Example 728x250
PEMERINTAH

Jelang Masa Tanam Petani Keluhkan Harga Pupuk Mahal

39
×

Jelang Masa Tanam Petani Keluhkan Harga Pupuk Mahal

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Inewsrakyat.com (Humbahas) Diakui sejumlah petani padi di Humbahas mahalnya pupuk non subsidi sudah mulai merangkak saat awal pandemi COVID-19 lalu namun kenaikan tertinggi terjadi dalam tiga bulan terakhir,

kenaikan pupuk non subsidi ini bahkan mencapai dua kali lipat dari harga sebelumnya, jelang masa tanam padi di tahun ini, petani pun mulai kebingungan untuk memberi pupuk tanaman padi mereka, selain harga pupuk non subsidi yang mahal, pupuk subsidi yang di dapat dari pemerintah pun kini mulai di batasi,

petani tidak mengetahui pasti apa penyebab dari pembatasan pembelian pupuk subsidi tersebut.

Sebagian petani terpaksa membeli pupuk non subsidi dengan harga tinggi, sementara petani lainnya bertahan dengan pupuk subsidi seadanya yang berimbas pada hasil panen padi yang berkurang hingga 50 persen, imbas dari tingginya harga pupuk tak hanya di rasakan oleh petani, penjual pupuk di pasar panorama pun mengalami penurunan penjualan sejak harga pupuk non subsidi naik drastis. (Pardomuan/INR)

iNewsRakyat.com | Himbauan Kabut Asap
Poster himbauan kabut asap Medan, Kamis 15 Oktober 2026
Poster himbauan kualitas udara dan antisipasi kabut asap — iNewsRakyat.com.
Himbauan Lingkungan

Himbauan Kabut Asap: Warga Medan Diminta Kurangi Aktivitas di Luar Ruangan

Kamis, 15 Oktober 2026 · Redaksi iNewsRakyat.com

Warga diimbau memperhatikan kondisi udara, mengurangi aktivitas di luar ruangan saat kabut asap pekat, dan menggunakan masker yang sesuai apabila harus keluar rumah.

Informasi pada poster pembaruan pagi ini menyebutkan kondisi Kota Medan berkabut asap. Data yang tercantum dalam poster menunjukkan AQI 175 dengan kategori “Tidak Sehat”, serta PM2.5 sebagai polutan utama. Angka dan kondisi kualitas udara dapat berubah dari waktu ke waktu.

Poster tersebut juga memuat informasi ISPU dari titik pemantauan Pinang Baris dan Jalan AH Nasution. Masyarakat disarankan memeriksa pembaruan resmi dari instansi terkait sebelum menentukan aktivitas di luar rumah.

Langkah yang dapat dilakukan masyarakat

  • Kurangi kegiatan luar ruangan ketika udara tampak pekat atau jarak pandang menurun.
  • Jika harus keluar, gunakan masker yang sesuai dan batasi waktu di luar.
  • Perhatikan anak-anak, lansia, serta orang yang memiliki asma atau gangguan pernapasan.
  • Tim lapangan dan pekerja luar ruangan sebaiknya mengikuti prosedur keselamatan serta arahan instansi terkait.

Catatan redaksi: Angka AQI, ISPU, suhu, kelembapan, arah angin, dan prakiraan cuaca pada poster merupakan informasi yang perlu diverifikasi kembali melalui sumber resmi sebelum diterbitkan sebagai data terkini.

Saran untuk Mengurangi Paparan Asap

1

Pertimbangkan waktu beraktivitas

Tunda kegiatan luar ruang jika kondisi udara buruk dan pantau informasi cuaca terbaru.

2

Gunakan masker yang sesuai

Jika perlu berada di luar ruangan, gunakan respirator seperti N95/KN95 yang terpasang rapat.

3

Lindungi kelompok rentan

Batasi paparan asap bagi anak-anak, lansia, dan orang dengan gangguan pernapasan.

4

Perhatikan keselamatan kerja

Koordinator lapangan perlu mengingatkan pekerja tentang perlindungan pernapasan dan jeda kerja.

Semoga hujan membantu mengurangi asap. Tetap waspada dan jaga kesehatan!
iNewsRakyat.com · Berita Terpercaya, Untuk Rakyat
© 2026 iNewsRakyat.com. Konten informasi perlu diverifikasi sebelum dipublikasikan.
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page