Inewsrakyat.com (Asahan) Yusnidar Batu Bara selaku istri Kepala Desa Perkebunan Teluk Dalam, yang menjabat sebagai Ketua PKK Desa Perkebunan Teluk Dalam, Kecamatan Teluk Dalam, sekaligus merangkap menjadi ketua BUMDES, bungkam saat dikonfirmasi wartawan.
Kepala Desa Perkebunan Teluk Dalam Sugianto saat dicomfirmasi wartawan melalui pesan WhatsApp terkait Dana Desa maupun BUMDES dari awal beliau menjabat sampai sekarang, Engan memberikan komentar apapun, namun yang ada Sugianto malah blokir nomor telepon dan WhatsApp.
Di samping itu Ketua TP. PKK Desa Perkebunan Teluk Dalam, Yusnidar Batu Bara, yang sekaligus merangkap sebagai bendahara BUMDES, Desa Perkebunan Teluk Dalam, Saat Dicomfirmasi Wartawan melalui WhatsApp, sama halnya seperti sang suami, memblokir nomor WhatsApp wartawan.

Camat Teluk Dalam Yuni Bugis S. STTP. saat dicomfirmasi wartawan mengatakan “Klo utk perkebunan saya gak bisa ikut campur, dan saya sudah capek menegur dan menasehati mereka, bapak dan tim langsung aja ama kades nya ya,” ucapnya.
Yang lebih parahnya lagi pangkalan Gas LPG 3 KG, mengatas Namakan YUSNIAR dengan No Registrasi : 121271916361006, yang sesuai SK Bupati No :230-EKON-THN–2016, yang terletak di dusun 1 Perkebunan Teluk Dalam, Pangkalan Gas LPG 3 KG, sampai saat ini Raib entah kemana, baik tabung Gasnya maupun Anggaran Dananya.
Dengan naiknya berita ini kami berharap kepada bapak Kapolres Asahan, Dan Pengadilan Negeri Kisaran (PN), untuk memanggil dan periksa kepala desa beserta istri kepala desa perkebunan Teluk Dalam, Yaitu Sugianto dan Yusnidar. (DN/INR)







