PIA Hadir Dalam Meningkatkan Kualitas Produksi Hasil Pertanian
Sebarkan artikel ini
Inewsrakyat.com-(Karo) Dataran Tinggi Karo terkenal sentra pertanian penghasil Sayur-mayur dan Buah yang sangat bagus hingga bertahun tahun berhasil mengirim hasil Pertaniannya ke luar daerah bahkan di ekspor ke Luar Negeri dan tentu ini sangat membantu perekonomian masyarakat Kabupaten Karo dan meningkatkan PAD Pemkab Karo itu sendiri.
Seiring perkembangan produksi hasil pertanian saat ini, yang sudah sedikit menurun salah satunya akibat lahan pertanian ataupun kadar pH Tanah (tingkat keasaman atau kebasaan suatu benda yang diukur) yang sudah menurun pengaruh dari penggunaan Produk berbagai jenis Kimia yang berlebihan, sehingga sudah sulit untuk meningkatkan kesuburan tanah/lahan pertanian yang dipastikan dapat merusak unsur tanah itu sendiri.
Mengingat hal tersebut PIA (Permata Ivana Agriculture) Peduli akan Pertanian hadir memberikan solusi memberikan pemahaman untuk meningkatkan hasil pertanian masyarakat dengan salah satunya memberikan vitamin tanah/organik untuk menaikkan pH tanah yang tentunya untuk segala Lahan ataupun jenis tanaman Pertanian.
Edy Sunaryo salah satu Konsultan Pertanian yang konsen di bidang Agrikultur Organik saat ditemui di sela-sela memberikan pemahaman ke Para Petani, mengatakan,” bahwa PIA hadir untuk membantu masyarakat dalam rangka membenahi media Tanam menuju Tanah yang lebih baik dan lebih subur dengan menggunakan nutrisi tanah,tentunya di PIA sendiri ada solusinya mengatasi hal tersebut,” jelasnya.
“Artinya tanaman yang pH tanah nya meningkat ataupun baik, tentunya hasil Tanaman akan lebih baik seperti Petani harapkan, dan pastinya penggunaan produk pupuk Kimia akan sangat berkurang, terlebih dari segi ekonominya dapat di pangkas hingga 50- hingga 80%,ini sangat membantu ekonomi Petani tentunya,” kata Edy sembari sampaikan PIA dalam waktu dekat akan menggelar sosialisasi dan Baksos di wilayah Liang Melas Datas.
Lanjutnya lagi,” kita sudah lakukan ujicoba berkali-kali sebelum di implementasikan ke lahan atau tanah Pertanian, salah satunya di Desa Pola Tebu Kecamatan Kuta Buluh Kabupaten Karo. Di Desa Pola Tebu Produk PIA sudah ada sekitar 6 bulan di gunakan di Lahan Jeruk, yang mana hasil dari pH Tanah murni 100 % naik, tentu bila pH tanah naik akar tanaman atau akar Jeruk tersebut tentunya penyerapan tanah sudah maksimal.
Poster himbauan kualitas udara dan antisipasi kabut asap — iNewsRakyat.com.
Himbauan Lingkungan
Himbauan Kabut Asap: Warga Medan Diminta Kurangi Aktivitas di Luar Ruangan
Kamis, 15 Oktober 2026 · Redaksi iNewsRakyat.com
Warga diimbau memperhatikan kondisi udara, mengurangi aktivitas di luar ruangan saat kabut asap pekat, dan menggunakan masker yang sesuai apabila harus keluar rumah.
Informasi pada poster pembaruan pagi ini menyebutkan kondisi Kota Medan berkabut asap. Data yang tercantum dalam poster menunjukkan AQI 175 dengan kategori “Tidak Sehat”, serta PM2.5 sebagai polutan utama. Angka dan kondisi kualitas udara dapat berubah dari waktu ke waktu.
Poster tersebut juga memuat informasi ISPU dari titik pemantauan Pinang Baris dan Jalan AH Nasution. Masyarakat disarankan memeriksa pembaruan resmi dari instansi terkait sebelum menentukan aktivitas di luar rumah.
Langkah yang dapat dilakukan masyarakat
Kurangi kegiatan luar ruangan ketika udara tampak pekat atau jarak pandang menurun.
Jika harus keluar, gunakan masker yang sesuai dan batasi waktu di luar.
Perhatikan anak-anak, lansia, serta orang yang memiliki asma atau gangguan pernapasan.
Tim lapangan dan pekerja luar ruangan sebaiknya mengikuti prosedur keselamatan serta arahan instansi terkait.
Catatan redaksi: Angka AQI, ISPU, suhu, kelembapan, arah angin, dan prakiraan cuaca pada poster merupakan informasi yang perlu diverifikasi kembali melalui sumber resmi sebelum diterbitkan sebagai data terkini.
Saran untuk Mengurangi Paparan Asap
1
Pertimbangkan waktu beraktivitas
Tunda kegiatan luar ruang jika kondisi udara buruk dan pantau informasi cuaca terbaru.
2
Gunakan masker yang sesuai
Jika perlu berada di luar ruangan, gunakan respirator seperti N95/KN95 yang terpasang rapat.
3
Lindungi kelompok rentan
Batasi paparan asap bagi anak-anak, lansia, dan orang dengan gangguan pernapasan.
4
Perhatikan keselamatan kerja
Koordinator lapangan perlu mengingatkan pekerja tentang perlindungan pernapasan dan jeda kerja.
Semoga hujan membantu mengurangi asap. Tetap waspada dan jaga kesehatan!