Example 728x250
News Karo

Pemahaman Diri Dalam Kehidupan Yang Baru Yaitu Kasih Karunia

73
×

Pemahaman Diri Dalam Kehidupan Yang Baru Yaitu Kasih Karunia

Sebarkan artikel ini
rohani kristen
Example 468x60

inewsrakyat.com (Rohani Kristen) Sebagaimana biasanya dalam GBKP(Gereja Batak Karo Protestan) selain kebaktian di hari Minggu ada juga perpulungen jabu-jabu diadakan di tiap sektor.GBKP Runggun Ketaren yang terdiri dari 32 sektor itu juga melakukan perpulungen jabu-jabu secara umum pada hari Rabu,14/9/22.

Pukul 19.30 Wib setelah jemaat berkumpul,bernyanyi dengan bahasa Karo Kitab Ende-enden 424:1″Ipuji kami Kam Dibata Si Mbelin” (Kami memuji Allah yang Agung).Dan diteruskan dengan khotbah yang diambil dari Johanes 4:5-10 :Ada misi Tuhan Yesus terhadap seorang perempuan Samaria agar mempunyai iman yang benar.Tujuan Kristus agar Samarianisme dan Yudaisme dikoreksi kepada pemahaman yang baru yaitu Kasih Karunia.

Daerah Samaria adalah kota yang ditinggalkan bangsa Jahudi.Dari perjalanan Tuhan Yesus ke Galilea yang sebelumnya di Yudea Yesus melewati jalan pintas .Shikar ataupun Sikem beberapa mil Tenggara Kota Samaria berdekatan dengan Gerizim ditanah yang diberikan Yakup kepada Yusuf .

Dengan sembunyi-sembunyi perempuan Samaria itu setiap hari pergi ke “Sumur Yakup” karena pergaulannya yang kurang etis menurut anggapan warga sekitarnya.Di sumur Yakup itulah perjumpaan-Nya dengan perempuan Samaria yang pada saat itu muridnya sedang pergi membeli makanan.Sebagai kemanusiaan Yesus juga haus dan letih.Heran perempuan itu ketika Yesus meminta “air minum” dan menyebut Yesus “Rabi(Guru)”.Seorang Samaria tak dapat bergaul atau bercakap dengan seorang Yahudi dan apa yang dipakai orang Samaria dianggap najis bagi Yahudi.(Bangsa Yahudi membenci bangsa Samaria karena perkawinan campuran dan agama campuran).Yahudi tidak memakai timba yang dipakai Samaria.
Tuhan Yesus meninggalkan kepentingan-Nya untuk menunjukkan kepada perempuan itu tentang Karunia Allah.Yesus menyamakan diri-Nya adalah “Air Hidup”. Karena berpikir tentang sumur perempuan itu bingung.Apakah Rabi ini dapat menghasilkan yang lebih besar daripada yang diperbuat Yakup”bathinnya.
Air dalam sumur harus diminum berkali-kali tetapi air yang disediakan Kristus dapat memuaskan sehingga seorang yang meminumnya tidak akan haus selama-lamanya.Itulah kesegaran yang dihasilkan hidup yang kekal.

Sebelum perempuan itu menerima karunia air hidup,dia harus disadarkan terlebih dahulu akan “dosanya”,lima suami yang bukanlah suaminya yang sah.Sejarah suram pernikahan perempuan diterobos Yesus.Bagi perempuan ini hanya Yesus yang layak dipanggil “Nabi”.Yesus membaca jiwa perempuan itu.
Yesus juga membaca jiwa kita pribadi lepas pribadi.Setelah perempuan itu mengaku dosanya ,dia mengenal Yesus.Keselamatan sudah tiba hanya dalam diri Yesus yang mati dan bangkit,dan orang yang sudah diselamatkan akan menyembah dalam roh dan kebenaran “ujar Rosmita yang dipanggil Nande Lukas itu menyampaikan khotbahnya.

Dilanjutkan dengan tanyajawab dengan penjabaran tentang adat dan pembaharuan yang diperoleh setelah membaca nats dalam ibadah ini.Dengan bersemangat masing-masing berkontribusi dan dalam perjumpaan ini diakhiri dengan doa yang dibawakan Pertua T.Surbakti.Setelah jeda dengan snak seadanya,pulang dengan sukacita.(Mitha/INR)

iNewsRakyat.com | Himbauan Kabut Asap
Poster himbauan kabut asap Medan, Kamis 15 Oktober 2026
Poster himbauan kualitas udara dan antisipasi kabut asap — iNewsRakyat.com.
Himbauan Lingkungan

Himbauan Kabut Asap: Warga Medan Diminta Kurangi Aktivitas di Luar Ruangan

Kamis, 15 Oktober 2026 · Redaksi iNewsRakyat.com

Warga diimbau memperhatikan kondisi udara, mengurangi aktivitas di luar ruangan saat kabut asap pekat, dan menggunakan masker yang sesuai apabila harus keluar rumah.

Informasi pada poster pembaruan pagi ini menyebutkan kondisi Kota Medan berkabut asap. Data yang tercantum dalam poster menunjukkan AQI 175 dengan kategori “Tidak Sehat”, serta PM2.5 sebagai polutan utama. Angka dan kondisi kualitas udara dapat berubah dari waktu ke waktu.

Poster tersebut juga memuat informasi ISPU dari titik pemantauan Pinang Baris dan Jalan AH Nasution. Masyarakat disarankan memeriksa pembaruan resmi dari instansi terkait sebelum menentukan aktivitas di luar rumah.

Langkah yang dapat dilakukan masyarakat

  • Kurangi kegiatan luar ruangan ketika udara tampak pekat atau jarak pandang menurun.
  • Jika harus keluar, gunakan masker yang sesuai dan batasi waktu di luar.
  • Perhatikan anak-anak, lansia, serta orang yang memiliki asma atau gangguan pernapasan.
  • Tim lapangan dan pekerja luar ruangan sebaiknya mengikuti prosedur keselamatan serta arahan instansi terkait.

Catatan redaksi: Angka AQI, ISPU, suhu, kelembapan, arah angin, dan prakiraan cuaca pada poster merupakan informasi yang perlu diverifikasi kembali melalui sumber resmi sebelum diterbitkan sebagai data terkini.

Saran untuk Mengurangi Paparan Asap

1

Pertimbangkan waktu beraktivitas

Tunda kegiatan luar ruang jika kondisi udara buruk dan pantau informasi cuaca terbaru.

2

Gunakan masker yang sesuai

Jika perlu berada di luar ruangan, gunakan respirator seperti N95/KN95 yang terpasang rapat.

3

Lindungi kelompok rentan

Batasi paparan asap bagi anak-anak, lansia, dan orang dengan gangguan pernapasan.

4

Perhatikan keselamatan kerja

Koordinator lapangan perlu mengingatkan pekerja tentang perlindungan pernapasan dan jeda kerja.

Semoga hujan membantu mengurangi asap. Tetap waspada dan jaga kesehatan!
iNewsRakyat.com · Berita Terpercaya, Untuk Rakyat
© 2026 iNewsRakyat.com. Konten informasi perlu diverifikasi sebelum dipublikasikan.
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page