Peletakan Batu Pertama Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) Lau Bawang Terlaksana
Sebarkan artikel ini
Inewsrakyat.com (Karo) Pastor James dari Korea meletakkan batu pertama Gereja Pantekosta di Indonesia Jemaat Lau Bawang yang diadakan Selasa 28 /02/2023 di Karo Indah , Kelurahan Padang Mas, Kecamatan Kabanjahe.
Dimulai pukul 10.15 wib . Sebelum peletakan batu pertama dilaksanakan terlebih dahuhu diawali ibadah , sebagai MC adalah Gembala Sidang Desa Kandibata, Doa Pembuka ; Pdt. Obet Ginting ( Gembal Sidang Parimbalang ) Pianis; Pdp. Yoel Sinukaban ; Doa Firman Tuhan; Pdt. Kuta Mbaru dari Wilayah Sinabung ; dan Penyampai Firman Tuhan ; Pastor James ( dari Korea ).
Awalnya Jemaat Lau Bawang beralamat di Lau Bawang dibelakang Pom bensin Laudah , dan Jemaatnya hanyalah anak sekolah minggu, Namun berjalannya waktu Tuhan mengirim orang – orang dewasa menjadi Jemaat Lokal, nah oleh adanya pertambahan di Jemaat, dengan bangunan yang lama tentunya tidak mampu menampung Jemaat untuk beribadah. Dan dengan kemurahan Tuhan ada Hamba Tuhan yang “Bantu Kami” untuk membeli Pertapakan yang baru di ; “Karo Indah ” dengan ukuran 10m x 23 m( lebih besar bagunan yang lama ); yaitu dari Korea ; Pastor James ( Gereja Terang dan Garam dari Korea Selatan ) bangunan yang baru ukuranya adalah “10 m x 17m” , sedang yang lama hanyalah ” 4.5 m x 9m “. Tutur Pdt. Hosea Ginting ( Gembala Sidang Lau Bawang ). Nama” Jemaat Lau Bawang” berobah menjadi (” Jemaat Flawers Garden” ) yang dibawa oleh Ps. James dari Korea ( Sponsor ). Dengan adanya bangunan Gereja yang baru, warga setempat sangat senang namun satu hal disampaikan oleh salah satu anggota gereja Tetangga ( undangan GPI ) ini adalah tanggung jawab kita bersama untuk memenangkan jiwa untuk mengenal Yesus sebagai Juru selamat manusia, saling menjaga atas nama gereja kita masing-masing dan” Mari ” kita tetap hidup rukun saling menghargai satu dengan yang lainnya.
Juga Kepling dari Karo indah menyampaikan lewat kata sambutanya agar semua administrasi dilengkapi mengingat perpindahan tempat, ” awal Lau Bawang ” , sekarang ” Karo indah” agar diluruskan, Karena hari ini saya berbicara dari pemrintahan setempat, sekalipun saya bisa dikatakan orang dalam ” tutur bapak Tarigan (kepling Karo indah. )”
Pada acara peletakan batu pertama GPdI Lau Bawang, ikut hadir; Ketua Majelis Daerah Sumut- Aceh ( Pdt. R. Tarigan ) ; Ketua Majelis Wilayah Kabanjahe ( Pdt. A. Surbakti ); Perwakilan Gereja tetangga dari GPI Karo Indah; Perwakilan Gereja Elim Kairos Karo indah; Perwakilan Tua- tua yang ada dari Karo indah – Lau Bawang dan turut tukang juga undangan dari keluarga. Acara selesai pada jam 12. 35 siang dan dilanjutkan dengan makan siang, ( Raja/ INR ).
Poster himbauan kualitas udara dan antisipasi kabut asap — iNewsRakyat.com.
Himbauan Lingkungan
Himbauan Kabut Asap: Warga Medan Diminta Kurangi Aktivitas di Luar Ruangan
Kamis, 15 Oktober 2026 · Redaksi iNewsRakyat.com
Warga diimbau memperhatikan kondisi udara, mengurangi aktivitas di luar ruangan saat kabut asap pekat, dan menggunakan masker yang sesuai apabila harus keluar rumah.
Informasi pada poster pembaruan pagi ini menyebutkan kondisi Kota Medan berkabut asap. Data yang tercantum dalam poster menunjukkan AQI 175 dengan kategori “Tidak Sehat”, serta PM2.5 sebagai polutan utama. Angka dan kondisi kualitas udara dapat berubah dari waktu ke waktu.
Poster tersebut juga memuat informasi ISPU dari titik pemantauan Pinang Baris dan Jalan AH Nasution. Masyarakat disarankan memeriksa pembaruan resmi dari instansi terkait sebelum menentukan aktivitas di luar rumah.
Langkah yang dapat dilakukan masyarakat
Kurangi kegiatan luar ruangan ketika udara tampak pekat atau jarak pandang menurun.
Jika harus keluar, gunakan masker yang sesuai dan batasi waktu di luar.
Perhatikan anak-anak, lansia, serta orang yang memiliki asma atau gangguan pernapasan.
Tim lapangan dan pekerja luar ruangan sebaiknya mengikuti prosedur keselamatan serta arahan instansi terkait.
Catatan redaksi: Angka AQI, ISPU, suhu, kelembapan, arah angin, dan prakiraan cuaca pada poster merupakan informasi yang perlu diverifikasi kembali melalui sumber resmi sebelum diterbitkan sebagai data terkini.
Saran untuk Mengurangi Paparan Asap
1
Pertimbangkan waktu beraktivitas
Tunda kegiatan luar ruang jika kondisi udara buruk dan pantau informasi cuaca terbaru.
2
Gunakan masker yang sesuai
Jika perlu berada di luar ruangan, gunakan respirator seperti N95/KN95 yang terpasang rapat.
3
Lindungi kelompok rentan
Batasi paparan asap bagi anak-anak, lansia, dan orang dengan gangguan pernapasan.
4
Perhatikan keselamatan kerja
Koordinator lapangan perlu mengingatkan pekerja tentang perlindungan pernapasan dan jeda kerja.
Semoga hujan membantu mengurangi asap. Tetap waspada dan jaga kesehatan!