Masyarakat Desa Perkebunan Teluk Dalam Merasa Kecewa Atas Kepimpinan Sugianto
Sebarkan artikel ini
Inewsrakyat.com (Asahan) Bentuk Rasa kekecewaan masyarakat Desa Perkebunan Teluk Dalam terhadap Kepala Desa Sugianto, masyarakat sekitar mengumpulkan bukti-bukti kecurangan Kepala Desa Perkebunan Teluk Dalam, Kecamatan Teluk Dalam, Kabupaten Asahan. Selasa 01/11/2023
Beberapa masyarakat Desa Perkebunan Teluk Dalam mengundang wartawan inewsrakyat.com mereka menceritakan kronologi masa kepemimpinan kepala desa Sugianto, dan sekaligus menyerahkan bukti-bukti atas kecurangan dana BUMDES di salah satu rumah warga berinisial (MD).
“Saya mewakili seluruh masyarakat Desa Perkebunan Teluk Dalam, Merasa Kecewa atas tindakan kepala desa, kami tidak tau kemana arah dana desa di bangunkan, apalagi yang berperan menjadi kepala desa adalah istrinya, semua urusan desa harus melalui istri nya yang bernama YUSNIDAR Batu Bara,” ujar MD kepada wartawan inewsrakyat.com
“Yang lebih parahnya lagi kami tidak tau siapa ketua BUMDES desa kami sampai saat ini tidak diber tahu dan di rahasiakan, hanya yang kami tau bendahara BUMDES yaitu istri kepala desa kami sendiri,” terangnya.
“Dulu pernah mereka buka pangkalan Gas LPG 3 KG, tapi pangkalan tersebut nama istrinya, sampai saat ini Raib hilang entah kemana, sampai bangkainya tidak ada lagi,” ucap masyarakat yang hadir.
“Ternyata kami dengar kepala desa kami membili tanah dan membangun rumah di desa lain, ternyata kami selidiki memang benar ada tanah dan bangunan rumah Melik kepala desa, tapi mengatas namakan orang lain, titik-titik tanah Kepala Desa Perkebunan Teluk Dalam, yaitu 1. Sei Kamah, 2. Sei Kepayang, 3. Bandar Pulo, dan masih banyak lainnya,” tutupnya kepada wartawan. (DN/INR)
Poster himbauan kualitas udara dan antisipasi kabut asap — iNewsRakyat.com.
Himbauan Lingkungan
Himbauan Kabut Asap: Warga Medan Diminta Kurangi Aktivitas di Luar Ruangan
Kamis, 15 Oktober 2026 · Redaksi iNewsRakyat.com
Warga diimbau memperhatikan kondisi udara, mengurangi aktivitas di luar ruangan saat kabut asap pekat, dan menggunakan masker yang sesuai apabila harus keluar rumah.
Informasi pada poster pembaruan pagi ini menyebutkan kondisi Kota Medan berkabut asap. Data yang tercantum dalam poster menunjukkan AQI 175 dengan kategori “Tidak Sehat”, serta PM2.5 sebagai polutan utama. Angka dan kondisi kualitas udara dapat berubah dari waktu ke waktu.
Poster tersebut juga memuat informasi ISPU dari titik pemantauan Pinang Baris dan Jalan AH Nasution. Masyarakat disarankan memeriksa pembaruan resmi dari instansi terkait sebelum menentukan aktivitas di luar rumah.
Langkah yang dapat dilakukan masyarakat
Kurangi kegiatan luar ruangan ketika udara tampak pekat atau jarak pandang menurun.
Jika harus keluar, gunakan masker yang sesuai dan batasi waktu di luar.
Perhatikan anak-anak, lansia, serta orang yang memiliki asma atau gangguan pernapasan.
Tim lapangan dan pekerja luar ruangan sebaiknya mengikuti prosedur keselamatan serta arahan instansi terkait.
Catatan redaksi: Angka AQI, ISPU, suhu, kelembapan, arah angin, dan prakiraan cuaca pada poster merupakan informasi yang perlu diverifikasi kembali melalui sumber resmi sebelum diterbitkan sebagai data terkini.
Saran untuk Mengurangi Paparan Asap
1
Pertimbangkan waktu beraktivitas
Tunda kegiatan luar ruang jika kondisi udara buruk dan pantau informasi cuaca terbaru.
2
Gunakan masker yang sesuai
Jika perlu berada di luar ruangan, gunakan respirator seperti N95/KN95 yang terpasang rapat.
3
Lindungi kelompok rentan
Batasi paparan asap bagi anak-anak, lansia, dan orang dengan gangguan pernapasan.
4
Perhatikan keselamatan kerja
Koordinator lapangan perlu mengingatkan pekerja tentang perlindungan pernapasan dan jeda kerja.
Semoga hujan membantu mengurangi asap. Tetap waspada dan jaga kesehatan!