Inwesrakyat com .Labura
Sungai Kualuh kembali memakan korban, buaya di sungai itu menerkam Gunawan Simanjuntak (19) warga Lingkungan Ujung Tanjung Kelurahan Kampung Masjid Kecamatan Kualuh Hilir Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura) Sumatera Utara, saat akan mengangkat jaring.
Peristiwa naas itu terjadi pada hari Sabtu (11/5/2024) sekitar pukul 14.00 Wib.

Peristiwa ini sudah kerap sekali terjadi, menurut catatan Inwesrakyat .com, peristiwa ini sudah terjadi 3 kali di sungai tersebut. Dan kurangnya perhatian pemerintah khususnya instansi terkait terhadap membasmi buaya disungai tersebut, sehingga para nelayan kerap sekali jadi korban.
Kejadian itu dilihat Yuspan (35) dan Rahmad Sagala (40) sesama nelayan.
Dalam kesempatan itu, Komandan Koramil 02/TL Mayor Inf DW Aritonang S.Sos menerangkan,Sabtu (11/5/2025).
Dikatakannya, bahwa anggotanya Babinsa Sertu Wahyono melaporkan kejadian tersebut terkait adanya seorang warga bernama Gunawan Simanjuntak (19) warga Lingkungan Ujung Tanjung diterkam buaya disungai di Dusun Sei Daun Desa Sei Apung, Kecamatan Kualuh Hilir, Kabupaten Labura.
Saat itu anggota kita dari Babinsa mendampingi korban saat berobat di Puskesmas Kampung Masjid.
Kemudian Komandan Koramil Mayor Inf DW Aritonang S. Sos menjelaskan secara lengkap.

Pada hari Sabtu tanggal 11 Mei 2024 Pukul 14.00 WIB saksi bersama korban dan 4 orang teman lainnya ( berjumlah 6 orang) berada di Sungai Tanjung Barulak Dusun Sei Daun Desa Sei Apung.
Pada saat itu korban turun ke.air untuk mengangkat jaring, tiba-tiba seekor buaya sudah berada didalam air dan langsung menggigit kaki sebelah kiri mengakibatkan luka robek pada bagian betis.
Hal ini diceritakan oleh saksi, lalu saksi menerangkan setelah kaki sebelah kiri korban diterkam Buaya kemudian saksi bersama teman lainnya memegang korban dan terjadi tarik menarik kemudian buaya tersebut melepaskan kaki korban dan mengakibatkan luka robek, kemudian mereka membawa korban ke Puskesmas Kampung Mesjid untuk diobati lukanya tersebut.
Sekitar Pukul 14.30 WIB, korban sampai di Puskesmas Kampung Mesjid dan langsung diobati oleh tim Kesehatan Puskesmas Kampung Mesjid.
Sampai Pukul 16.00 WIB Korban masih dirawat di Puskesmas Kampung Mesjid, tutup Mayor Inf DW Aritonang. (Amsar tanjung/INR )




