Example 728x250
News Karo

Baznas Karo Cetak Madrasah Tangguh Bencana, Guru dan Siswa MIS Ad-Dakwah Dibekali Simulasi Penyelamatan

92
×

Baznas Karo Cetak Madrasah Tangguh Bencana, Guru dan Siswa MIS Ad-Dakwah Dibekali Simulasi Penyelamatan

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

iNews Rakyat.com

Kabanjahe – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Karo terus memperkuat budaya sadar bencana di lingkungan pendidikan melalui Program Madrasah Aman Tanggap Bencana (MANTAB). Memasuki hari kedua pelaksanaan, Rabu (15/7/2026), Baznas menggelar kegiatan Penguatan Kapasitas Kelompok Kerja (Pokja), Guru, dan Relawan di MIS Ad-Dakwah Kabanjahe.

Kegiatan ini diisi dengan pembekalan materi, edukasi kebencanaan, serta simulasi penanganan bencana yang bertujuan meningkatkan kapasitas guru, relawan, dan seluruh warga sekolah dalam menghadapi situasi darurat. Melalui program ini, para peserta dibekali pengetahuan tentang mitigasi bencana, teknik evakuasi, hingga langkah penyelamatan yang benar untuk melindungi peserta didik ketika bencana terjadi.

Salah satu rangkaian kegiatan yang menjadi perhatian adalah simulasi gempa bumi yang melibatkan para siswa. Dalam simulasi tersebut, siswa dilatih berlindung di bawah meja sebagai langkah awal penyelamatan, kemudian dievakuasi secara tertib menuju titik kumpul sesuai prosedur keselamatan yang telah ditetapkan.

Program ini merupakan bentuk nyata komitmen Baznas Kabupaten Karo dalam meningkatkan kesiapsiagaan sekolah terhadap potensi bencana sekaligus memperkuat peran guru sebagai garda terdepan dalam melindungi anak-anak saat keadaan darurat.

Perwakilan Baznas Kabupaten Karo, Ustadz Muhammad Salim, mengatakan bahwa Program MANTAB tidak hanya dilaksanakan di MIS Ad-Dakwah Kabanjahe, tetapi akan diperluas ke sekolah-sekolah lainnya di Kabupaten Karo.

“Program ini tidak hanya dilaksanakan di sekolah ini. Ke depan, kegiatan serupa akan kami hadirkan di sekolah-sekolah lain di Kabupaten Karo agar semakin banyak guru dan siswa yang memiliki pengetahuan serta kesiapsiagaan menghadapi bencana,” ujar Ustadz Muhammad Salim.

Sementara itu, Kepala MIS Ad-Dakwah Kabanjahe, Mualimah Sri Tuti S., S.Pd., menjelaskan bahwa sebelum simulasi dilaksanakan, seluruh guru diberikan pemahaman mengenai konsep, teknis pelaksanaan, serta peran masing-masing ketika terjadi bencana di lingkungan sekolah.

“Guru harus memahami apa yang harus dilakukan ketika bencana terjadi. Keselamatan peserta didik menjadi prioritas utama. Karena itu, melalui kegiatan ini guru dibekali kemampuan untuk mengambil langkah cepat, tepat, dan terarah dalam proses evakuasi,” jelas Mualimah Sri Tuti.

Melalui Program Madrasah Aman Tanggap Bencana (MANTAB), Baznas Kabupaten Karo berharap setiap satuan pendidikan memiliki sistem kesiapsiagaan yang baik, didukung guru, relawan, dan siswa yang sigap menghadapi berbagai potensi bencana. Program ini diharapkan mampu menciptakan lingkungan belajar yang aman, tangguh, dan siap menghadapi kondisi darurat demi melindungi seluruh warga sekolah.

Zul – Redaksi

iNewsRakyat.com | Himbauan Kabut Asap
Poster himbauan kabut asap Medan, Kamis 15 Oktober 2026
Poster himbauan kualitas udara dan antisipasi kabut asap — iNewsRakyat.com.
Himbauan Lingkungan

Himbauan Kabut Asap: Warga Medan Diminta Kurangi Aktivitas di Luar Ruangan

Kamis, 15 Oktober 2026 · Redaksi iNewsRakyat.com

Warga diimbau memperhatikan kondisi udara, mengurangi aktivitas di luar ruangan saat kabut asap pekat, dan menggunakan masker yang sesuai apabila harus keluar rumah.

Informasi pada poster pembaruan pagi ini menyebutkan kondisi Kota Medan berkabut asap. Data yang tercantum dalam poster menunjukkan AQI 175 dengan kategori “Tidak Sehat”, serta PM2.5 sebagai polutan utama. Angka dan kondisi kualitas udara dapat berubah dari waktu ke waktu.

Poster tersebut juga memuat informasi ISPU dari titik pemantauan Pinang Baris dan Jalan AH Nasution. Masyarakat disarankan memeriksa pembaruan resmi dari instansi terkait sebelum menentukan aktivitas di luar rumah.

Langkah yang dapat dilakukan masyarakat

  • Kurangi kegiatan luar ruangan ketika udara tampak pekat atau jarak pandang menurun.
  • Jika harus keluar, gunakan masker yang sesuai dan batasi waktu di luar.
  • Perhatikan anak-anak, lansia, serta orang yang memiliki asma atau gangguan pernapasan.
  • Tim lapangan dan pekerja luar ruangan sebaiknya mengikuti prosedur keselamatan serta arahan instansi terkait.

Catatan redaksi: Angka AQI, ISPU, suhu, kelembapan, arah angin, dan prakiraan cuaca pada poster merupakan informasi yang perlu diverifikasi kembali melalui sumber resmi sebelum diterbitkan sebagai data terkini.

Saran untuk Mengurangi Paparan Asap

1

Pertimbangkan waktu beraktivitas

Tunda kegiatan luar ruang jika kondisi udara buruk dan pantau informasi cuaca terbaru.

2

Gunakan masker yang sesuai

Jika perlu berada di luar ruangan, gunakan respirator seperti N95/KN95 yang terpasang rapat.

3

Lindungi kelompok rentan

Batasi paparan asap bagi anak-anak, lansia, dan orang dengan gangguan pernapasan.

4

Perhatikan keselamatan kerja

Koordinator lapangan perlu mengingatkan pekerja tentang perlindungan pernapasan dan jeda kerja.

Semoga hujan membantu mengurangi asap. Tetap waspada dan jaga kesehatan!
iNewsRakyat.com · Berita Terpercaya, Untuk Rakyat
© 2026 iNewsRakyat.com. Konten informasi perlu diverifikasi sebelum dipublikasikan.
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page