperti N95/KN95 yang terpasang rapat.

3

Lindungi kelompok rentan

Batasi paparan asap bagi anak-anak, lansia, dan orang dengan gangguan pernapasan.

4

Perhatikan keselamatan kerja

Koordinator lapangan perlu mengingatkan pekerja tentang perlindungan pernapasan dan jeda kerja.

Semoga hujan membantu mengurangi asap. Tetap waspada dan jaga kesehatan!
iNewsRakyat.com · Berita Terpercaya, Untuk Rakyat
© 2026 iNewsRakyat.com. Konten informasi perlu diverifikasi sebelum dipublikasikan.
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page