Example 728x250
News Karo

Jelang Trail of The Kings Zero Edition, Pihak BPODT Tanam Pohon Di Jalur Pelintasan

44
×

Jelang Trail of The Kings Zero Edition, Pihak BPODT Tanam Pohon Di Jalur Pelintasan

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Inewsrakyat. com – Simalungun

Sehari menjelang ajang lari lintas alam Trail Of The Kings Zero Edition, Badan Pelaksana Otorita Danau Toba (BPODT) bersama masyarakat Desa Sianjur Mulamula melakukan penanaman pohon di jalur yang akan dilintasi oleh para pelari TOTK Zero Edition tepatnya di areal Batu Hobon, sebuah situs budaya yang terletak di Desa Sari Marrihit, Kecamatan Sianjur Mulamula, Kabupaten Samosir, Jumat (03/05.2024).

Penanaman pohon mahoni dan pinus tersebut dihadiri oleh Direktur Pemasaran Pariwisata BPODT Wahyu Dito Galih Indharto, mewakili Direktur Utama BPODT, Asisten Deputi Peningkatan Prestasi Olahraga, Kemenko PMK Budi Prasetyo, Kepala Desa Mariden Simbolon dan masyarakat Desa Sari Marrihit, pelari dari Jepang Nami Ishihara dan Arief Wismoyono sebagai Ambassador TOTK .

Dito mengatakan bahwa penanaman pohon ini sangat penting maknanya, selain sebagai aksi nyata untuk turut melestarikan alam, juga sebagai bukti bahwa penyelenggaran TOTK Zero Edition ini berdampak positif bagi jalur yang dilintasi oleh para pelari TOTK Zero Edition.

“Trail of the King ini merupakan event outdoor yang membutuhkan alam yang luas dan jalur yang sejuk untuk dilintasi oleh para pelari. Kami akan terus menanam pohon di Kawasan Danau Toba agar lingkungan Danau Toba semakin hijau dan semakin banyak kegiatan outdoor yang dapat dilaksanakan. Semoga bibit pohon yang kami tanam bersama undangan, para runners dan masyarakat tumbuh dengan baik,” ujar Dito.

Asisten Deputi Peningkatan Prestasi Olahraga Kemenko PMK, Budi Prasetyo mengapresiasi kegiatan penanaman bibit pohon yang diinisiasi oleh BPODT.

“Kami sangat mengapresiasi penanaman bibit pohon yang dilakukan di Kawasan Danau Toba ini dan ini sejalan dengan yang dilakukan oleh Kemenko PMK. Tree planting ini sejalan dengan semangat Kemenko PMK yaitu penanaman 10 juta pohon, yang berguna untuk melestarikan lingkungan dan alam,” ujarnya.

Ambassador TOTK Aris Munandar yang turut meramaikan penanaman pohon di areal situs bersejarah masyarakat Batak tersebut, merasa bangga dapat ikut menanam pohon di Kawasan Danau Toba.

“Penanaman pohon ini adalah wujud dari kepedulian penyelenggara terhadap lingkungan, Karena trail run itu taman bermainnya ya alam, sepanjang trek running saya melihat ada bekas bekas kebakaran hutan, inilah yang menjadi pesan dari TOTK agar semua masyarakat menjaga lingkungan,” ungkap Arif.

Direktur Utama BPODT Jimmy Bernando Panjaitan mengharapkan sentuhan dan dukungan semua komponen masyarakat untuk menghijaukan Kawasan Danau Toba.

“Kami mengharapkan agar seluruh komponen masyarakat memberikan perhatian dan dukungan untuk turut menghijaukan Danau Toba melalui penanaman pohon. Bila semua elemen masyarakat menjaga lingkungan dan bersama-sama menghijaukan Danau Toba, kelak akan dapat meningkatkan kunjungan wisata dan pada akhirnya dapat meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar Danau Toba,” terangnya.

Haris/INR

iNewsRakyat.com | Himbauan Kabut Asap
Poster himbauan kabut asap Medan, Kamis 15 Oktober 2026
Poster himbauan kualitas udara dan antisipasi kabut asap — iNewsRakyat.com.
Himbauan Lingkungan

Himbauan Kabut Asap: Warga Medan Diminta Kurangi Aktivitas di Luar Ruangan

Kamis, 15 Oktober 2026 · Redaksi iNewsRakyat.com

Warga diimbau memperhatikan kondisi udara, mengurangi aktivitas di luar ruangan saat kabut asap pekat, dan menggunakan masker yang sesuai apabila harus keluar rumah.

Informasi pada poster pembaruan pagi ini menyebutkan kondisi Kota Medan berkabut asap. Data yang tercantum dalam poster menunjukkan AQI 175 dengan kategori “Tidak Sehat”, serta PM2.5 sebagai polutan utama. Angka dan kondisi kualitas udara dapat berubah dari waktu ke waktu.

Poster tersebut juga memuat informasi ISPU dari titik pemantauan Pinang Baris dan Jalan AH Nasution. Masyarakat disarankan memeriksa pembaruan resmi dari instansi terkait sebelum menentukan aktivitas di luar rumah.

Langkah yang dapat dilakukan masyarakat

  • Kurangi kegiatan luar ruangan ketika udara tampak pekat atau jarak pandang menurun.
  • Jika harus keluar, gunakan masker yang sesuai dan batasi waktu di luar.
  • Perhatikan anak-anak, lansia, serta orang yang memiliki asma atau gangguan pernapasan.
  • Tim lapangan dan pekerja luar ruangan sebaiknya mengikuti prosedur keselamatan serta arahan instansi terkait.

Catatan redaksi: Angka AQI, ISPU, suhu, kelembapan, arah angin, dan prakiraan cuaca pada poster merupakan informasi yang perlu diverifikasi kembali melalui sumber resmi sebelum diterbitkan sebagai data terkini.

Saran untuk Mengurangi Paparan Asap

1

Pertimbangkan waktu beraktivitas

Tunda kegiatan luar ruang jika kondisi udara buruk dan pantau informasi cuaca terbaru.

2

Gunakan masker yang sesuai

Jika perlu berada di luar ruangan, gunakan respirator seperti N95/KN95 yang terpasang rapat.

3

Lindungi kelompok rentan

Batasi paparan asap bagi anak-anak, lansia, dan orang dengan gangguan pernapasan.

4

Perhatikan keselamatan kerja

Koordinator lapangan perlu mengingatkan pekerja tentang perlindungan pernapasan dan jeda kerja.

Semoga hujan membantu mengurangi asap. Tetap waspada dan jaga kesehatan!
iNewsRakyat.com · Berita Terpercaya, Untuk Rakyat
© 2026 iNewsRakyat.com. Konten informasi perlu diverifikasi sebelum dipublikasikan.
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page