Example 728x250
PEMERINTAH

MENYAMBUT ULANG TAHUN LABURA KE 14 PEMERINTAH KECAMATAN KUALUH HILIR ZIARAH KE MAKAM TOKOH PEMEKARAN

53
×

MENYAMBUT ULANG TAHUN LABURA KE 14 PEMERINTAH KECAMATAN KUALUH HILIR ZIARAH KE MAKAM TOKOH PEMEKARAN

Sebarkan artikel ini
ulang tahun labura
Example 468x60

inewsrakyat.com (Labura) Muspika Kecamatan Kualuh hilir beserta jajaran Ziarah ke makam Basrin ahmad Siregar SE tokoh Pemekaran Kabupaten Labuhanbatu Utara. Pada hari rabu pukul 09.30 Wib.

ulang tahun labura

Di hadiri Camat kualuh hilir H.Adaman S.Pd , Kepala UPTD Puskesmas kp Mesjid Rosmaida Uli Nababan SST , lurah , Sat Pol PP , (KUA) Ki Suprapto , korwil Pendidikan , Gustantina S.Pd , Kepala Desa , Pemuka Masyarakat / Agama , Dan ton Damkar Azhar reka , kordinator Penyuluhan KB , Salbiah , Kepala Aliyah Amri Pasai S.Pd , Latipah Sinaga Istri dari almarhum Basrin Ahmad Siregar serta seluruh elemen yang hadir di acara ini.

Camat Kualuh hilir menyampai kan” Bahwasanya almarhum adalah salah satu tokoh Pejuang untuk Pemekaran Kabupaten Labuhanbatu Utara . Sesuai arahan Bupati Labuhan Batu Utara Hendriyanto SE.

Menyambut HUT Labura ke 14 tahun 2022 untuk ziarah ke makam – makam tokoh Pejuang Pemekaran Kabupaten labuhanbatu Utara.

Kami atas nama Pemerintah Kecamatan Kualuh hilir mengucap kan terima kasih kepada para tokoh Pejuang Pemekaran Kabupaten Labura yang telah memperjuang kan Labura ini menjadi satu Kabupaten dan sampai saat ini Kabupaten Labura sudah berusia 14 tahun menambahkan.

Terlihat istri almarhum tokoh Pemekaran latipah sinaga saat menabur kan bunga dan di lanjut kan oleh Camat serta Muspika Kecamatan Kualuh hilir. (Agus INR)

iNewsRakyat.com | Himbauan Kabut Asap
Poster himbauan kabut asap Medan, Kamis 15 Oktober 2026
Poster himbauan kualitas udara dan antisipasi kabut asap — iNewsRakyat.com.
Himbauan Lingkungan

Himbauan Kabut Asap: Warga Medan Diminta Kurangi Aktivitas di Luar Ruangan

Kamis, 15 Oktober 2026 · Redaksi iNewsRakyat.com

Warga diimbau memperhatikan kondisi udara, mengurangi aktivitas di luar ruangan saat kabut asap pekat, dan menggunakan masker yang sesuai apabila harus keluar rumah.

Informasi pada poster pembaruan pagi ini menyebutkan kondisi Kota Medan berkabut asap. Data yang tercantum dalam poster menunjukkan AQI 175 dengan kategori “Tidak Sehat”, serta PM2.5 sebagai polutan utama. Angka dan kondisi kualitas udara dapat berubah dari waktu ke waktu.

Poster tersebut juga memuat informasi ISPU dari titik pemantauan Pinang Baris dan Jalan AH Nasution. Masyarakat disarankan memeriksa pembaruan resmi dari instansi terkait sebelum menentukan aktivitas di luar rumah.

Langkah yang dapat dilakukan masyarakat

  • Kurangi kegiatan luar ruangan ketika udara tampak pekat atau jarak pandang menurun.
  • Jika harus keluar, gunakan masker yang sesuai dan batasi waktu di luar.
  • Perhatikan anak-anak, lansia, serta orang yang memiliki asma atau gangguan pernapasan.
  • Tim lapangan dan pekerja luar ruangan sebaiknya mengikuti prosedur keselamatan serta arahan instansi terkait.

Catatan redaksi: Angka AQI, ISPU, suhu, kelembapan, arah angin, dan prakiraan cuaca pada poster merupakan informasi yang perlu diverifikasi kembali melalui sumber resmi sebelum diterbitkan sebagai data terkini.

Saran untuk Mengurangi Paparan Asap

1

Pertimbangkan waktu beraktivitas

Tunda kegiatan luar ruang jika kondisi udara buruk dan pantau informasi cuaca terbaru.

2

Gunakan masker yang sesuai

Jika perlu berada di luar ruangan, gunakan respirator seperti N95/KN95 yang terpasang rapat.

3

Lindungi kelompok rentan

Batasi paparan asap bagi anak-anak, lansia, dan orang dengan gangguan pernapasan.

4

Perhatikan keselamatan kerja

Koordinator lapangan perlu mengingatkan pekerja tentang perlindungan pernapasan dan jeda kerja.

Semoga hujan membantu mengurangi asap. Tetap waspada dan jaga kesehatan!
iNewsRakyat.com · Berita Terpercaya, Untuk Rakyat
© 2026 iNewsRakyat.com. Konten informasi perlu diverifikasi sebelum dipublikasikan.
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page