Aktivis Kualuh Setuju Adanya Penertipan Tonase Di Jalan Kabupaten
Sebarkan artikel ini
inewsrakyat.com (labura) Sehubungan dilaksanakan nya Demonstrasi menuntut perbaikan jalan Terkhusus dari simpang Gunting saga ke kecamatan Kualuh Leidong,di laksanakan masyarakat 4 kecamatan di labuhanbatu utara pada tanggal 27 Oktober 2022.
Di dalam orasi Masa menuntut agar jalan dari simpang Gunting saga ke kecamatan Kualuh Leidong dapat di perbaiki dan di akomodir anggaran nya di tahun 2023.
Massa demonstrasi juga menuntut agar tonase truck yang melewati jalan lintas penghubung 4 kecamatan ini agar di tinjau kembali, karena mengingat banyaknya truck yang melewati lintas kabupaten ini tonasenya melebihi.
Selanjutnya Aktivis Kualuh Maulidi Azizi dalam keterangan mengatakan ” Masyarakat Terkhususnya Hilir dan Leidong sangat keberatan dengan truk-truk yang melintasi jalan ini melebihi tonase. Serta kami juga mendukung upaya pemerintah kabupaten dalam menertibkan truck angkutan yang melintasi jalan ini,
Azizi juga menjelaskan dalam surat edaran Dinas Perhubungan nomor 550/1515/Dishub/2022 dengan berdasarkan undang-undang nomor 22 tahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan serta surat keputusan bupati nomor 188.44/228/DPU/LBU/2013 .
Masyarakat tentunya mengharapkan keseriusan pemerintah kabupaten labuhanbatu utara beserta lembaga legislatif DPRD Labuhanbatu Utara untuk memperhatikan hancurnya infrastruktur jalan Di kecamatan Kualuh Hilir dan Kualuh Leidong. Tentunya kita berharap bersama-sama agar di tahun 2023 Rancangan APBD ini dapat di sahkan
sebagaimana Bupati labuhanbatu utara telah mengusulkan 102 Miliar dana untuk perbaikan jalan dari simpang Gunting saga sampai ke kecamatan Kualuh Leidong, dan semoga juga Pada pembahasan dan penetapan RAPBD 2023 ini dapat berjalan mulus dan di Sahkan oleh lembaga legislatif DPRD Labuhanbatu Utara.ujarnya.(Amsar tanjung)
Poster himbauan kualitas udara dan antisipasi kabut asap — iNewsRakyat.com.
Himbauan Lingkungan
Himbauan Kabut Asap: Warga Medan Diminta Kurangi Aktivitas di Luar Ruangan
Kamis, 15 Oktober 2026 · Redaksi iNewsRakyat.com
Warga diimbau memperhatikan kondisi udara, mengurangi aktivitas di luar ruangan saat kabut asap pekat, dan menggunakan masker yang sesuai apabila harus keluar rumah.
Informasi pada poster pembaruan pagi ini menyebutkan kondisi Kota Medan berkabut asap. Data yang tercantum dalam poster menunjukkan AQI 175 dengan kategori “Tidak Sehat”, serta PM2.5 sebagai polutan utama. Angka dan kondisi kualitas udara dapat berubah dari waktu ke waktu.
Poster tersebut juga memuat informasi ISPU dari titik pemantauan Pinang Baris dan Jalan AH Nasution. Masyarakat disarankan memeriksa pembaruan resmi dari instansi terkait sebelum menentukan aktivitas di luar rumah.
Langkah yang dapat dilakukan masyarakat
Kurangi kegiatan luar ruangan ketika udara tampak pekat atau jarak pandang menurun.
Jika harus keluar, gunakan masker yang sesuai dan batasi waktu di luar.
Perhatikan anak-anak, lansia, serta orang yang memiliki asma atau gangguan pernapasan.
Tim lapangan dan pekerja luar ruangan sebaiknya mengikuti prosedur keselamatan serta arahan instansi terkait.
Catatan redaksi: Angka AQI, ISPU, suhu, kelembapan, arah angin, dan prakiraan cuaca pada poster merupakan informasi yang perlu diverifikasi kembali melalui sumber resmi sebelum diterbitkan sebagai data terkini.
Saran untuk Mengurangi Paparan Asap
1
Pertimbangkan waktu beraktivitas
Tunda kegiatan luar ruang jika kondisi udara buruk dan pantau informasi cuaca terbaru.
2
Gunakan masker yang sesuai
Jika perlu berada di luar ruangan, gunakan respirator seperti N95/KN95 yang terpasang rapat.
3
Lindungi kelompok rentan
Batasi paparan asap bagi anak-anak, lansia, dan orang dengan gangguan pernapasan.
4
Perhatikan keselamatan kerja
Koordinator lapangan perlu mengingatkan pekerja tentang perlindungan pernapasan dan jeda kerja.
Semoga hujan membantu mengurangi asap. Tetap waspada dan jaga kesehatan!