LONGSOR MELANDA JALAN MEDAN-BERASTAGI, LALU LINTAS SEMBAHE-SIBOLANGIT MEMADAT


SIBOLANGIT, 8 April 2026 – Tanah longsor kembali terjadi di jalur strategis Medan-Berastagi. Peristiwa alam ini terjadi pada Selasa malam, 7 April 2026, sekitar pukul 22.00 WIB, tepatnya di titik perbatasan antara wilayah Rambung dan Bingkawan, Kecamatan Sibolangit.

Bencana ini dipicu oleh tingginya intensitas curah hujan yang mengguyur kawasan pegunungan Karo dalam beberapa waktu terakhir. Kondisi ini membuat struktur tanah menjadi jenuh air dan tidak stabil, sehingga menyebabkan material tanah serta bebatuan longsor menutup sebagian atau seluruh badan jalan.

Situasi Terkini dan Dampak Lalu Lintas Hingga pantauan terbaru pada Rabu dini hari, 8 April 2026 pukul 00.11 WIB, situasi arus lalu lintas di sepanjang ruas jalan kawasan Sembahe hingga Sibolangit terpantau sangat padat dan mengalami kemacetan yang cukup panjang. Antrean kendaraan terlihat menumpuk akibat penyempitan jalan atau penutupan sementara untuk proses evakuasi dan pembersihan material longsoran.

Kendaraan baik roda dua maupun roda empat terpaksa harus berjalan lambat atau berhenti menunggu giliran untuk bisa melintas satu per satu, tergantung kondisi ketersediaan jalan yang bisa dilewati.

Imbauan Penting Bagi Pengguna Jalan,Mengingat kondisi cuaca yang masih tidak menentu dan potensi tanah longsor yang masih mengintai, pihak berwenang serta komunitas jalan tol dan lintasan alam memberikan himbauan keras kepada seluruh masyarakat pengguna jalan.

Pihak terkait saat ini masih terus melakukan upaya pembersihan jalan agar arus lalu lintas dapat kembali normal. Masyarakat diharapkan dapat terus memantau informasi terkini mengenai kondisi jalan dan cuaca sebelum memutuskan untuk berangkat.

Mari kita berdoa agar situasi segera membaik dan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Tetap hati-hati dan selamat sampai tujuan.

**Tim- iNR

Penulis


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *