Sosialisasi Pertanian Dan Ketahanan Pangan Desa Gongsol Serta Pembagian Pupuk Kompos Dan Herbisida.
Sebarkan artikel ini
Inewsrakyat.com – Karo
– Pemerintahan Desa Gongsol gelar sosialisasi Pertanian dan Ketahanan Pangan sekaligus pembagian pupuk Kompos dan Herbisida ke Petani Desa Gongsol Kecamatan Merdeka Kabupaten Karo di Jambur (Lost) Gongsol, Kamis (05/10.2023) sekira pukul 10.00 WIB yang dihadiri oleh Camat Merdeka Pendamping Desa, PPL Kecamatan, dan dari Dinas Pertanian serta Badan Pemusyawatan Desa (BPD) Desa Gongsol.
Selaku perwakilan BPD Desa Gongsol Imran Ginting (wakil Ketua BPD) yang di dampingi Asrul Sani selaku Anggota BPD saat dikonfirmasi, menyampaikan,” inilah bantuan Pemerintahan Desa Gongsol berupa pupuk kompos dan mudah mudahan bisa bermanfaat dan membantu meningkatkan hasil Pertanian, nah harapannya untuk kedepannya, bila ada program Ketahanan Pangan kembali, bisa juga di agendakan ke Jalan Usaha Tani, atau untuk Agrowisata Desa,” ujar Imran Ginting ini.
Kepala Desa Gongsol, Jon Pomen Surbakti saat dikonfirmasi wartawan perihal kegiatan tersebut menyampaikan, bahwa ini sosialisasi Pertanian dan Ketahanan Pangan yang pertama kali kita lakukan, dimana kita membagikan Pupuk Kompos dan Herbisida ke masyarakat Petani kita secara gratis yang bersumber dari Anggaran DD 2023, jadi dalam pertemuan sosialisasi dan pembagian kompos tersebut juga semoga bermanfaat bagi para Petani Desa Gongsol dan kedepannya hasil Panen kita meningkatkan dan untuk mendukung Ketahanan Pangan di daerah,” ujarnya.
Sementara itu, dalam arahannya, Camat Kecamatan Merdeka, Elsa Br Surbakti S, STP, MA menyampaikan,” sesuai dengan Perbup nomor 9 tahun 2023 setiap Desa wajib menganggarkan 20% untuk Ketahanan Pangan. Dalam hal ini, Desa Gongsol mendapat bantuan berupa pupuk dan Herbisida. Jadi harapan nya pupuk ini bisa dipergunakan sebagaimana mestinya, dan semoga bermanfaat untuk peningkatan hasil Pertanian,” ujarnya singkat.
Pantauan media sebelum pembagian Kompos Pemerintah Desa Gongsol dalam hal ini Sekretaris Desa, Bintama Zena Surbakti sebagai moderator memberikan ruang interaktif untuk bertanya kepada para narasumber yang hadir di kegiatan sosialisasi tersebut. Dan terpantau ada 712 Sak pupuk kompos yang disalurkan langsung di lokasi kepada masyarakat Desa Gongsol dan diawali dengan pemberian secara simbolis kepada perwakilan warga oleh Camat Merdeka.
Poster himbauan kualitas udara dan antisipasi kabut asap — iNewsRakyat.com.
Himbauan Lingkungan
Himbauan Kabut Asap: Warga Medan Diminta Kurangi Aktivitas di Luar Ruangan
Kamis, 15 Oktober 2026 · Redaksi iNewsRakyat.com
Warga diimbau memperhatikan kondisi udara, mengurangi aktivitas di luar ruangan saat kabut asap pekat, dan menggunakan masker yang sesuai apabila harus keluar rumah.
Informasi pada poster pembaruan pagi ini menyebutkan kondisi Kota Medan berkabut asap. Data yang tercantum dalam poster menunjukkan AQI 175 dengan kategori “Tidak Sehat”, serta PM2.5 sebagai polutan utama. Angka dan kondisi kualitas udara dapat berubah dari waktu ke waktu.
Poster tersebut juga memuat informasi ISPU dari titik pemantauan Pinang Baris dan Jalan AH Nasution. Masyarakat disarankan memeriksa pembaruan resmi dari instansi terkait sebelum menentukan aktivitas di luar rumah.
Langkah yang dapat dilakukan masyarakat
Kurangi kegiatan luar ruangan ketika udara tampak pekat atau jarak pandang menurun.
Jika harus keluar, gunakan masker yang sesuai dan batasi waktu di luar.
Perhatikan anak-anak, lansia, serta orang yang memiliki asma atau gangguan pernapasan.
Tim lapangan dan pekerja luar ruangan sebaiknya mengikuti prosedur keselamatan serta arahan instansi terkait.
Catatan redaksi: Angka AQI, ISPU, suhu, kelembapan, arah angin, dan prakiraan cuaca pada poster merupakan informasi yang perlu diverifikasi kembali melalui sumber resmi sebelum diterbitkan sebagai data terkini.
Saran untuk Mengurangi Paparan Asap
1
Pertimbangkan waktu beraktivitas
Tunda kegiatan luar ruang jika kondisi udara buruk dan pantau informasi cuaca terbaru.
2
Gunakan masker yang sesuai
Jika perlu berada di luar ruangan, gunakan respirator seperti N95/KN95 yang terpasang rapat.
3
Lindungi kelompok rentan
Batasi paparan asap bagi anak-anak, lansia, dan orang dengan gangguan pernapasan.
4
Perhatikan keselamatan kerja
Koordinator lapangan perlu mengingatkan pekerja tentang perlindungan pernapasan dan jeda kerja.
Semoga hujan membantu mengurangi asap. Tetap waspada dan jaga kesehatan!