Example 728x250
PEMERINTAH

Komisi IV DPR RI Kunker Spesifik Di Lokasi Food Estate Holtikultura

37
×

Komisi IV DPR RI Kunker Spesifik Di Lokasi Food Estate Holtikultura

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Inewsrakyat.com (Humbahas) Komisi IV DPR RI dipimpin Djarot Saiful Hidayat Kunjungan Kerja (Kunker) Spesifik ke Kabupaten Humbang Hasundutan Sumut guna meninjau dan melihat secara langsung lokasi pelaksanaan program Food Estate Hortikultura yang berada di Desa Riaria Kecamatan Pollung, Kamis (26/1).

Tiba di Humbang Hasundutan, rombongan wakil rakyat itu disambut Bupati Humbang Hasundutan, Dosmar Banjarnahor, SE bersama OPD termasuk tokoh masyarakat di Hotel Ayola, Doloksanggul.

Komisi IV DPR RI yang hadir Djarot Saiful Hidayat (PDIP), Maria Lestari (PDIP), Mindo Sianipar (PDIP), KRT Darori Wonodipuro (Gerindra), H. Sulaiman L Hamzah (Nasdem), Edwar Tannur (PKB), Drh. Slamet (PKS) bersama dinas terkait.

Bupati Humbahas menyampaikan terimakasih atas kunjungan Komisi IV DPR RI ke Kabupaten Humbang Hasundutan. Kunjungan ini merupakan kebanggaan bagi masyarakat Humbang Hasundutan dimana kehadiran anggota DPR RI akan memberi arahan dan pencerahan kepada pemerintah dalam Pengembangan Food Estate Kabupaten Humbang Hasundutan Provinsi Sumatera Utara.

Food Estate merupakan konsep pengembangan pangan yang dilakukan secara terintegrasi yang dikembangkan oleh Pemerintah sebagai bagian dari upaya meningkatkan ketahanan pangan nasional dalam jangka panjang. Food Estate dilaksanakan dengan koordinasi Kemenko Marvest, Kementan, Kemen PU, Kemen ATR, Kemen LHK dan lembaga lainnya.

Pada awalnya lahan di Kecamatan Pollung merupakan kawasan Konsesi PT. Toba Pulp Lestari (TPL). Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan mengusulkan ke Kementerian LHK perubahan Konsesi PT. TPL yang semula 31.336 hektar, setelah pengurangan menjadi 9.600 hektar.

Pada tahap pertama Tahun 2020, dikelola 1.000 hektar untuk kegiatan Pengembangan Food Estate, dimana 215 hektar dikelola Kementerian Pertanian dengan komoditi bawang merah, bawang putih dan kentang dan 785 hektar merupakan areal pengembangan selanjutnya.

Mulai Tahun 2021-2022, Program Food Estate di Kabupaten Humbang Hasundutan dilaksanakan tidak lagi menggunakan APBN Kementerian Pertanian. Pola pertanaman yang dilaksanakan sampai saat ini adalah melalui kerjasama dengan Investor/Offtaker

Total Produksi Food Estate Kabupaten Humbang Hasundutan sampai dengan saat ini adalah 392 Ton Kentang dan 165 Ton Bawang Merah, Kubis (294 Ton), Cabai (271 Ton), Jagung (93 Ton), Tomat (26 Ton), dan Bawang Putih (13 Ton).

Produktivitas maksimum untuk kentang mencapai 24 Ton/Ha, sedangkan bawang merah mencapai 13 Ton/Ha. Total Petani yang terlibat adalah 350 Petani yang tergabung dalam 9 korporasi petani.

Terdapat 7 Investor yang telah bergabung yaitu PT. Parna Raya dengan komoditi bawang merah dan bawang putih, PT. Indofood dengan komoditi kentang, PT. Eden Farm dengan komoditi kentang, PT. Ewindo dengan komoditi kentang, PT. DSR dengan komoditi kentang, bawang merah dan buncis. PT. BISI dengan komoditi jagung. PT. Champ dengan komoditi kentang.

Pada kesempatan itu, Djarot Saiful Hidayat (PDIP) mewakili anggota DPR RI yang hadir menyampaikan terimakasih atas sambutan yang hangat dari pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan.

