KABANJAHE –inewsrakyat.com :Kepedulian terhadap nasib petani ditunjukkan nyata oleh Dewan Pengurus Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) Kabupaten Karo. Di tengah anjloknya harga cabai yang merugikan petani, KORPRI bergerak cepat melalui aksi pembelian langsung hasil panen.
Lewat program “Dukungan Terhadap Petani Cabai”, KORPRI berhasil menyerap sebanyak 1.374,5 kilogram cabai dari petani lokal dan mendistribusikannya kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Karo.
Langkah ini merupakan tindak lanjut dari surat edaran Nomor 800-11003/KORPRI-KR/2026 tertanggal 16 April 2026. Program tersebut mengedepankan semangat solidaritas dan kepedulian sosial ASN terhadap kondisi masyarakat, khususnya petani yang menjadi tulang punggung ekonomi daerah Karo.
Adapun cabai yang diserap berasal dari dua sentra produksi utama, yakni:
Kelompok Tani Ola Kisat, Desa Dolat Rayat, Kecamatan Dolat Rayat
Kelompok Tani Anggrek, Desa Situnggaling, Kecamatan Merek
Ketua Dewan Pengurus KORPRI Kabupaten Karo, Dr. Gelora Kurnia Putra Ginting, S.STP., MM, menjelaskan bahwa inisiatif ini lahir dari keprihatinan atas rendahnya harga jual cabai di tingkat petani yang berpotensi menimbulkan kerugian besar.
“KORPRI hadir sebagai solusi dengan membeli langsung hasil panen petani, lalu mendistribusikannya kepada anggota dengan harga yang wajar. Ini adalah bentuk nyata keberpihakan kita,” ujarnya.
Program ini dikoordinasikan oleh Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Karo dan mendapat sambutan positif dari seluruh perangkat daerah. Para kepala dinas turut aktif mengoordinir kebutuhan cabai di masing-masing unit kerja.
Pihak Sekretariat KORPRI Kabupaten Karo menegaskan, gerakan ini bukan sekadar transaksi ekonomi, melainkan bentuk solidaritas antara ASN dan masyarakat.
“Dengan membeli langsung dari petani, kita tidak hanya membantu mereka keluar dari tekanan harga, tetapi juga memastikan ASN mendapatkan bahan pangan berkualitas dengan harga stabil,” ungkapnya.
Melalui langkah ini, Pemerintah Kabupaten Karo berharap dapat menjaga kestabilan ekonomi lokal sekaligus memperkuat hubungan antara aparatur negara dan masyarakat, khususnya para petani yang selama ini menjadi penopang utama perekonomian daerah.**indi/iNR







