Example 728x250
PEMERINTAH

Saluran Irigasi Ambruk puluhan Hektar Ladang Sawah Terancam Kekurangan Air

40
×

Saluran Irigasi Ambruk puluhan Hektar Ladang Sawah Terancam Kekurangan Air

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Inewsrakyat.com (Humbahas)Saluran irigasi perladangan sawah pea ambruk, hal ini menyebabkan kekhawatiran warga setempat khususnya pemilik sawah yang menggunakan irigasi tersebut sebagai sumber pengairan, Persawahan pea, masuk di wilayah desa lumban purba, kecamatan dolok sanggul, kabupaten Humbang hasundutan,.

Diperkirakan ambruknya saluran irigasi tersebut, akan berdampak pada puluhan hektar ladang persawahan yang akan kekurangan air.

Terkait hal ini, Ruth H, salah seorang pemilik sawah yang menggunakan irigasi tersebut untuk mengelolah sawah dan ladang miliknya mengungkapkan, ambruknya saluran irigasi ini berdampak pada Area persawahan bukan hanya miliknya saja.

“Tentunya akan menimbulkan kekhawatiran warga, kalau irigasi tersebut rusak pasti aliran air ke sawah akan tersendat ,” ungkapnya.Hal serupa juga diutarakan japaris silaban.

Dikatakan japaris, jika irigasi rusak pasti aliran air akan berkurang, hal ini ditakutkan para pemilik sawah apalagi sekarang masuk musim tanam.

“Ini masuk musim tanam, ditakutkan akan kurangnya pasokan air, disini bukan hanya sawah saja tapi ada juga beberapa kolam ikan, tanaman cabe, juga yang menggunakan air dari irigasi ini, ” imbuhnya.

Para petani pemilik sawah ini berharap saluran irigasi tersebut cepat diperbaiki,  untuk sementara waktu, warga setempat melakukan perbaikan Swadaya agar dampak ambruknya saluran irigasi tersebut tidak semakin parah.(Pardomuan INR).

iNewsRakyat.com | Himbauan Kabut Asap
Poster himbauan kabut asap Medan, Kamis 15 Oktober 2026
Poster himbauan kualitas udara dan antisipasi kabut asap — iNewsRakyat.com.
Himbauan Lingkungan

Himbauan Kabut Asap: Warga Medan Diminta Kurangi Aktivitas di Luar Ruangan

Kamis, 15 Oktober 2026 · Redaksi iNewsRakyat.com

Warga diimbau memperhatikan kondisi udara, mengurangi aktivitas di luar ruangan saat kabut asap pekat, dan menggunakan masker yang sesuai apabila harus keluar rumah.

Informasi pada poster pembaruan pagi ini menyebutkan kondisi Kota Medan berkabut asap. Data yang tercantum dalam poster menunjukkan AQI 175 dengan kategori “Tidak Sehat”, serta PM2.5 sebagai polutan utama. Angka dan kondisi kualitas udara dapat berubah dari waktu ke waktu.

Poster tersebut juga memuat informasi ISPU dari titik pemantauan Pinang Baris dan Jalan AH Nasution. Masyarakat disarankan memeriksa pembaruan resmi dari instansi terkait sebelum menentukan aktivitas di luar rumah.

Langkah yang dapat dilakukan masyarakat

  • Kurangi kegiatan luar ruangan ketika udara tampak pekat atau jarak pandang menurun.
  • Jika harus keluar, gunakan masker yang sesuai dan batasi waktu di luar.
  • Perhatikan anak-anak, lansia, serta orang yang memiliki asma atau gangguan pernapasan.
  • Tim lapangan dan pekerja luar ruangan sebaiknya mengikuti prosedur keselamatan serta arahan instansi terkait.

Catatan redaksi: Angka AQI, ISPU, suhu, kelembapan, arah angin, dan prakiraan cuaca pada poster merupakan informasi yang perlu diverifikasi kembali melalui sumber resmi sebelum diterbitkan sebagai data terkini.

Saran untuk Mengurangi Paparan Asap

1

Pertimbangkan waktu beraktivitas

Tunda kegiatan luar ruang jika kondisi udara buruk dan pantau informasi cuaca terbaru.

2

Gunakan masker yang sesuai

Jika perlu berada di luar ruangan, gunakan respirator seperti N95/KN95 yang terpasang rapat.

3

Lindungi kelompok rentan

Batasi paparan asap bagi anak-anak, lansia, dan orang dengan gangguan pernapasan.

4

Perhatikan keselamatan kerja

Koordinator lapangan perlu mengingatkan pekerja tentang perlindungan pernapasan dan jeda kerja.

Semoga hujan membantu mengurangi asap. Tetap waspada dan jaga kesehatan!
iNewsRakyat.com · Berita Terpercaya, Untuk Rakyat
© 2026 iNewsRakyat.com. Konten informasi perlu diverifikasi sebelum dipublikasikan.
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page