Example 728x250
PEMERINTAH

Santa Br Sembiring Sangat Terbantu Oleh Program JKN Jalani Pengobatan Anemianya

55
×

Santa Br Sembiring Sangat Terbantu Oleh Program JKN Jalani Pengobatan Anemianya

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Berita Tanah Karo – Inewsrakyat.com

Santa Maria Br Sembiring (49), salah satu Peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) asal Desa Raya Kecamatan Berastagi, Kabupaten Karo menceritakan kisahnya yang sering keluar masuk rumah sakit untuk melakukan transfusi darah karena penyakit anemia yang dideritanya. Ia  mengatakan bahwa sudah hampir dua tahun rutin menjalani tindakan transfusi darah.

Saat dikunjungi Tim media saat menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum (RSU) Amanda Berastagi, Santa menyampaikan bahwa dirinya menderita kondisi anemia. Atas kondisinya tersebut, Santa mengaku bahwa dirinya sering mengalami beberapa gejala seperti lemas, mudah mengantuk, sakit kepala dan lain-lain. Bahkan tak jarang gusinya bengkak dan berdarah. 

Santa yang ditemani oleh sang anak mengakui bahwa berkat adanya Program JKN yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan, ia masih memiliki harapan untuk tetap semangat menghadapi anemia yang dideritanya.

“Pertama kali saya tahu kalau saya menderita anemia awalnya karena gusi saya sering bengkak dan berdarah. Selain itu, badan saya terasa lemas dan maunya tiduran saja, bahkan memar pada badan juga sering muncul. Suami saya membawa saya untuk berobat ke Puskesmas, dan dari hasil pemeriksaan laboratorium kata dokter saya dinyatakan terkena anemia. Kemudian saya dirujuk ke RSU Amanda ini untuk mendapatkan tindakan lebih lanjut,” ungkap Santa, beberapa waktu lalu.

Santa awalnya tidak menyangka akan terkena anemia bahkan harus mendapatkan tindakan transfusi darah beberapa kali untuk pengobatannya. Ia juga mengaku dirinya merasa khawatir jika harus terus menerus harus dirawat dirumah sakit, mengingat pendapatan sang suami yang sehari-harinya bekerja sebagai pegawai swasta hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, hal ini tentu menjadi beban pikiran bagi Santa.

“Kalau tidak dibantu dengan Program JKN, saya mungkin tidak akan rutin berobat seperti ini. Biaya keperluan rumah tangga sangat banyak, anak-anak saya juga masih perlu biaya untuk sekolah dan lainnya.

Untungnya biaya pengobatan dan perawatan ditanggung penuh oleh BPJS Kesehatan. Lega sekali rasanya karena bisa mengurangi beban suami saya untuk menanggung biaya pengobatan saya. Pelayanan di rumah sakit juga sangat bagus. Proses masuk ke ruangan cepat, dokternya ramah, begitu juga dengan perawatnya lemah lembut saat bertanya juga sangat pengertian,” tutur Santa ini.

Santa merupakan Peserta Program JKN dari segmen peserta Pekerja Penerima Upah (PPU) yang dibayarkan oleh perusahaan tempat suaminya bekerja. Menurut Santa, walaupun dirinya mendapatkan pelayanan kesehatan dengan memanfaatkan Program JKN, ia merasa pelayanan dari rawat inap maupun rawat jalan yang dirasakannya sangat memuaskan dan tidak ada perbedaan antara Peserta Program JKN dan Peserta umum. 

Proses administrasi yang mudah dan tidak bertele-tele, tindakan-tindakan mulai dari transfusi yang sudah ia lakukan beberapa kali hingga obat-obatan pun dapat tetap ia dapatkan tanpa iur biaya tambahan apa pun.

Merasa terbantu dengan adanya Program JKN, Santa sangat bersyukur dan merasa puas akan fasilitas dan pelayanan yang diberikan BPJS Kesehatan kepadanya. Dirinya meyakini bahwa Program JKN akan selalu membawa manfaat bagi seluruh masyarakat.

“Sekali lagi saya berharap bahwa Program JKN dari BPJS Kesehatan ini tetap berlangsung dan tidak dihentikan, karena Program JKN sangat berguna bagi semua orang. Terlebih lagi, Program JKN prosesnya tidak rumit sehingga tidak ada alasan untuk tidak bergabung. Prinsip gotong royong jelas tecermin pada program ini,” ujarnya.

*Haris/INR

iNewsRakyat.com | Himbauan Kabut Asap
Poster himbauan kabut asap Medan, Kamis 15 Oktober 2026
Poster himbauan kualitas udara dan antisipasi kabut asap — iNewsRakyat.com.
Himbauan Lingkungan

Himbauan Kabut Asap: Warga Medan Diminta Kurangi Aktivitas di Luar Ruangan

Kamis, 15 Oktober 2026 · Redaksi iNewsRakyat.com

Warga diimbau memperhatikan kondisi udara, mengurangi aktivitas di luar ruangan saat kabut asap pekat, dan menggunakan masker yang sesuai apabila harus keluar rumah.

Informasi pada poster pembaruan pagi ini menyebutkan kondisi Kota Medan berkabut asap. Data yang tercantum dalam poster menunjukkan AQI 175 dengan kategori “Tidak Sehat”, serta PM2.5 sebagai polutan utama. Angka dan kondisi kualitas udara dapat berubah dari waktu ke waktu.

Poster tersebut juga memuat informasi ISPU dari titik pemantauan Pinang Baris dan Jalan AH Nasution. Masyarakat disarankan memeriksa pembaruan resmi dari instansi terkait sebelum menentukan aktivitas di luar rumah.

Langkah yang dapat dilakukan masyarakat

  • Kurangi kegiatan luar ruangan ketika udara tampak pekat atau jarak pandang menurun.
  • Jika harus keluar, gunakan masker yang sesuai dan batasi waktu di luar.
  • Perhatikan anak-anak, lansia, serta orang yang memiliki asma atau gangguan pernapasan.
  • Tim lapangan dan pekerja luar ruangan sebaiknya mengikuti prosedur keselamatan serta arahan instansi terkait.

Catatan redaksi: Angka AQI, ISPU, suhu, kelembapan, arah angin, dan prakiraan cuaca pada poster merupakan informasi yang perlu diverifikasi kembali melalui sumber resmi sebelum diterbitkan sebagai data terkini.

Saran untuk Mengurangi Paparan Asap

1

Pertimbangkan waktu beraktivitas

Tunda kegiatan luar ruang jika kondisi udara buruk dan pantau informasi cuaca terbaru.

2

Gunakan masker yang sesuai

Jika perlu berada di luar ruangan, gunakan respirator seperti N95/KN95 yang terpasang rapat.

3

Lindungi kelompok rentan

Batasi paparan asap bagi anak-anak, lansia, dan orang dengan gangguan pernapasan.

4

Perhatikan keselamatan kerja

Koordinator lapangan perlu mengingatkan pekerja tentang perlindungan pernapasan dan jeda kerja.

Semoga hujan membantu mengurangi asap. Tetap waspada dan jaga kesehatan!
iNewsRakyat.com · Berita Terpercaya, Untuk Rakyat
© 2026 iNewsRakyat.com. Konten informasi perlu diverifikasi sebelum dipublikasikan.
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page