Jurnalis Muda Kota Medan Investigasi Kematian Maahira Dinabila Yang Penuh Tanda Tanya, Ada Apa Dengan Kematian Sang Mahasiswi Universitas Sumatera Utara Tersebut?




Inewsrakyat.Com Medan. 02/06/2023. Abd. Halim selaku Jurnalis dan juga Mahasiswa Kota Medan melakukan penelurusan terhadap kematian yang menimpa Maahira Dinabila yang meninggal dengan penuh keganjalan, ketika Halim mewawancarai Ayah Kandung Korban, Bapak Pariono dan Pengacara yang juga Paman Maahira Dinabila, Bapak Oky Andriansyah, beliau mengungkapkan kronologis kejadian yang menimpa anaknya tersebut, pada 40 Hari Mengenang Wafatnya Maahira yang diadakan dirumah Tante Korban, di Simalingkar. Senin, 01 – Juni – 2023



Bapak Pariono selaku Ayah Kandung Korban, berharap yang sebesar besarnya kepada pihak kepolisian, Kepada Kapolda Sumatera Utara yaitu Irjen. Pol Panca Putra Simanjuntak bahkan Kapolri yakni Bapak Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk memberikan atensi penuh terhadap kasus tersebut. Jangan karena beliau hanya seorang tukang becak, hukum terkesan tajam kebawah tumpul keatas. Begitu banyak tekanan yang beliau rasakan ketika memperjuangkan keadilan buat anaknya. Ujarnya kepada tim media

Senin, 05 – Juni – 2023, Ayah Kandung Korban bersama Pengacara yang juga Paman Korban berserta keluarga akan menyambangi Polrestabes Medan untuk menanyakan proses penyidikan yang telah dilakukan oleh pihak kepolisian. Pihak jurnalis bahkan seluruh elemen masyarakat akan mengawal sampai tuntas kasus Maahira tersebut

Banyak dugaan dan keganjalan yang mengarah kepada penyebab kematian Maahira Dinabila seperti yang dijelaskan Bapak Oky selaku Pengacara dan Paman Korban yang ada dilokasi kejadian, Halim berharap pihak Kepolisian yang lebih berhak untuk menyimpulkan bagaimana penyebab kematian Maahira, terkhusus dengan 14 saksi yang sedang diperiksa bahkan untuk Ayah Angkat Maahira, Halim berharap Kepolisian dapat memeriksa penuh Ayah Angkat Maahira dan orang orang disekitaran Ayah Angkat Korban, yang pertama kali menemukan korban dengan penuh banyak keganjalan dan menolak autopsi terhadap anak kandung Bapak Pariono tersebut. Bahkan kami meminta kepada Bapak Kapolda Sumatera Utara melalui Div. Propam Polda Sumut bahkan Kapolri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk dapat memeriksa Kapolsek Patumbak, Kompol Faidir Chaniago bahkan Kanit Reskrim Polsek Patumbak, AKP Ridwan atas kasus tersebut

Bapak Pariono berterima kasih yang sebesar besarnya kepada seluruh Wartawan karena sudah atensi penuh terhadap kejadian yang menimpa anak kandungnya

Halim sebagai sebagai salah seorang manusia yang punya naluri membela kebenaran, terpanggil untuk mengungkap kasus kematian tersebut. Halim akan melaksanakan diskusi publik kepada khalayak masyarakat umum setelah hasil forensik keluar untuk mengungkap kasus kematian Maahira bahkan jika keadilan tidak berpihak kepada Maahira, Halim dan kawan kawan media beserta beberapa elemen organisasi masyarakat akan melaksanakan Aksi dan Gerakan besar-besaran dalam waktu dekat ( A. Halim/INR )

Penulis


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *