inswsrakyat.com (Medan) Dtm Asril Marzuki yang kerap disapa Asril, sebagai Calon Legislatif Dapil I yaitu dua Kecamatan yaitu Kisaran Barat dan Kisaran Timur tepatnya Kabupaten Asahan.
mendapatkan dukungan dari sejumlah Tokoh Pemuda dan Masyarakat, Asril lahir dan besar di Kelurahan Kisaran Naga Kecamatan Kisaran Timur 33 tahun yang lalu tersebut, memantaskan diri untuk maju menjadi Calon Legislatif dari Partai Persatuan Pembangunan untuk Daerah Pemilihan Asahan I yang meliputi Kecamatan Kisaran Barat dan Kisaran Timur. Kabupaten Asahan.
Ketika dikonfirmasi oleh tim awak media, saat berada di kantor DPW PPP Sumatera Utara, Jl. Raden Saleh Dalam No.11, Kesawan, Kec. Bersilaturahmi dengan sejumlah Kader dan Simpatisan Partai pada Hari Rabu 25/05/2023

Asril yang juga bagian besar dari Keluarga Besar Al Jam’iyatul Washliyah tersebut mengatakan bahwa keinginan untuk maju menjadi Calon Legislatif DPRD Asahan.
“Bukan hanya sekedar keinginan saya pribadi saja tapi keinginan dari masyarakat yang ingin mendapatkan perhatian khusus dari pemerintah terkhususnya wakil rakyat yang mereka pilih dan amanah kan untuk menyampaikan suaranya di pemerintahan
serta bagaimana kelak masyarakat asahan terkhususnya kisaran barat maupun kisaran timur dapat diperhatikan lebih daripada sebelum sebelumnya untuk pembangunan sumber daya alam dan sumber daya manusia yang lebih berkelanjutan,” ujar Dtm Asril Marzuki.
“Bagi saya pribadi dengan keikutsertaannya pada kontestasi Pemilu 2024 melalui Partai Persatuan Pembangunan (PPP) adalah usaha bersama untuk meraih jabatan formal di parlemen sebagai wakil rakyat dan bila terpilih menjadi Anggota DPRD Asahan,” ucap Asril.
“Kelak tentunya beliau akan lebih bisa memperjuangkan nasib rakyat asahan untuk menciptakan aturan terbaik terhadap keberpihakan kepada masyarakat asahan serta untuk memajukan pembangunan daerah secara infrastruktur, pendidikan maupun perekonomian dan kesehatan serta bentuk pembangunan lainnya yang selama ini belum dirasakan Masyarakat Asahan,” ungkapnya.
“Bahkan boleh dikatakan daerahnya tersebut bisa dikatakan daerah perkotaan maupun daerah perdesaan yang masih sedikit merasakan dampak dari kebijakan yang dilakukan oleh pemerintahan selama ini,” pungkasnya. (TIM/INR


