PRESIDEN PRABOWO SUBIANTO TINJAU LANGSUNG PEMBANGUNAN   HUTARA DI ACEH TAMIANG, AWAL KEMBANGUNAN PASCA BENCANA 26 NOVEMBER 2025


Aceh, iNewsrakyat.com- Aceh Tamiang, Kamis (1/1/2026) – Dalam momentum pergantian tahun yang penuh harapan, Presiden Prabowo Subianto melakukan kunjungan kerja langsung ke Kabupaten Aceh Tamiang untuk meninjau pembangunan Rumah Hunian Danantara (Huntara), sebuah program perumahan berkelanjutan yang dirancang sebagai bagian dari upaya pemulihan dan pembangunan pasca bencana banjir bandang dan longsor yang menerjang daerah tersebut pada 26 November 2025. Bencana yang terjadi pada akhir tahun lalu telah menyebabkan kerusakan parah pada hunian masyarakat, merusak infrastruktur, dan mengganggu aktivitas ekonomi lokal, sehingga program Huntara menjadi salah satu prioritas pemerintah dalam memberikan tempat tinggal layak dan memulihkan kesejahteraan masyarakat.

Dalam kunjungan ini, Presiden Prabowo didampingi oleh jejeran menteri Kabinet Merah Putih serta para Direktur Utama BUMN yang terlibat dalam pelaksanaan proyek ini. Acara juga dihadiri oleh CEO BPI Danantara Rosan Roeslani, yang selanjutnya menyampaikan laporan progress pembangunan Huntara yang akan dibangun di 3 provinsi dengan titik awal di Kabupaten Aceh Tamiang.

“Pada hari pertama tahun baru 2026, kita tidak hanya merayakan harapan, tetapi juga mengambil langkah nyata untuk memulihkan daerah yang terkena bencana,” ujar Presiden Prabowo dalam pidatonya usai meninjau lokasi pembangunan. “Rumah Huntara bukan hanya sekadar tempat tinggal, tetapi simbol kebangkitan dan komitmen pemerintah untuk memberikan kualitas hidup yang lebih baik bagi masyarakat yang terkena dampak bencana.”

Rosan Roeslani menjelaskan bahwa dalam tahap awal di Aceh Tamiang, akan diserahkan sebanyak 600 unit rumah Huntara kepada kepala daerah setempat. Selain perumahan, program ini juga menyertakan fasilitas pendukung yang lengkap untuk memenuhi kebutuhan sosial dan ekonomi masyarakat. “Tidak hanya Huntara saja, bersama juga kami serahkan fasilitas pendukung yang meliputi taman bermain untuk anak-anak, jaringan wifi yang akan meningkatkan akses informasi, mushola untuk kebutuhan ibadah, serta dapur umum sebanyak 14 unit untuk memudahkan aktivitas masyarakat,” ungkap Rosan. Ia juga menambahkan bahwa akan disediakan 120 unit toilet dan kamar mandi yang memenuhi standar sanitasi kesehatan, sehingga meningkatkan kualitas lingkungan hidup di kawasan pemukiman.

Pembangunan Huntara dirancang dengan konsep ramah lingkungan dan tahan bencana, menggunakan material konstruksi yang kokoh dan teknologi terbaru untuk mengurangi risiko kerusakan akibat bencana alam di masa mendatang. Selain Aceh Tamiang, program ini akan diperluas ke dua provinsi lainnya yang juga rawan bencana, dengan target untuk memberikan ribuan unit rumah layak huni dalam waktu dekat.

Dalam rapat terbatas yang diadakan sesudah peninjauan lapangan, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat menjelaskan bahwa pembangunan di Aceh Tamiang telah mencapai progres yang memuaskan, dengan lebih dari 70% struktur utama rumah telah selesai dibangun. Para menteri dan Direktur Utama BUMN juga sepakat untuk mempercepat proses pembangunan dan pengiriman material agar 600 unit rumah serta fasilitas pendukung dapat diserahkan tepat waktu kepada masyarakat pada kuartal kedua tahun 2026.

Presiden Prabowo menekankan bahwa program Huntara adalah bagian dari visi pemerintah untuk menciptakan pemukiman yang mandiri dan berkelanjutan, di mana masyarakat tidak hanya memiliki tempat tinggal, tetapi juga akses ke fasilitas dasar yang mendukung aktivitas sehari-hari dan pengembangan ekonomi lokal. “Semoga dengan adanya Rumah Hunian Danantara, masyarakat Aceh Tamiang dapat memulai babak baru di tahun 2026 dengan harapan yang lebih besar, dan dapat membangun kembali kehidupan mereka dengan lebih baik,” tutup Presiden Prabowo.

Diharapkan, dengan pelaksanaan program ini, Aceh Tamiang akan segera pulih dari dampak bencana dan menjadi contoh pembangunan pemukiman pasca bencana yang berkelanjutan di Indonesia.

*Marvin/ iNR


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *