Example 728x250
PEMERINTAH

Pemkab Humbahas Tandatangani Mou Dengan Sumedang Terkait Penanganan Stunting

54
×

Pemkab Humbahas Tandatangani Mou Dengan Sumedang Terkait Penanganan Stunting

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Inewsrakyat.Com (Humbahas) Bupati Humbang Hasundutan Dosmar Banjarnahor, SE tandatangani MoU dengan Bupati Sumedang Dr. H. Dony Ahmad Munir, ST, MM terkait penanganan stunting di Gedung Negara, Sumedang Jawa Barat (7/2).

Hal ini menjadi salah satu upaya Pemkab Humbahas untuk menurunkan angka stunting di Kabupaten Humbang Hasundutan.

Dipilihnya Sumedang karena Kabupaten Sumedang telah sukses menekan angka stunting. Pada lima tahun terakhir, angka prevalensi stunting di Kabupaten Sumedang mengalami penurunan dari 32,2 persen pada tahun 2018, menjadi 8,27 persen di tahun 2022.

Dan sesuai dengan arahan presiden RI, agar platform yang dibuat oleh Kabupaten Sumedang dapat ditiru oleh Kabupaten/Kota lain di Indonesia.

Dalam sambutannya, Bupati Sumedang Dr. H. Dony Ahmad Munir,ST, MM menjelaskan bahwa aplikasi berbasis teknologi yang dinamakan sistem pencegahan stunting terintegrasi (Simpati) turut berkontribusi dalam penanganan stunting di Sumedang.

Melalui platform tersebut, seluruh pemangku kepentingan mampu memahami cara mengatasi stunting.

Semua bisa memonitor data stunting by name by address, dengan menggunakan alat ukur antropometri sesuai standar, disertai dengan kades posyandu yang terlatih dan mampu menggunakan aplikasi Simpati tersebut.

Kabupaten Sumedang menyambut baik bagi daerah lain yang ingin bekerjasama dalam penggunaan aplikasi tersebut, termasuk Humbang Hasundutan.

Bupati Sumedang juga menambahkan bahwa Sumedang saat ini juga sedang belajar dari Humbang Hasundutan, yakni belajar metode Gasing. “Sekarang gurunya Humbang sedang ada di Sumedang, luar biasa gasing ini, dalam 15 hari siswa kami rangking nya bisa naik, semangat siswa juga luar biasa mengikuti gasing, jadi saat ini kita saling berbagi dan belajar untuk memajukan daerahnya masing masing”, tambah Bupati Sumedang.

Bupati Humbang Hasundutan Dosmar Banjarnahor, SE mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada Pemerintah Kabupaten Sumedang atas kesempatan yang telah diberikan untuk meniru dan belajar keberhasilan Sumedang menekan angka stunting menggunakan aplikasi digital.

Selain kabupaten Humbang Hasundutan, pada saat yang bersamaan beberapa daerah lain juga turut menandatangani MoU dengan kabupaten Sumedang terkait kerjasama dan studi tiru, yaitu Kabupaten Bogor Provinsi Jawa Barat, Kabupaten Kaur Provinsi Bengkulu dan Kabupaten Gunung Kidul Provinsi DI Yogyakarta (Pardomuan/INR)

iNewsRakyat.com | Himbauan Kabut Asap
Poster himbauan kabut asap Medan, Kamis 15 Oktober 2026
Poster himbauan kualitas udara dan antisipasi kabut asap — iNewsRakyat.com.
Himbauan Lingkungan

Himbauan Kabut Asap: Warga Medan Diminta Kurangi Aktivitas di Luar Ruangan

Kamis, 15 Oktober 2026 · Redaksi iNewsRakyat.com

Warga diimbau memperhatikan kondisi udara, mengurangi aktivitas di luar ruangan saat kabut asap pekat, dan menggunakan masker yang sesuai apabila harus keluar rumah.

Informasi pada poster pembaruan pagi ini menyebutkan kondisi Kota Medan berkabut asap. Data yang tercantum dalam poster menunjukkan AQI 175 dengan kategori “Tidak Sehat”, serta PM2.5 sebagai polutan utama. Angka dan kondisi kualitas udara dapat berubah dari waktu ke waktu.

Poster tersebut juga memuat informasi ISPU dari titik pemantauan Pinang Baris dan Jalan AH Nasution. Masyarakat disarankan memeriksa pembaruan resmi dari instansi terkait sebelum menentukan aktivitas di luar rumah.

Langkah yang dapat dilakukan masyarakat

  • Kurangi kegiatan luar ruangan ketika udara tampak pekat atau jarak pandang menurun.
  • Jika harus keluar, gunakan masker yang sesuai dan batasi waktu di luar.
  • Perhatikan anak-anak, lansia, serta orang yang memiliki asma atau gangguan pernapasan.
  • Tim lapangan dan pekerja luar ruangan sebaiknya mengikuti prosedur keselamatan serta arahan instansi terkait.

Catatan redaksi: Angka AQI, ISPU, suhu, kelembapan, arah angin, dan prakiraan cuaca pada poster merupakan informasi yang perlu diverifikasi kembali melalui sumber resmi sebelum diterbitkan sebagai data terkini.

Saran untuk Mengurangi Paparan Asap

1

Pertimbangkan waktu beraktivitas

Tunda kegiatan luar ruang jika kondisi udara buruk dan pantau informasi cuaca terbaru.

2

Gunakan masker yang sesuai

Jika perlu berada di luar ruangan, gunakan respirator seperti N95/KN95 yang terpasang rapat.

3

Lindungi kelompok rentan

Batasi paparan asap bagi anak-anak, lansia, dan orang dengan gangguan pernapasan.

4

Perhatikan keselamatan kerja

Koordinator lapangan perlu mengingatkan pekerja tentang perlindungan pernapasan dan jeda kerja.

Semoga hujan membantu mengurangi asap. Tetap waspada dan jaga kesehatan!
iNewsRakyat.com · Berita Terpercaya, Untuk Rakyat
© 2026 iNewsRakyat.com. Konten informasi perlu diverifikasi sebelum dipublikasikan.
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page