Example 728x250
PEMERINTAH

Gawat !!! Sehari Diperbaiki PT Socfindo Titi Rabat Beton Di Perkebunan Padang Pulau Hancur Kembali

34
×

Gawat !!! Sehari Diperbaiki PT Socfindo Titi Rabat Beton Di Perkebunan Padang Pulau Hancur Kembali

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Inewsrakyat.com, Asahan
Gawat Baru sehari diperbaiki titi rabat beton penghubung jalan Dusun IV Desa Perkebunan Padang Pulau dengan Dusun VIII Desa Padang Pulau, Kecamatan Bandar Pulau, Kabupaten Asahan itu sudah hancur kembali

“Titi rabat beton itu abrasi, oleh mayarakat dilakukan gotong royong dengan menutup lantai rabat boton yang amblas dengan kayu teras, ”Ungkap salah seorang warga di sekitar dusun lV, Senin 28 April 2025 kemaren

PT Socfindo Perkebunan Padang Pulau juga tersendiri melakukan penimbunan titi dengan tanah menggunakan alat berat beko. “Namun esok harinya, Sabtu 26 April 2025 malam titi tersebut sudah jebol kembali saat dilintasi truk pengangkut kelapa sawit masyarakat, “Ucap warga

Pengerjaan yang dilakukan secara gotong royong mungkin saja tanahnya belum kuat, apalagi sisi kiri kanan parit tidak dibentengi dengan karung berisi tanah untuk menahan abrasi.

“Kami berharap kepada Kepala Desa Perkebunan Padang Pulau Suriani dan Desa Padang Pulau A. Rahan bisa saling bersinergi untuk membangun kembali titi menghubungkan kedua dusun itu secara permanen, bila perlu melibatkan PT. Socfindo melalui bantuan Corporate Social Responsibility (CSR),” ujarnya.

Warga itu menilai, bahwa titi rabat beton itu sudah tidak layak dan sudah masuk darurat bencana, karenamerupakan urat nadi bagi perekonomian masyarakat Dusun VII Desa Padang Pulau dan Dusun IV Desa Perkebunan Padang Pulau.
(Heriyanto Simanjuntak)

iNewsRakyat.com | Himbauan Kabut Asap
Poster himbauan kabut asap Medan, Kamis 15 Oktober 2026
Poster himbauan kualitas udara dan antisipasi kabut asap — iNewsRakyat.com.
Himbauan Lingkungan

Himbauan Kabut Asap: Warga Medan Diminta Kurangi Aktivitas di Luar Ruangan

Kamis, 15 Oktober 2026 · Redaksi iNewsRakyat.com

Warga diimbau memperhatikan kondisi udara, mengurangi aktivitas di luar ruangan saat kabut asap pekat, dan menggunakan masker yang sesuai apabila harus keluar rumah.

Informasi pada poster pembaruan pagi ini menyebutkan kondisi Kota Medan berkabut asap. Data yang tercantum dalam poster menunjukkan AQI 175 dengan kategori “Tidak Sehat”, serta PM2.5 sebagai polutan utama. Angka dan kondisi kualitas udara dapat berubah dari waktu ke waktu.

Poster tersebut juga memuat informasi ISPU dari titik pemantauan Pinang Baris dan Jalan AH Nasution. Masyarakat disarankan memeriksa pembaruan resmi dari instansi terkait sebelum menentukan aktivitas di luar rumah.

Langkah yang dapat dilakukan masyarakat

  • Kurangi kegiatan luar ruangan ketika udara tampak pekat atau jarak pandang menurun.
  • Jika harus keluar, gunakan masker yang sesuai dan batasi waktu di luar.
  • Perhatikan anak-anak, lansia, serta orang yang memiliki asma atau gangguan pernapasan.
  • Tim lapangan dan pekerja luar ruangan sebaiknya mengikuti prosedur keselamatan serta arahan instansi terkait.

Catatan redaksi: Angka AQI, ISPU, suhu, kelembapan, arah angin, dan prakiraan cuaca pada poster merupakan informasi yang perlu diverifikasi kembali melalui sumber resmi sebelum diterbitkan sebagai data terkini.

Saran untuk Mengurangi Paparan Asap

1

Pertimbangkan waktu beraktivitas

Tunda kegiatan luar ruang jika kondisi udara buruk dan pantau informasi cuaca terbaru.

2

Gunakan masker yang sesuai

Jika perlu berada di luar ruangan, gunakan respirator seperti N95/KN95 yang terpasang rapat.

3

Lindungi kelompok rentan

Batasi paparan asap bagi anak-anak, lansia, dan orang dengan gangguan pernapasan.

4

Perhatikan keselamatan kerja

Koordinator lapangan perlu mengingatkan pekerja tentang perlindungan pernapasan dan jeda kerja.

Semoga hujan membantu mengurangi asap. Tetap waspada dan jaga kesehatan!
iNewsRakyat.com · Berita Terpercaya, Untuk Rakyat
© 2026 iNewsRakyat.com. Konten informasi perlu diverifikasi sebelum dipublikasikan.
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page