Sejak awal ditetapkannya Kabupaten Humbang Hasundutan sebagai tempat Pengembangan Food Estate, Komisi IV DPR RI turun ke lokasi pada tahun 2021 dan kita mendapatkan informasi tidak cukup menggembirakan.

Presentasi Bupati Humbang Hasundutan menyampaikan informasi tentang Food Estate cukup menggembirakan. Disamping itu, disampaikan juga bahwa ada tujuh investor yang bekerjasama dengan kelompok tani di areal Food Estate. Untuk melihat secara langsung perkembangan Food Estate, maka Komisi IV DPR RI langsung tinjau lokasi.

Sebagai ungkapan terimakasih atas kunjungannya, Pemerintah Humbahas bersama masyarakat memberikan cendramata berupa ulos. Usai paparan, rombongan meninjau lokasi food estate di Desa Ria-Ria Pollung dan berdiskusi dengan para petani. Hadir juga di lokasi food estate Kapolres Humbahas AKBP Achmad Muhaimin dan Wakil Bupati Humbahas Oloan Paniaran Nababan SH MH. (C.Mora INR)

iNewsRakyat.com | Himbauan Kabut Asap
Poster himbauan kabut asap Medan, Kamis 15 Oktober 2026
Poster himbauan kualitas udara dan antisipasi kabut asap — iNewsRakyat.com.
Himbauan Lingkungan

Himbauan Kabut Asap: Warga Medan Diminta Kurangi Aktivitas di Luar Ruangan

Kamis, 15 Oktober 2026 · Redaksi iNewsRakyat.com

Warga diimbau memperhatikan kondisi udara, mengurangi aktivitas di luar ruangan saat kabut asap pekat, dan menggunakan masker yang sesuai apabila harus keluar rumah.

Informasi pada poster pembaruan pagi ini menyebutkan kondisi Kota Medan berkabut asap. Data yang tercantum dalam poster menunjukkan AQI 175 dengan kategori “Tidak Sehat”, serta PM2.5 sebagai polutan utama. Angka dan kondisi kualitas udara dapat berubah dari waktu ke waktu.

Poster tersebut juga memuat informasi ISPU dari titik pemantauan Pinang Baris dan Jalan AH Nasution. Masyarakat disarankan memeriksa pembaruan resmi dari instansi terkait sebelum menentukan aktivitas di luar rumah.

Langkah yang dapat dilakukan masyarakat

  • Kurangi kegiatan luar ruangan ketika udara tampak pekat atau jarak pandang menurun.
  • Jika harus keluar, gunakan masker yang sesuai dan batasi waktu di luar.
  • Perhatikan anak-anak, lansia, serta orang yang memiliki asma atau gangguan pernapasan.
  • Tim lapangan dan pekerja luar ruangan sebaiknya mengikuti prosedur keselamatan serta arahan instansi terkait.

Catatan redaksi: Angka AQI, ISPU, suhu, kelembapan, arah angin, dan prakiraan cuaca pada poster merupakan informasi yang perlu diverifikasi kembali melalui sumber resmi sebelum diterbitkan sebagai data terkini.

Saran untuk Mengurangi Paparan Asap

1

Pertimbangkan waktu beraktivitas

Tunda kegiatan luar ruang jika kondisi udara buruk dan pantau informasi cuaca terbaru.

2

Gunakan masker yang sesuai

Jika perlu berada di luar ruangan, gunakan respirator seperti N95/KN95 yang terpasang rapat.

3

Lindungi kelompok rentan

Batasi paparan asap bagi anak-anak, lansia, dan orang dengan gangguan pernapasan.

4

Perhatikan keselamatan kerja

Koordinator lapangan perlu mengingatkan pekerja tentang perlindungan pernapasan dan jeda kerja.

Semoga hujan membantu mengurangi asap. Tetap waspada dan jaga kesehatan!
iNewsRakyat.com · Berita Terpercaya, Untuk Rakyat
© 2026 iNewsRakyat.com. Konten informasi perlu diverifikasi sebelum dipublikasikan.
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page